Mengenal Ransomware Conti, Penyebab Kebocoran Data Bank Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 21 Januari 2022 | 09:15 WIB
Mengenal Ransomware Conti, Penyebab Kebocoran Data Bank Indonesia
Bank Indonesia [Antara]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengalami peretasan data pada bulan lalu yang disebabkan oleh ransomware conti. Hal tersebut diketahui melalui akun Twitter @darktracer_int yang menyebutkan bahwa BI menjadi salah satu korban peretasan.

Menurut perusahaan keamanan siber global Kaspersky, ransomware telah berevolusi dari ancaman bagi komputer individu menjadi bahaya serius bagi jaringan perusahaan atau korporasi.

Para pelaku kejahatan siber beralih dari menginfeksi komputer sebanyak mungkin menjadi menargetkan korban dengan skala besar. Serangan terhadap organisasi komersial dan lembaga pemerintah memerlukan perencanaan yang cermat dalam menerapkan strategi pertahanan siber.

Conti sendiri muncul pada akhir 2019 dan sangat aktif sepanjang 2020, menyumbang lebih dari 13 persen dari total korban ransomware selama periode ini.

Ilustrasi seorang peretas dan komputer yang telah terserang ransomware. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang peretas dan komputer yang telah terserang ransomware. [Shutterstock]

Penciptanya pun tetap aktif. Grup ransomware ini tidak hanya mengenkripsi, tetapi juga mengirim salinan file dari sistem yang diretas ke operator ransomware. Pelaku di belakangnya akan mengancam untuk mempublikasikan informasi secara online jika korban tidak mau memenuhi permintaan pelaku.

Sejauh ini, para pelaku kejahatan siber menyempurnakan persenjataan dengan fokus lebih sedikit kepada serangan terhadap organisasi skala besar dan bahkan seluruh ekosistem underground muncul untuk mendukung upaya geng ransomware tersebut.

Faktanya, selama 11 bulan pertama pada 2021, persentase permintaan Incident Response (IR) dari Kaspersky telah mencapai 46,7 persen, melonjak dari 37,9 persen pada 2020 dan 34 persen pada 2019.

Target paling umum ransomware ini adalah sektor pemerintahan dan industri, di mana serangan terhadap kedua sektor tersebut mencapai 50 persen. Target populer lainnya termasuk TI dan lembaga keuangan.

"Kami menggunakan solusi Kaspersky Endpoint Security Cloud yang menunjukkan efisiensi 100 persen terhadap serangan ransomware. Pengujian mencakup 21 keluarga ransomware seperti REvil, Ryuk, Conti, Lockbit, pysa, Ragnarlocker, Ransomexx, serta 14 PoC lainnya yang sepenuhnya memblokir 100 persen serangan di berbagai skenario," kata Yeo Siang Tiong, General Manager of Southeast Asia di Kaspersky.

baca juga

Dalam siaran pers Kaspersky yang diterima Suara.com pada Jumat (21/1/2022), perusahaan dan organisasi disarankan untuk selalu membuat cadangan data, melakukan simulasi serangan, dan menyiapkan rencana tindakan untuk pemulihan atas insiden apa pun.

Selain itu, terapkan sensor di setiap sisi dan memantau aktivitas perangkat akhir, serta selalu memeriksa integritas perangkat keras secara teratur.

Kaspersky juga menyarankan untuk mengedukasi seluruh karyawan tentang praktik keamanan siber yang tepat dan selalu menggunakan sistem keamanan yang tepercaya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Jadi Korban Ransomware, Pakar: Risiko Kerja dari Rumah

BI Jadi Korban Ransomware, Pakar: Risiko Kerja dari Rumah

Tekno | Kamis, 20 Januari 2022 | 21:37 WIB

Gubernur BI Yakin Ekonomi Nasional Tetap Bisa Pulih, Meski Ada Varian Omicron

Gubernur BI Yakin Ekonomi Nasional Tetap Bisa Pulih, Meski Ada Varian Omicron

News | Kamis, 20 Januari 2022 | 20:50 WIB

BSSN Benarkan Adanya Serangan Ransomware ke Bank Indonesia

BSSN Benarkan Adanya Serangan Ransomware ke Bank Indonesia

Tekno | Kamis, 20 Januari 2022 | 18:52 WIB

Terkini

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:23 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 15:23 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, Anggota DPR Minta BGN Evaluasi Menu

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, Anggota DPR Minta BGN Evaluasi Menu

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:22 WIB

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:18 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Mengejar DP Rumah vs Beli Pengalaman: Mengapa Gen Z Memilih Realistis?

Mengejar DP Rumah vs Beli Pengalaman: Mengapa Gen Z Memilih Realistis?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Gus Ipul Anggap Gus Lilur Tebar Fitnah soal Dugaan Aliran Rp480 M ke Muktamar ke-35 NU, Siap Somasi

Gus Ipul Anggap Gus Lilur Tebar Fitnah soal Dugaan Aliran Rp480 M ke Muktamar ke-35 NU, Siap Somasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

×