Salah Deteksi, Lubang Hitam Terdekat dengan Bumi Ternyata Bintang Vampir

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 03 Maret 2022 | 13:06 WIB
Salah Deteksi, Lubang Hitam Terdekat dengan Bumi Ternyata Bintang Vampir
Ilustrasi lubang hitam. [Envato]

Suara.com - Para astronom melaporkan penemuan lubang hitam terdekat dengan Bumi pada dua tahun lalu.

Rupanya, pengamatan tersebut adalah kesalahan karena di sana tidak ada lubang hitam.

Pengamatan lebih lanjut telah mengungkap bahwa sistem tiga objek yang disebut HR 6819, sebenarnya hanya dua bintang saja.

Hanya saja, ketiga objek itu memiliki karakteristik yang tidak biasa.

Sebelumnya, HR 6819 dianggap sebagai dua bintang dan lubang hitam.

Studi baru mengungkap bahwa sistem ini terdiri dari dua bintang yang mengorbit satu sama lain setiap 40 hari.

HR 6819. [ESO]
HR 6819. [ESO]

Salah satu bintang memiliki lapisan luar yang dilucuti oleh pendampingnya.

Tim ahli mengamati ini tepat setelah kejadian tersebut terjadi, sehingga membingungkan para ilmuwan.

"Kami menangkap sistem biner ini sesaat setelah salah satu bintang menyedot atmosfer dari bintang pendampingnya," kata Julia Bodensteiner di European Southern Observatory (ESO), seperti dikutip dari IFL Science, Kamis (3/3/2022).

baca juga

Menurutnya, ini adalah fenomena umum dalam sistem biner dekat atau disebut juga bintang vampir.

Bodensteiner menambahkan bahwa bintang yang disedot atmosfernya kehilangan sebagian materinya, sementara bintang penerima mulai berputar lebih cepat.

Dia menuturkan, menangkap interaksi seperti itu sangat sulit karena terjadi sangat singkat.

"Ini membuat temuan kami menarik karena menyajikan kandidat sempurna untuk mempelajari bagaimana vampirisme ini memengaruhi evolusi bintang masif," tambah Bodensteiner.

Tim ilmuwan mengamati sistem bintang vampir ini menggunakan instrumen Multi-Unit Spectroscopic Explorer (MUSE) pada Very Large Telescope milik ESO.

Very Large Telescope ESO
Very Large Telescope ESO

Hingga saat ini, para peneliti harus melakukan lebih banyak pengamatan untuk menentukan skenario sistem biner yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow, Ada Detak Misterius Terdeteksi dari Awan Gas Kosmik

Wow, Ada Detak Misterius Terdeteksi dari Awan Gas Kosmik

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2020 | 10:31 WIB

Blanet, Istilah Baru untuk Planet Pengorbit Lubang Hitam

Blanet, Istilah Baru untuk Planet Pengorbit Lubang Hitam

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 12:30 WIB

Astronom Abadikan Gambar Dua Planet Mengorbit Bintang seperti Matahari

Astronom Abadikan Gambar Dua Planet Mengorbit Bintang seperti Matahari

Tekno | Kamis, 23 Juli 2020 | 13:05 WIB

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 12:45 WIB

Ilmuwan Sebut Planet Sembilan Bisa Jadi Lubang Hitam

Ilmuwan Sebut Planet Sembilan Bisa Jadi Lubang Hitam

Tekno | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:30 WIB

Astronom Temukan Lubang Hitam Paling Masif, 34 Miliar Kali Matahari

Astronom Temukan Lubang Hitam Paling Masif, 34 Miliar Kali Matahari

Tekno | Rabu, 01 Juli 2020 | 09:15 WIB

Terkini

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

Kepala BNPB Siap Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK, Pejabat Bisa Diganti!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Industri Sulit Serap Tenaga Kerja, Pemerintah Kirim Pekerja ke Korsel hingga Jepang

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:14 WIB

BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:13 WIB

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq, Belum Ada Tersangka

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq, Belum Ada Tersangka

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Membangun Ekonomi dari Akar Rumput, BRI Dukung Koperasi Merah Putih

Membangun Ekonomi dari Akar Rumput, BRI Dukung Koperasi Merah Putih

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Ahli UGM Sebut Ada Indikasi Pembiaran Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatra

Ahli UGM Sebut Ada Indikasi Pembiaran Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatra

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Tak Cukup Mandi, Bagaimana Eksfoliasi Jadi Perawatan Tambahan untuk Angkat Sel Kulit Mati?

Tak Cukup Mandi, Bagaimana Eksfoliasi Jadi Perawatan Tambahan untuk Angkat Sel Kulit Mati?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Preview Kendal Tornado FC vs Persiba: Laskar Badai Pantura Bertekad Jaga Momentum

Preview Kendal Tornado FC vs Persiba: Laskar Badai Pantura Bertekad Jaga Momentum

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Tak Cuma Pangkas Emisi, Teknologi Penangkap Karbon Bisa Hasilkan Rp3,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:08 WIB

×