Apex Legends Mobile Umumkan Soft Launch di Indonesia

Dythia Novianty | Dicky Prastya | Suara.com

Minggu, 06 Februari 2022 | 17:04 WIB
Apex Legends Mobile Umumkan Soft Launch di Indonesia
Apex Legends Mobile. [Gamerant]

Suara.com - Respawn Entertainment mengumumkan soft launching atau pra-rilis Apex Legends Mobile di beberapa negara.

Indonesia menjadi salah satu negara yang kebagian memainkan Apex Legends Mobile.

Selain Indonesia, negara lain yang kebagian soft launching Apex Legends adalah Argentina, Kolombia, Meksiko, Peru, Malaysia, Filipina, Singapura, Australia, dan Selandia Baru.

"Bagi mereka yang berasal dari negara-negara yang disebutkan di bawah, silakan klik tautan atau kunjungi Google Play Store untuk melakukan pra-registrasi," kata Respawn lewat akun Twitter, dikutip dari Gamerant, Minggu (6/2/2022).

Sebenarnya Apex Legends sudah hadir di Indonesia sejak 2021 lalu. Namun saat itu game masih dirilis dalam versi beta tertutup.

Pengembang game mobile biasanya meluncurkan soft launching untuk menguji penggunaan aplikasi hingga perilaku belanja pemain.

Apex Legends Mobile. [Twitter]
Apex Legends Mobile. [Twitter]

Soft launching juga biasanya dilakukan di Selandia Baru dan Australia karena ukurannya lebih kecil dan bahasa yang digunakan adalah Inggris dan Amerika Serikat.

Berbeda dengan uji beta tertutup beberapa bulan lalu, tahap soft launching adalah produk sudah mencapai tahap akhir.

Dengan demikian, Apex Legends Mobile kemungkinan bakal rilis secara global pada tahun ini.

Apex Legends Mobile juga masih terbatas untuk perangkat Android.

Respawn belum memberikan informasi kapan game diluncurkan ke pengguna iOS ataupun negara lain.

Sebagai informasi, Apex Legends Mobile adalah game berkategori Battle Royale seperti halnya PUBG Mobile atau Free Fire.

Game ini tersedia secara gratis seperti versi konsol atau PC, namun tetap menyediakan opsi pembelian dalam aplikasi untuk membeli item tambahan.

Respawn sebelumnya juga memastikan kalau Apex Legends Mobile bukanlah game pay-to-win, untuk menjadikan player 'sultan' lebih mudah memainkan game karena banyak melakukan top-up.

Apex Legends Mobile. [Gamerant]
Apex Legends Mobile. [Gamerant]

Perlu diketahui pula, Apex Legends Mobile tidak bersifat cross play. Artinya, akun versi mobile ini tidak bisa dimainkan lintas platform di versi PC maupun konsol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Platform Mobile, EA Ingin Boyong Apex Legends ke China

Tak Hanya Platform Mobile, EA Ingin Boyong Apex Legends ke China

Tekno | Rabu, 08 Mei 2019 | 12:20 WIB

Tak Mampu Saingi Fortnite, Ini Bukti Popularitas Apex Legends Menurun

Tak Mampu Saingi Fortnite, Ini Bukti Popularitas Apex Legends Menurun

Tekno | Rabu, 24 April 2019 | 19:47 WIB

Apex Legends Raup Pendapatan Triliunan Rupiah di Bulan Pertama

Apex Legends Raup Pendapatan Triliunan Rupiah di Bulan Pertama

Tekno | Senin, 25 Maret 2019 | 09:30 WIB

Demi Live Streaming Apex Legends, EA Bayar Ninja Rp 14 Miliar

Demi Live Streaming Apex Legends, EA Bayar Ninja Rp 14 Miliar

Tekno | Kamis, 14 Maret 2019 | 19:04 WIB

Tindak Tegas, Apex Legends Banned 355 Ribu Lebih Pemain Curang

Tindak Tegas, Apex Legends Banned 355 Ribu Lebih Pemain Curang

Tekno | Kamis, 14 Maret 2019 | 13:05 WIB

Makin Populer, Tim e-Sports Mulai Hijrah ke Apex Legends

Makin Populer, Tim e-Sports Mulai Hijrah ke Apex Legends

Tekno | Rabu, 13 Maret 2019 | 09:24 WIB

Terkini

Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh

Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:10 WIB

Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB

Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:50 WIB

6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta

6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:36 WIB

Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI

Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:33 WIB

Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?

Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:20 WIB

7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut

7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:30 WIB

Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam

Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:21 WIB

Fans Timnas Merapat Rizky Ridho Hadir di Game Total Football VNG

Fans Timnas Merapat Rizky Ridho Hadir di Game Total Football VNG

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:14 WIB

Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara

Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:11 WIB

Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker

Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB