Penjelajah China Temukan Bola Kaca Aneh di Sisi Jauh Bulan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 25 Februari 2022 | 15:47 WIB
Penjelajah China Temukan Bola Kaca Aneh di Sisi Jauh Bulan
Yutu-2, kendaraan robotik milik badan antariksa China. [AFP/CNSA)

Suara.com - Penjelajah Yutu-2 milik China melihat dua bola kaca aneh yang ditemukan di sisi jauh Bulan.

Objek tersebut berkilauan seperti mutiara di lanskap Bulan yang kering dan berdebu.

Menurut para ahli, bola kaca ini adalah yang pertama ditemukan di permukaan Bulan dan terbentuk baru-baru ini.

Kaca sendiri pernah terlihat di Bulan sebelumnya oleh penjelajah Yutu-2 dan misi Apollo 16 NASA.

Itu terbentuk ketika mineral kaya silikon seperti piroksen dan feldspar menjadi sangat panas.

Namun, ini adalah pertama kalinya bola kaca ditemukan di Bulan.

Bola Kaca Aneh di Sisi Jauh Bulan.
Bola Kaca Aneh di Sisi Jauh Bulan.

Para ilmuwan tidak tahu secara pasti asal-usul dari bola kaca tersebut.

Tapi hipotesis menyebutkan bahwa bola kaca kecil ini mungkin terbentuk selama letusan eksplosif dalam sejarah gunung berapi Bulan.

Kemungkinan lainnya adalah terbentuk setelah tabrakan berkecepatan tinggi dengan meteorit.

baca juga

"Bentuk bulatan kaca itu membuat kami takjub karena sangat unik. Sayangnya, ketika kami pertama kali menemukannya, penjelajah baru saja melewatinya dan tidak ada data komposisi yang diperoleh, kata Zhiyong Xiao, ahli geologi planet di Universitas Sun Yat-sen, China.

Bola kaca atau dikenal juga sebagai microtektites sebelumnya telah ditemukan di Bumi di sekitar lokasi tumbukan meteorit.

Setelah dihantam meteorit, bongkahan kerak planet terlempar ke udara dan mineral silikat cair, yang terkandung di dalamnya bergabung membentuk manik-manik kaca kecil.

Microtektites yang baru ditemukan ini memiliki diameter sekitar 0,6 hingga 1 inci, lebih besar dari yang ditemukan di Bumi.

Namun, itu lebih kecil dari bongkahan kaca yang ditemukan astronot Apollo 16 yang memiliki diameter 1,57 inci.

Microtektites yang ditemukan Yutu-2 juga ditemukan di dekat kawah tumbukan.

Hal ini membuat para ahli percaya bahwa bola kaca kecil itu terbentuk dari batuan beku kaya feldspar yang meleleh dan terbentuk kembali setelah tabrakan meteor.

Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]
Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]

Dilansir dari Live Science, Jumat (25/2/2022), mempelajari komposisi dan usia bola-bola seperti itu, dapat membantu para ilmuwan memahami dampak Bulan serta memberi informasi yang berguna tentang bahan bangunan potensial di permukaan Bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Ditemukan Wahana Antariksa China di Sisi Jauh Bulan

Ini yang Ditemukan Wahana Antariksa China di Sisi Jauh Bulan

Tekno | Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:00 WIB

Chang'e-4 Ungkap Teori Asal Usul Kawah di Bulan

Chang'e-4 Ungkap Teori Asal Usul Kawah di Bulan

Tekno | Kamis, 16 Mei 2019 | 11:09 WIB

Astronot Cina Berambisi Kalahkan Amerika Serikat di Bulan

Astronot Cina Berambisi Kalahkan Amerika Serikat di Bulan

Tekno | Selasa, 08 Januari 2019 | 08:40 WIB

Cina Kirim Binatang dan Tumbuhan ke Bulan, Untuk Apa?

Cina Kirim Binatang dan Tumbuhan ke Bulan, Untuk Apa?

Tekno | Jum'at, 04 Januari 2019 | 21:01 WIB

Mendarat di Sisi Jauh Bulan, Ini yang Cina Ditemukan

Mendarat di Sisi Jauh Bulan, Ini yang Cina Ditemukan

Tekno | Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:20 WIB

Kelinci Giok, Penjelajah Bulan asal Cina, Akhirnya Pensiun

Kelinci Giok, Penjelajah Bulan asal Cina, Akhirnya Pensiun

Tekno | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 13:13 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×