Daur Hidup Kupu-Kupu dengan Metamorfosis Sempurnanya

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 14:19 WIB
Daur Hidup Kupu-Kupu dengan Metamorfosis Sempurnanya
Daur Hidup Kupu-Kupu dengan Metamorfosis Sempurnanya - Ilustrasi Kupu-Kupu Pembawa Kebahagiaan (unsplash)

Suara.com - Mungkin sekilas Anda akan teringat pada pelajaran kala berada di jenjang pendidikan Sekolah Dasar saat melihat judul artikel ini. Daur hidup kupu-kupu, jika diingat ternyata cukup menarik untuk dicermati.

Maka mari, kita coba bedah tahap demi tahap yang dilalui kupu-kupu sebelum menjadi hewan yang cantik dan indah dalam proses daur hidup kupu-kupu berikut ini.

Daur Hidup Kupu-Kupu

Kupu-kupu sendiri mengalami bentuk metamorfosis sempurna, dimana semua tahap metamorfosis dijalani. Mulai dari telur, menjadi ulat, menjadi kepompong, dan akhirnya mencapai wujud sempurna kupu-kupu.

Sementara beberapa serangga atau hewan lain justru mengalami metamorfosis tidak sempurna, yang tahapannya sedikit berbeda. Tahapnya mulai dari telur, nimfa, lalu menjadi serangga dewasa.

Mari kita bahas satu per satu tahapan metamorfosis sempurna kupu-kupu ini.

1. Telur

Adalah tahap pertama dari daur hidup kupu-kupu, dan merupakan wujud terkecil. Telur biasanya diletakkan di bagian bawah daun agar terhindar dari predator, dan bisa bertahan hingga menetas. Hal ini terbilang unik, sebab hingga saat ini belum ditemukan cara kupu-kupu meletakkan telur ini di bagian bawah daun.

2. Ulat

Setelah kurang lebih satu bulan, telur menetas dan munculah ulat dari telur tersebut. Kegiatan utama yang dilakukan adalah makan, makan, dan makan, hingga siap untuk mencapai tahap selanjutnya dari daur hidup mereka.

Makanan utama yang dikonsumsi adalah daun. Dan mereka akan makan hingga merasa cukup untuk berubah menjadi kepompong, setidaknya dari sisi cadangan makanan. Idealnya ulat akan siap menjadi kepompong saat ukurannya 5 cm.

3. Kepompong

Tahap ketiga dari metamorfosis sempurna adalah kepompong. Ulat yang sudah cukup besar atau dewasa akan membuat sebuah tempurung atau cangkang, yang berasal dari benang alami yang diolah dari daun yang dimakan ulat.

Setidaknya fase ini berlangsung selama 10 hingga 12 hari. Ia akan tidur dan mencerna semua makanan, bahkan dirinya sendiri, dengan enzim yang keluar dari tubuhnya. Proses perubahan menjadi kupu-kupu dewasa butuh tenaga yang besar.

4. Kupu-Kupu Utuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Metamorfosis Kupu-Kupu, Sering Diandaikan Jadi Filosofi Hidup

Proses Metamorfosis Kupu-Kupu, Sering Diandaikan Jadi Filosofi Hidup

Jogja | Selasa, 02 November 2021 | 14:35 WIB

Siklus Daur Hidup Katak, dari Kecebong sampai Punya Kaki

Siklus Daur Hidup Katak, dari Kecebong sampai Punya Kaki

Jogja | Selasa, 02 November 2021 | 11:03 WIB

6 Manfaat Hewan bagi Lingkungan Sekitar

6 Manfaat Hewan bagi Lingkungan Sekitar

Tekno | Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:40 WIB

Tes Kepribadian: Tentukan Masa Depan Cinta Anda, Pilih Lihat Gambar Ini, Fokus yang Mana?

Tes Kepribadian: Tentukan Masa Depan Cinta Anda, Pilih Lihat Gambar Ini, Fokus yang Mana?

Bali | Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:10 WIB

Terkini

Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli

Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:56 WIB

Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG

Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:27 WIB

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:10 WIB

33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda

33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:50 WIB

5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming

5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:01 WIB

Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?

Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:30 WIB

Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh

Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:05 WIB

Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi

Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:45 WIB

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:18 WIB

Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+

Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:15 WIB