Ilmuwan Temukan Kawah Meteorit Mirip Bulan di Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 22 Februari 2022 | 11:27 WIB
Ilmuwan Temukan Kawah Meteorit Mirip Bulan di Bumi
Kawah tumbukan dari kawah Debussy utama di Merkurius. [NASA]

Suara.com - Para ahli geologi menemukan jenis kawah meteorit mirip seperti di Bulan, yang belum pernah terlihat sebelumnya di negara bagian Wyoming Amerika Serikat.

Dalam studi yang diterbitkan di Geological Society of America Bulletin, tim ilmuwan Jerman dan Amerika menggambarkan bidang kawah tumbukan itu terbentuk oleh material milik meteor primer sekitar 280 juta tahun lalu.

Kawah seperti ini biasa ditemukan pada objek berbatu di tata surya yang tidak memiliki atmosfer atau atmosfer tipis.

Seperti Bulan dan Mars, tetapi jarang ditemukan pada objek dengan atmosfer tebal seperti Bumi atau Venus.

Para peneliti mendokumentasikan 31 kawah dengan diameter mulai dari 10 hingga 70 meter dalam bidang kawah tumbukan Wyoming.

Aarea seluas 40 km kali 90 km di barat daya Wyoming, dekat kota Casper, Douglas, dan Laramie.

Kawah meteorit mirip Bulan. [Geological Society of America Bulletin]
Kawah meteorit mirip Bulan. [Geological Society of America Bulletin]

Dilansir dari Independent, Selasa (22/2/2022), selain itu, para ahli juga mengidentifikasi 60 kawah potensial lainnya yang masih memerlukan studi lebih lanjut.

Hingga saat ini, ada 208 kawah tumbuhan yang ditemukan di Bumi. Para ahli mengaitkannya dengan erosi, penguburan, dan proses geologis lainnya.

Kawah tumbukan baru ini disebut memiliki kedalaman yang lebih dangkal dan bentuknya tidak melingkar dengan pola seperti sinar yang dapat memancar keluar dari kawah utama.

baca juga

Ini merupakan sebuah fenomena yang mudah diamati di kawah Tycho di Bulan.

Dalam studi tersebut, para ilmuwan dapat menggunakan lokasi dari 31 kawah sekunder untuk memperkirakan kemungkinan kawah utama di suatu tempat antara Goshen dan Laramie di Wyoming, atau di Banner, Cheyenne dan Kimball di Nebraska.

Diperkirakan, meteor yang menyebabkan kawah tersebut memiliki diameter hampir dua hingga tiga km dan menghantam Bumi dengan kecepatan sekitar 700 hingga 1.000 meter per detik.

Ilustrasi meteorit. (Pixabay/AlexAntropov86)
Ilustrasi meteorit. (Pixabay/AlexAntropov86)

Para peneliti melakukan studi menggunakan data satelit dan drone, namun tim berencana memeriksa sampel inti batuan dengan melakukan pengeboran di area kawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendadak Kaya, Lelaki Sumatra Ini Temukan Meteorit Seharga Rp 26 Miliar

Mendadak Kaya, Lelaki Sumatra Ini Temukan Meteorit Seharga Rp 26 Miliar

Tekno | Rabu, 18 November 2020 | 10:47 WIB

Terungkap! Penyebab Batu Aneh ini Bisa Glow in the Dark

Terungkap! Penyebab Batu Aneh ini Bisa Glow in the Dark

Tekno | Senin, 09 November 2020 | 12:30 WIB

Jatuh ke Bumi, Meteorit Ini Berisi Senyawa Organik Luar Angkasa

Jatuh ke Bumi, Meteorit Ini Berisi Senyawa Organik Luar Angkasa

Tekno | Senin, 02 November 2020 | 11:27 WIB

Meteorit Ini Jadi Bukti Ada Air di Mars 4,4 Tahun Lalu

Meteorit Ini Jadi Bukti Ada Air di Mars 4,4 Tahun Lalu

Tekno | Minggu, 01 November 2020 | 08:15 WIB

Ditemukan: Kawah Meteorit Raksasa Berusia 100 Juta Tahun

Ditemukan: Kawah Meteorit Raksasa Berusia 100 Juta Tahun

Tekno | Kamis, 24 September 2020 | 19:00 WIB

Cantik tapi Misterius, Terungkap Penyebab Meteorit Ini Berwarna Pelangi

Cantik tapi Misterius, Terungkap Penyebab Meteorit Ini Berwarna Pelangi

Tekno | Senin, 31 Agustus 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×