facebook

Ajaib! Bayi Ini Lahir dalam 24 Minggu, Beratnya seperti Sekaleng Tomat

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Ajaib! Bayi Ini Lahir dalam 24 Minggu, Beratnya seperti Sekaleng Tomat
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Seorang bayi dari pasangan Kimberly Byers dan Glenn lahir pada usia 24 minggu dan memiliki berat yang sama dengan sekaleng tomat atau sekitar 600 gram.

Suara.com - Seorang bayi dari pasangan Kimberly Byers dan Glenn lahir pada usia 24 minggu dan memiliki berat yang sama dengan sekaleng tomat atau sekitar 600 gram.

Sang ibu berusia 33 tahun itu melahirkan bayi lelaki yang diberi nama Rory pada Juni melalui operasi caesar.

Mengingat kondisinya yang prematur saat lahir, Rory mengalami infeksi usus, harus menjalani 14 transfusi darah, dan terinfeksi kuman MRSA yang kebal antibiotik.

Menurut keterangan Kimberly, Rory yang memiliki saudara lelaki berusia tiga tahun bernama Zak itu, berjuang mati-matian untuk hidup dan hampir beberapa kali meninggal dunia.

Baca Juga: Bercanda Pilih Jodoh Anak Raffi-Gigi, Ekspresi Bayi Baru Lahir ini Jadi Sorotan: Mikir Keras

"Ini adalah perjalanan yang cukup melelahkan. Kami menyaksikannya hampir meninggal dunia beberapa kali," kata Kimberly yang tinggal di St Neots, Cambridgeshire, seperti dikutip dari Mirror, Senin (22/1/2022).

Ibu dua anak ini harus melakukan perjalanan sejauh 23 mil setiap hari ke Rumah Sakit Addenbrooke, Cambridge, untuk menemui bayinya.

Bayi prematur lahir 600 gram. [Mirror/Kimberly Byers/ SWNS]
Bayi prematur lahir 600 gram. [Mirror/Kimberly Byers/ SWNS]

Di tengah kekhawatirannya pada kondisi kesehatan Rory, ia juga cemas dengan biaya persalinan dan perawatan Rory karena mulai kehabisan dana.

Sang suami bekerja sebagai manajer penjualan dan Kimberly berencana kembali bekerja sebagai pengasuh, tapi tidak tega jika harus meninggalkan buah hatinya.

Teman-teman Kimberly juga menggalang dana melalui halaman GoFundMe, sebagai bentuk dukungan kepada pasangan tersebut dalam mengatasi kekurangan pembayaran persalinan.

Baca Juga: Kelewat Gemas! Punya Anak Bayi Kembar 3, Begini Trik Pasutri Ajak Jalan Sang Buah Hati

Dalam halaman penggalangan Dana, Kimberly bercerita mengenai pengalamannya saat melahirkan bayinya.

Ia mengaku air ketubannya pecah pada 15 Juni dan tidak percaya karena ia baru hamil selama 24 minggu.

Setelah dibawa ke rumah sakit, Kimberly dinyatakan terkena sepsis, sebuah komplikasi infeksi yang mengancam jiwa.

Tim dokter setempat memutuskan untuk mengeluarkan bayinya dari dalam perut melalui operasi demi menyelamatkan nyawa sang ibu.

GoFundMe
GoFundMe

Hingga kini, bayi Rory masih berada di rumah sakit dan belum diketahui kapan pihak rumah sakit akan memperbolehkan bayi tersebut pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarganya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar