Ilmuwan Ungkap Umur Piringan Bimasakti Lebih Tua dari Perkiraan Sebelumnya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 28 Maret 2022 | 14:31 WIB
Ilmuwan Ungkap Umur Piringan Bimasakti Lebih Tua dari Perkiraan Sebelumnya
Ilustrasi Bimasakti. [WikiImages/Pixabay]

Suara.com - Penelitian baru yang dilakukan tim astronom dari Max-Planck Institute for Astronomy di Heidelberg, Jerman, mengungkap bahwa piringan tebal Bimasakti berusia dua miliar tahun lebih tua dari yang diperkirakan sebelumnya.

Selain itu, piringan tersebut kemungkinan terbentuk hampir 800 juta tahun setelah Big Bang.

Galaksi terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu piringan tipis yang menampung tata surya dan piringan tebal yang jauh lebih besar dan tua.

Untuk merekonstruksi sejarah komponen galaksi ini, tim ahli mengamati populasi bintang di Bimasakti yang dikenal sebagai sub-raksasa (sub-giants).

Sub-raksasa adalah bintang yang diamati dalam periode singkat (dalam istilah kosmik) antara kehidupan bintang reguler an fase raksasa merah, di mana bintang berkembang jauh melampaui selubung aslinya.

Fusi nuklir di inti bintang-bintang ini baru saja berhenti, tetapi bintang-bintang tersebut belum berkembang menjadi raksasa merah.

Tampilan tepi Bimasakti. [ESA]
Tampilan tepi Bimasakti. [ESA]

Karena fase sub-raksasa dalam kehidupan bintang hanya berlangsung beberapa juta tahun.

Para astronom dapat menentukan usia bintang-bintang ini dengan membandingkan komposisi kimianya dengan model komputer evolusi bintang.

Dalam studi baru, para ilmuwan menentukan usia 250.000 sub-raksasa di Bimasakti, menggunakan data dari misi Gaia milik Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Large Sky Area Multi-Object Fiber Spectroscopic Telescope (LAMOST) milik China.

baca juga

Dilansir dari Space.com, Senin (28/3/2022), data tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar pembentukan bintang dalam sejarah Bimasakti terjadi dalam dua gelombang yang berbeda.

Gelombang pertama, yang terkait dengan piringan tebal, dimulai hanya 800 juta tahun setelah Big Bang atau sekitar 13 juta miliar tahun yang lalu.

Tapi, dipercepat dua miliar tahun kemudian ketika Bimasakti yang baru lahir bertabrakan dengan galaksi lain, yang oleh para astronom disebut Gaia-Sausage-Enceladus.

Tabrakan ini mungkin telah memenuhi piringan tebal serta lingkaran bintang yang mengelilingi seluruh galaksi dengan bintang-bintang.

Anatomi Bimasakti. [ESA]
Anatomi Bimasakti. [ESA]

Namun, butuh lima hingga enam miliar tahun lagi bagi piringan tipis untuk muncul dalam gelombang besar berikutnya dari pembentukan bintang, termasuk Matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Rusa ke Manusia

Ilmuwan Temukan Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Rusa ke Manusia

Tekno | Rabu, 02 Maret 2022 | 09:46 WIB

Kawah Terbesar di Bumi Ditemukan, Berusia 100 Ribu Tahun

Kawah Terbesar di Bumi Ditemukan, Berusia 100 Ribu Tahun

Tekno | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:44 WIB

Ilmuwan Temukan Bukti Operasi Telinga Paling Tua, Berumur 5.300 Tahun

Ilmuwan Temukan Bukti Operasi Telinga Paling Tua, Berumur 5.300 Tahun

Tekno | Jum'at, 25 Februari 2022 | 17:50 WIB

Astronom Temukan Bintang Jenis Baru, Penuh Misteri Bagi Sains

Astronom Temukan Bintang Jenis Baru, Penuh Misteri Bagi Sains

Tekno | Kamis, 24 Februari 2022 | 10:57 WIB

Ilmuwan Temukan Saudara Dinosaurus Berwajah Buaya, Berusia 125 Juta Tahun

Ilmuwan Temukan Saudara Dinosaurus Berwajah Buaya, Berusia 125 Juta Tahun

Tekno | Kamis, 17 Februari 2022 | 11:04 WIB

Ilmuwan Temukan Senjata Ninja, Berusia 430 Tahun

Ilmuwan Temukan Senjata Ninja, Berusia 430 Tahun

Tekno | Rabu, 16 Februari 2022 | 13:16 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×