Ilmuwan Sebut Planet Sembilan Bisa Jadi Lubang Hitam

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 13:30 WIB
Ilmuwan Sebut Planet Sembilan Bisa Jadi Lubang Hitam
Ilustrasi lubang hitam. [Shutterstock]

Suara.com - Sepasang ilmuwan bernama Avi Loeb, seorang profesor sains di Harvard dan Amir Siraj, seorang mahasiswa sarjana di Harvard mengungkapkan hipotesis bahwa planet sembilan bisa menjadi lubang hitam.

Pemikiran keduanya tertuang dalam makalah berjudul Searching for Black Holes in the Outer Solar System with LSST dan telah diterima oleh The Astrophysical Journal Letters.

Di luar orbit Neptunus, sekelompok Obyek Sabuk Kuiper menggembala bersama secara gravitasi oleh beberapa objek dengan massa yang cukup untuk melakukannya. Salah satu penjelasan untuk ini adalah hipotesis Planet Sembilan. Tetapi menemukan planet tersebut merupakan tugas yang hampir mustahil.

Namun, penjelasan potensial yang diberikan Loeb dan Siraj menyebut lubang hitam purba bisa bersembunyi di wilayah tersebut.

Lubang hitam merupakan hasil akhir dari bintang masif yang mencapai akhir hidupnya dan runtuh secara gravitasi. Beberapa juga disebut sebagai lubang hitam supermasif, seperti yang dihidup di pusat galaksi Bimasakti. Raksasa ini bisa milyaran kali lebih masif dari Matahari.

Tetapi, lubang hitam purba jauh lebih kecil. Objek itu secara hipotetis terbentuk setelah Big Bang karena fluktuasi kepadatan. Lubang hitam dengan jenis itu terbentuk tanpa bintang leluhur apapun.

Leob dan Siraj bukan yang pertama mengusulkan lubang hitam purba sebagai penyebab orbit Objek Sabuk Kuiper yang tidak biasa. Tetapi keduanya mengusulkan bagaimana menemukan lubang hitam itu di luar sana.

"Awasi saja sampai lubang hitam itu memakan sesuatu, seperti komet. Di sekitar lubang hitam, benda-benda kecil yang mendekatinya akan meleleh akibat pemanasan dari latar belakang pertambahan gas. Begitu benda itu meleleh, tubuh-tubuh kecil akan mengalami gangguan pasang surut oleh lubang hitam, diikuti oleh pertambahan dari tubuh yang rusak ke dalam lubang hitam," kata Siraj, seperti dikutip dari Science Alert, Selasa (14/7/2020).

Loeb menambahkan bahwa karena lubang secara intrinsik gelap, radiasi yang dipancarkan dalam perjalanan ke mulut lubang hitam adalah satu-satunya cara untuk menerangi lingkungan yang gelap ini.

"Kami menemukan bahwa jika Planet Sembilan adalah lubang hitam, keberadaannya dapat ditemukan oleh Legacy Survey of Space and Time (LSST) karena percikan api tambahan yang ditenagai oleh benda-benda kecil dari awan Oort yang akan dideteksi pada tingkat setidaknya beberapa tahun," tambah Loeb.

LSST adalah misi 10 tahun untuk memetakan langit selatan berulang kali. Ini akan mensurvei langit selatan setiap tiga malam dengan lensa bidang yang lebar. Pengamatannya akan membahas sejumlah pertanyaan astronomi, astrofisika, dan kosmologis.

Tetapi, itu juga berguna untuk melihat transien, seperti supernova dan bahkan pembakaran dari lubang hitam saat objek itu mengkonsumsi komet atau benda lain.

"Teleskop lain bagus dalam menunjuk target yang diketahui, tetapi kita tidak tahu persis di mana harus mencari Planet Sembilan. Kita hanya tahu wilayah luas tempat tinggalnya. Kemampuan LSST untuk mensurvei langit dua kali per minggu sangat berharga. Selain itu, kedalamannya akan memungkinkan untuk mendeteksi suar yang dihasilkan dari penabrak yang relatif kecil," kata Loeb.

Selain LSST, para ahli juga dibantu oleh Vera C. Rubin Observatory yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi suar ini secara otomatis.

LSST. [kipac.standford.edu]
LSST. [kipac.standford.edu]

"Metode ini dapat mendeteksi atau menyingkirkan lubang hitam massa-planet yang terperangkap ke tepi awan Oort atau sekitar seratus ribu unit astronomi," tambah Siraj.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan dari Laboratorium Virus Wuhan Diklaim Membelot?

Ilmuwan dari Laboratorium Virus Wuhan Diklaim Membelot?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2020 | 13:30 WIB

Sst... Ilmuwan China Sebut Pemerintahannya Tutupi Wabah Covid-19

Sst... Ilmuwan China Sebut Pemerintahannya Tutupi Wabah Covid-19

Tekno | Minggu, 12 Juli 2020 | 09:45 WIB

Waspada, Penyebaran Penyakit dari Hewan ke Manusia Meningkat

Waspada, Penyebaran Penyakit dari Hewan ke Manusia Meningkat

Tekno | Kamis, 09 Juli 2020 | 18:30 WIB

Hii... Ada Zat Aneh di Sisi Jauh Bulan

Hii... Ada Zat Aneh di Sisi Jauh Bulan

Tekno | Kamis, 09 Juli 2020 | 17:00 WIB

Keren, Coklat Ini Bisa Berikan Efek Hologram

Keren, Coklat Ini Bisa Berikan Efek Hologram

Tekno | Kamis, 09 Juli 2020 | 13:10 WIB

Ini Beda Batuk Biasa dan Gejala Covid-19

Ini Beda Batuk Biasa dan Gejala Covid-19

Tekno | Kamis, 09 Juli 2020 | 10:30 WIB

Terkini

5 HP Tahan Banting dengan Layar Gorilla Glass Victus, Mulai dari Rp3 Jutaan

5 HP Tahan Banting dengan Layar Gorilla Glass Victus, Mulai dari Rp3 Jutaan

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 21:05 WIB

26 Kode Redeem FC Mobile, Cek Bug Event Songkran dan Klaim 500 Permata Gratis

26 Kode Redeem FC Mobile, Cek Bug Event Songkran dan Klaim 500 Permata Gratis

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 20:15 WIB

4 HP Fast Charging 100W Terbaik Mulai Harga Rp3 Jutaan

4 HP Fast Charging 100W Terbaik Mulai Harga Rp3 Jutaan

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

41 Kode Redeem FF 2 April 2026, Waspada April Mop dari Garena

41 Kode Redeem FF 2 April 2026, Waspada April Mop dari Garena

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 19:15 WIB

6 HP RAM 12 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar Gaming Mulus

6 HP RAM 12 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar Gaming Mulus

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 18:06 WIB

Budget Rp2 Jutaan Mending Beli HP Apa? Ini 5 Pilihan Paling Gacor dan Awet

Budget Rp2 Jutaan Mending Beli HP Apa? Ini 5 Pilihan Paling Gacor dan Awet

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

RRQ dan ONIC Terpilih Masuk Jajaran 40 Klub Esports Elit Dunia, Terima Suntikan Dana Segar

RRQ dan ONIC Terpilih Masuk Jajaran 40 Klub Esports Elit Dunia, Terima Suntikan Dana Segar

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 17:52 WIB

Fujifilm Rilis instax WIDE 400 JET BLACK untuk Pecinta Fotografi Analog

Fujifilm Rilis instax WIDE 400 JET BLACK untuk Pecinta Fotografi Analog

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 17:37 WIB

Poco X8 Pro Series Meluncur di Indonesia, Siap Jadi Senjata Gamer Naik Kelas

Poco X8 Pro Series Meluncur di Indonesia, Siap Jadi Senjata Gamer Naik Kelas

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 17:09 WIB

BMKG Klarifikasi Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara untuk Keamanan Masyarakat

BMKG Klarifikasi Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara untuk Keamanan Masyarakat

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 17:04 WIB