Ada Empat, Ini Arti Status Warna Kode QR di Aplikasi PeduliLindungi

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 15 Februari 2022 | 18:54 WIB
Ada Empat, Ini Arti Status Warna Kode QR di Aplikasi PeduliLindungi
Salah seorang warga Jogja memanfaatkan aplikasi Peduli Lindungi, Selasa (28/09/2021). [Kontributor /Putu Ayu Palupi]

Suara.com - PeduliLindungi termasuk aplikasi yang sangat berguna di masa pandemi. Berikut kami akan mengungkap informasi terkait status warna kode QR di PeduliLindungi.

Perlu diketahui, PeduliLindungi merupakan aplikasi pelacakan kontak COVID-19 di mana keberadaannya diharap membantu penghentian penyebaran virus.

Aplikasi juga dimanfaatkan untuk melakukan pendaftaran vaksinasi, scan QR untuk check-in atau check-out, dan dokumen perjalanan. Pengguna juga dapat mencetak sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.

Terkait check-in di tempat umum, situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sudah memperbarui indikator warna di PeduliLindungi mulai Senin (14/02/2022).

Dilihat dari situs Kemenkes, perubahan terkait perhitungan hari untuk kasus konfirmasi dan penjelasan indikator warna ini berlaku mulai 14 Februari 2022 jam 23.59 WIB.

Contoh Perhitungan Hari untuk Kasus Konfirmasi. (Kemenkes RI)
Contoh Perhitungan Hari untuk Kasus Konfirmasi. (Kemenkes RI)

Apabila seseorang melakukan tes swab PCR dan hasilnya positif, maka aplikasi PeduliLindungi akan menampilkan status warna hitam. Perhitungan hari dimulai berdasarkan tanggal hasil lab keluar.

Seseorang itu dapat melakukan exit test PCR pertama dan exit test PCR kedua pada H+5 dan H+6. Apabila exit test pertama negatif, maka mereka dapat melakukan exit test PCR kedua. Harus terdapat jeda minimal 24 jam antara tes pertama dan kedua.

Jika exit test kedua negatif dan hasilnya sudah terekam di PeduliLindungi, maka kasus konfirmasi dianggap sembuh. Berikut penjelasan indikator warna kode QR di PeduliLindungi dikutip dari situs Kemenkes RI:

1. Hijau

baca juga

Status hijau menandakan bahwa Anda dinyatakan aman untuk bepergian ke tempat umum. Seseorang dengan kategori warna hijau dianggap sudah melakukan vaksinasi dosis lengkap, bukan pasien Covid-19 atau kontak erat, dan hasil tes antigen (1x24 jam) atau PCR (3x24 jam) negatif.

Warna hijau juga menandakan bahwa pengguna aplikasi setidaknya sudah vaksin satu kali dan sembuh dari Covid-19 kurang dari 90 hari (penyintas).

2. Kuning

Status kuning masih memungkinkan pengguna untuk pergi ke tempat umum. Warna ini menandakan pengguna baru vaksinasi satu kali (belum lengkap) dan bukan pasien Covid-19 atau kontak erat.

Indikator turut menjelaskan bahwa pengguna belum vaksinasi tetapi sudah sembuh dari Covid-19 kurang dari 90 hari (penyintas).

Contoh Perhitungan Hari untuk Kasus Konfirmasi. (Kemenkes RI)
Contoh Perhitungan Hari untuk Kasus Konfirmasi. (Kemenkes RI)

3. Merah

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lengkap Cara Cetak Sertifikat Vaksin dari PeduliLindungi

Lengkap Cara Cetak Sertifikat Vaksin dari PeduliLindungi

Jabar | Selasa, 15 Februari 2022 | 14:04 WIB

RS Bina Sehat Mandiri Jakbar Minta Maaf 'Vonis' Seleb TikTok Natasha Surya Positif Covid-19 Padahal Tak Tes PCR

RS Bina Sehat Mandiri Jakbar Minta Maaf 'Vonis' Seleb TikTok Natasha Surya Positif Covid-19 Padahal Tak Tes PCR

Jakarta | Senin, 14 Februari 2022 | 20:50 WIB

5 Aplikasi Presentasi Selain Power Point, Banyak Pilihan Template Menarik

5 Aplikasi Presentasi Selain Power Point, Banyak Pilihan Template Menarik

Tekno | Senin, 14 Februari 2022 | 17:44 WIB

Terkini

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:42 WIB

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:36 WIB

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

×