Aplikasi Media Sosial Trump Hadir di App Store Apple

Dythia Novianty

Selasa, 22 Februari 2022 | 05:44 WIB
Aplikasi Media Sosial Trump Hadir di App Store Apple
Donald Trump. (Instagram @realdonaldtrump)

Suara.com - Platform media sosial alternatif mantan Presiden Donald Trump ditayangkan pada Senin (21/2/2022) waktu setempat, tersedia untuk diunduh di App Store Apple.

Tampaknya, untuk saat ini akses layanan masih terbatas.

Layanan, aplikasi mirip Twitter (TWTR) yang dikenal sebagai Truth Social, dimiliki oleh Trump Media and Technology Group, perusahaan media yang dimulai Trump setelah meninggalkan Gedung Putih.

Pengguna yang mengunduh aplikasi Senin pagi disambut oleh pesan yang mengundang mereka untuk mendaftar ke layanan tersebut.

Proses pendaftaran berakhir dengan daftar tunggu untuk mengakses platform yang telah berkembang menjadi lebih dari 150.000.

Debut aplikasi di app store menunjukkan bagaimana Trump berusaha untuk kembali ke media sosial setahun setelah ditangguhkan oleh beberapa platform utama, termasuk Facebook (FB), Twitter dan YouTube, menyusul kerusuhan 6 Januari di Capitol.

Truth Social
Truth Social

Pekan lalu, putra Trump, Donald Jr., men-tweet apa yang tampaknya merupakan unggahan pertama mantan presiden itu di Truth Social.

"Bersiaplah! Presiden favoritmu akan segera menemuimu!" cuitnya.

Devin Nunes, mantan anggota Kongres dari Partai Republik yang berhenti untuk menjadi CEO perusahaan media Trump, mengatakan pekan lalu Truth Social berharap untuk "beroperasi penuh" pada akhir Maret, ketika "siapa pun bisa masuk ke platform di Amerika Serikat kapan saja."

baca juga

Aplikasi Trump bergabung dengan ekosistem produk digital yang berkembang yang melayani, atau populer di kalangan konservatif.

Rumble, Parler, Gettr, dan layanan lainnya telah muncul sebagai alternatif untuk jaringan sosial arus utama.

Sebagaimana melansir laman CNN, Selasa (22/2/2022), tetapi beberapa mengalami kesulitan yang berkembang.

Akun Twitter Donald Trump Diblokir Permanen. [Antara]
Akun Twitter Donald Trump Diblokir Permanen. [Antara]

Parler, misalnya, telah dihapus tahun lalu dari Apple dan toko aplikasi Google di tengah tuduhan bahwa perusuh 6 Januari menggunakan platform tersebut untuk menghasut kekerasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Jika Terpilih Lagi Jadi Presiden AS Akan Bebaskan Perusuh Capitol

Donald Trump Jika Terpilih Lagi Jadi Presiden AS Akan Bebaskan Perusuh Capitol

Video | Selasa, 01 Februari 2022 | 16:05 WIB

Diduga Ancam Bunuh Donald Trump, Twitter Blokir Akun Terkait Ayatollah Ali Khamenei

Diduga Ancam Bunuh Donald Trump, Twitter Blokir Akun Terkait Ayatollah Ali Khamenei

Tekno | Senin, 17 Januari 2022 | 09:11 WIB

Aplikasi Media Sosial Buatan Donald Trump Segera Hadir pada Februari

Aplikasi Media Sosial Buatan Donald Trump Segera Hadir pada Februari

Tekno | Minggu, 09 Januari 2022 | 19:45 WIB

Ada Karakter di Squid Game yang Terinspirasi Donald Trump, Siapa?

Ada Karakter di Squid Game yang Terinspirasi Donald Trump, Siapa?

Entertainment | Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:25 WIB

Bandingkan dengan Taliban, Donald Trump Minta Akun Twitternya Dipulihkan

Bandingkan dengan Taliban, Donald Trump Minta Akun Twitternya Dipulihkan

Tekno | Minggu, 03 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Terkuak, Alasan Donald Trump Kenakan Pajak Impor untuk Mobil Asing

Terkuak, Alasan Donald Trump Kenakan Pajak Impor untuk Mobil Asing

Otomotif | Kamis, 08 Juli 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×