Asal-usul Air di Bumi Terungkap, Bisa Berasal dari Matahari

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Rabu, 01 Desember 2021 | 08:55 WIB
Asal-usul Air di Bumi Terungkap, Bisa Berasal dari Matahari
Ilustrasi Matahari menyinari Bumi. (pixabay.com)

Suara.com - Penelitian baru berjudul Solar Wind Contributions to the Earth's Oceans yang diterbitkan di Nature Astronomy mengungkap bahwa air di Bumi kemungkinan berasal dari Matahari.

Bumi tertutup air dengan lebih dari 70 persen permukaannya terdiri dari lautan, membuat Bumi lebih kaya air daripada planet lain di tata surya. Selama ini, para ahli meneliti dari mana semua air itu terasal.

Sekarang, studi baru menyarankan kemungkinan mengejutkan bahwa semua air tersebut bisa datang ke Bumi dari Matahari.

Sampel yang diperkirakan berusia ribuan tahun sukses diambil Hayabusa 2 [Dok. JAXA].
Sampel yang diperkirakan berusia ribuan tahun sukses diambil Hayabusa 2 [Dok. JAXA].

"Teori yang ada adalah air dibawa ke Bumi pada tahap akhir pembentukannya pada asteroid tipe C, namun pengujian sebelumnya dari sidik jari isotop asteroid ini menemukan bahwa batuan tersebut rata-rata tidak cocok dengan air yang ditemukan di Bumi. Itu berarti setidaknya ada satu sumber lain yang belum ditemukan," kata Phil Bland, profesor di Curtin University, Australia.

Penelitian Bland dan timnya menunjukkan angin Matahari menghasilkan air di permukaan butiran debu kecil dan air yang diserap isotop lebih ringan. Proses ini kemungkinan menyediakan air di Bumi.

"Teori angin Matahari baru ini didasarkan pada analisis atom demi atom yang cermat dari fragmen sangat kecil dari asteroid dekat-Bumi tipe S yang dikenal sebagai Itokawa, sampel yang dikumpulkan oleh wahana antariksa Jepang Hayabusa," kata Bland, seperti dikutip dari Independent pada Rabu (1/12/2021).

Sistem tomografi probe atom memungkinkan para ahli melihat dengan sangat detail di dalam 50 nanometer pertama atau lebih dari permukaan butiran debu Itoawa.

Dalam butiran tersebut, para ilmuwan menemukan cukup air yang jika ditingkatkan maka akan berjumlah menjadi sekitar 20 liter untuk setiap meter kubik batuan.

Bland menambahkan bahwa teknik yang sama bisa digunakan dalam misi luar angkasa di masa depan.

baca juga

Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelapukan luar angkasa yang sama yang menciptakan air di Itokawa kemungkinan terjadi di planet pengap lainnya. Artinya, astronot mungkin dapat memproses pasokan air segar langsung dari debu di permukaan objek lain, seperti Bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total

Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:48 WIB

7 Tanda Kulit Rusak Akibat Tidak Memakai Sunscreen secara Rutin

7 Tanda Kulit Rusak Akibat Tidak Memakai Sunscreen secara Rutin

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:02 WIB

Mengapa Harus Reapply Sunscreen Setiap 2 Jam Sekali? Ini 5 Alasan Pentingnya

Mengapa Harus Reapply Sunscreen Setiap 2 Jam Sekali? Ini 5 Alasan Pentingnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:00 WIB

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:09 WIB

Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari

Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Bye Surburn! 4 Sunscreen Ini Lindungi Kulit Anak dari Terik Sinar Matahari

Bye Surburn! 4 Sunscreen Ini Lindungi Kulit Anak dari Terik Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:11 WIB

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:55 WIB

5 Flat Shoes Matahari di Shopee yang Diskon Besar-besaran, Jadi Rp60 Ribuan Saja!

5 Flat Shoes Matahari di Shopee yang Diskon Besar-besaran, Jadi Rp60 Ribuan Saja!

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

×