Meteorit Ini Jadi Bukti Ada Air di Mars 4,4 Tahun Lalu

Dythia Novianty

Minggu, 01 November 2020 | 08:15 WIB
Meteorit Ini Jadi Bukti Ada Air di Mars 4,4 Tahun Lalu
Ilustrasi planet Mars (Shutterstock).

Suara.com - Analisa ilmuwan setelah menemukan meteorit di Gurun Sahara, mengungkapkan keberadaan air di Mars 4,4 miliar tahun lalu.

Komposisi mineral meteorit Mars NWA 7533, yang ditemukan pada 2012, menunjukkan tanda kimia oksidasi, yang akan terjadi saat air terbentuk.

Meteorit seberat 84 gram, dinamai sebagian setelah tempat pendaratannya di Afrika Barat Laut adalah bagian dari batuan angkasa yang pecah saat memasuki atmosfer bumi.

Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa air telah ada di Planet Merah setidaknya selama 3,7 miliar tahun. Tetapi dengan mempertimbangkan usia NWA 7533 yang ditetapkan sebelumnya dan komposisi mineralnya yang baru ditemukan, para peneliti sekarang telah menyimpulkan ada air yang hadir 700.000 tahun lagi, sebelum perkiraan ini.

Meteorit NWA 7034. [NASA]
Meteorit NWA 7034. [NASA]

Jika ada air di Mars lebih awal dari yang diperkirakan itu menunjukkan bahwa air mungkin merupakan produk sampingan alami dari beberapa proses di awal pembentukan planet. Ini dapat membantu menjawab pertanyaan dari mana air berasal, yang pada gilirannya dapat memengaruhi teori tentang asal-usul kehidupan di luar bumi.

Para ilmuwan mengungkapkan pada 2013 bahwa NWA 7533 berusia 4,4 juta tahun, menjadikannya meteorit Mars tertua yang ada.

"Sampel NWA 7533 kami menjalani empat jenis analisis spektroskopi, cara mendeteksi sidik jari kimiawi. Kami menemukan bukti kuat untuk oksidasi magma. Klas beku atau batuan terfragmentasi, di meteorit terbentuk dari magma dan biasanya disebabkan oleh benturan dan oksidasi," kata penulis studi Profesor Takashi Mikouchi di Universitas Tokyo, dilansir laman Dailymail, Minggu (1/11/2020).

Menurutnya, oksidasi ini bisa terjadi jika ada air di atau di kerak Mars 4,4 miliar tahun yang lalu selama tumbukan yang melelehkan sebagian kerak. Analisis tersebut juga menunjukkan bahwa dampak seperti itu akan melepaskan banyak hidrogen.

"[Ini] akan berkontribusi pada pemanasan planet pada saat Mars sudah memiliki atmosfer isolasi tebal karbondioksida," kata Mikouchi.

baca juga

Hampir satu dekade lalu, dua meteorit ditemukan di Gurun Sahara, Afrika - NWA 7034, ditemukan pada 2011, dan NWA 7533, ditemukan pada 2012, dari mana Mikouchi dan rekannya memperoleh sampel untuk dianalisis.

NWA adalah singkatan dari North West Africa dan nomornya adalah urutan meteorit secara resmi disetujui oleh Meteoritical Society, sebuah organisasi ilmu planet internasional.

Sudah diketahui bahwa kedua meteorit tersebut berasal dari Mars, berkat perbandingan dari bukti yang dikumpulkan oleh pendarat Mars.

Untuk mengonfirmasi asal Mars NWA 7533, perbandingan diambil dari misi Viking NASA pada 1970-an, yang mendaratkan beberapa instrumen buatan manusia paling awal di permukaan Planet Merah.

Planet Mars. [Shutterstock]
Planet Mars. [Shutterstock]

Beberapa meteorit ini mengandung gas yang terperangkap yang cocok dengan atmosfer Mars yang dianalisis oleh misi eksplorasi Mars, NASA Viking.

NWA 7533 dan NWA 7034 yang lebih terkenal, lebih dikenal sebagai 'Black Beauty', semuanya merupakan bagian dari grup yang sama setidaknya 10 fragmen, semuanya dengan nomor berbeda, menurut Mikouchi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kalinya, Semburan Listrik Terdeteksi di Jupiter

Pertama Kalinya, Semburan Listrik Terdeteksi di Jupiter

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 06:30 WIB

Perseverance Sudah Setengah Perjalanan Menuju Planet Merah

Perseverance Sudah Setengah Perjalanan Menuju Planet Merah

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:00 WIB

Catat! Ini Tanggal NASA - SpaceX Luncurkan Misi Rotasi Awak Pertama di ISS

Catat! Ini Tanggal NASA - SpaceX Luncurkan Misi Rotasi Awak Pertama di ISS

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:30 WIB

NASA Yakin Ada Kandungan Air di Bulan, Tanda Kehidupan?

NASA Yakin Ada Kandungan Air di Bulan, Tanda Kehidupan?

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:15 WIB

NASA Gunakan AI Bantu Identifikasi Kawah Baru di Mars

NASA Gunakan AI Bantu Identifikasi Kawah Baru di Mars

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2020 | 07:45 WIB

Halloween, NASA Minta Warganet Ajukan Hoaks dan Konspirasi Luar Angkasa

Halloween, NASA Minta Warganet Ajukan Hoaks dan Konspirasi Luar Angkasa

Tekno | Senin, 26 Oktober 2020 | 12:30 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×