Array

Ilmuwan Temukan Ribuan Virus Baru di Lautan

Senin, 11 April 2022 | 11:10 WIB
Ilmuwan Temukan Ribuan Virus Baru di Lautan
Ilustrasi laut. (Pixabay/dimitrisvetsikas1969)

Suara.com - Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di The Ohio State University melaporkan sebanyak lebih dari 5.000 spesies baru telah diidentifikasi di lautan.

Para peneliti studi menganalisis puluhan ribu sampel air dari seluruh dunia, berburu virus RNA atau virus yang menggunakan RNA sebagai materi genetiknya.

Salah satu virus tersebut mencakup Novel coronavirus. Virus ini kurang dipelajari dibandingkan dengan virus DNA, yang menggunakan DNA sebagai materi genetiknya.

Keragaman virus yang baru ditemukan begitu besar sehingga para ahli mengusulkan, penggandaan jumlah kelompok taksonomi yang diperlukan untuk mengklasifikasikan virus RNA, dari lima filum yang ada menjadi 10 filum.

"Ada begitu banyak keragaman baru virus yang ditemukan dan seluruh filum baru ditemukan di seluruh lautan, yang menunjukkan mereka penting secara ekologis," kata Matthew Sullivan, profesor mikrobiologi dan penulis studi, dikutip dari Live Science, Senin (11/4/2022).

Studi virus RNA biasanya difokuskan pada virus-virus yang menyebabkan penyakit.

Ilustrasi ilmuwan. [ThisisEngineering RAEng/Unsplash]
Ilustrasi ilmuwan. [ThisisEngineering RAEng/Unsplash]

Beberapa virus RNA yang terkenal termasuk influenza, Ebola, dan virus Corona yang menyebabkan Covid-19. Tapi itu hanyalah sebagian kecil virus RNA di Bumi.

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Science, para peneliti menganalisis 35.000 sampel air yang diambil dari 121 lokasi di kelima lautan dunia.

Tim ilmuwan memeriksa urutan genetik yang diekstraksi dari organisme air yang dikenal sebagai plankton.

Baca Juga: Hilang Lebih Dari 2 Dekade, Buku Catatan Charles Darwin Ditemukan

Para ahli menemukan urutan milik virus RNA dengan mencari gen kuno yang disebut RdRp. Analisis menunjukkan sebanyak lebih dari 44.000 sekuens dengan gen ini.

Namun, gen RdRp berusia miliaran tahun dan telah berevolusi berkali-kali.

Karena evolusi gen tidak dapat dilacak, sulit bagi para peneliti untuk menentukan hubungan evolusi antara urutan.

Oleh karena itu, para ahli menggunakan pembelajaran mesin untuk membantu megurutkannya.

Secara keseluruhan, tim mengidentifikasi sekitar 5.500 spesies virus RNA baru yang termasuk dalam lima filum yang ada, serta lima filum yang baru diusulkan.

Filum baru tersebut mencakup Taraviricota, Pomiviricota, Paraxenoviricota, Wamoviricota dan Arctiviricota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI