Waspada Tren TikTok, Terdeteksi 100.000 Email Vishing

Dythia Novianty

Selasa, 12 Juli 2022 | 15:28 WIB
Waspada Tren TikTok, Terdeteksi 100.000 Email Vishing
Ilustrasi kejahatan siber [Antara]

Suara.com - Belakangan ini, di Tiktok sedang marak tren lelucon di mana seseorang menelepon teman mereka
menggunakan suara mesin penjawab otomatis dan menipu bahwa sejumlah dana besar akan ditarik
dari rekening keuangan yang bersangkutan.

Pakar Kaspersky mengingatkan bahwa tren ini adalah skema penipuan yang nyata bernama vishing dan marak dipakai oleh para pelaku kejahatan siber.

Peneliti Kaspersky mendeteksi peningkatan email vishing di bulan Juni (total 100,000 email) dan
mengumpulkan kurang lebih 350.000 email vishing dari Maret hingga Juni 2022.

Vishing (kependekan dari voice phishing) adalah taktik penipuan dengan cara meyakinkan seseorang untuk menelepon penipu online dan membagikan informasi pribadi, misalnya data bank melalui telepon.

Seperti skema phishing lainnya, tipuan ini dimulai dari masuknya email dari toko online besar atau sistem pembayaran.

Email tersebut misalnya berisi surat palsu dari Paypal mengenai permintaan penarikan uang dalam jumlah besar dari akun kamu.

Notifikasi palsu. [Kaspersky]
Notifikasi palsu. [Kaspersky]

Namun, ada perbedaan dari kedua teknis penipuan tersebut, di mana email phishing biasanya meminta korban mengklik tautan tertentu untuk membatalkan pembelian.

Sementara vishing email meminta korban segera menelepon Costumer Support yang tertera di email.

Pakar keamanan Kaspersky menekankan bahwa metode ini dipilih penipu online, karena ketika korban melihat situs phishing, mereka mempunyai waktu sebelum memutuskan tindakan, atau mengenali tanda-tanda bahwa situs tersebut bukan situs resmi.

baca juga

Namun, ketika korban berbicara melalui telepon, mereka dihadapkan dengan situasi yang membingungkan dan memiliki tendensi untuk kehilangan fokus.

Di situasi ini, penipu akan melakukan apa saja untuk memastikan korban tetap di bawah tekanan, membuat korban merasa terburu-buru, mengintimidasi dan meminta mereka segera memberikan detail kartu kredit untuk membatalkan ‘transaksi’ palsu tersebut.

Setelah mendapatkan detail rekening bank korban, para pelaku kejahatan siber ini akan menggunakan informasi tersebut untuk mencuri uang dan menguras tabungan korban.

Dalam empat bulan terakhir (Maret ke Juni 2022), Kaspersky mendeteksi hampir 350,000 vishing
email yang meminta korban menelepon dan membatalkan transaksi.

Pada Juni, jumlah email vishing secara total meningkat tajam, nyaris mencapai 100,000 email.
Peneliti Kaspersky memprediksi tren ini sedang mendapat momentum dan bisa terus berkembang.

Mengejutkannya, Tiktokers secara aktif mengulangi skema vishing yang ada, namun mereka tidak
mengirim email tipuan atau mencuri apapun dari target – tren ini hanya bertujuan sebagai hiburan.

Jumlah email vishing. [Kaspersky]
Jumlah email vishing. [Kaspersky]

Telepon dilakukan melalui mesin penjawab otomatis dengan suara robot penerjemah.

Kebanyakan skema dari tren Tiktok seperti ini: mereka akan mengenalkan diri sebagai perwakilan
dari Costumer Service toko online terkenal yang mengklaim telah menerima pembelian dari korban
dengan jumlah sekian ribu dollar dan meminta konfirmasi.

Tidak peduli bagaimana korban menjawab, hal berikutnya yang dikatakan mesin penjawab adalah “Thank you, your order has been confirmed.”

Korban berpikir bahwa mesin penjawab salah mendengar dan dana akan tetap ditarik secara
langsung dari akun mereka, sehingga menyebabkan kepanikan dan tidak menyadari bahwa mereka
menjadi korban dari lelucon (prank).

Ketika korban diyakinkan untuk membagikan data pribadi melalui telepon, bukan dari situs, korban
tidak punya banyak waktu untuk menduga mereka adalah target dari hoax.

“Saya sering menemukan video di TikTok tentang blogger yang mengerjai orang lain dengan
menelepon dan memberitahu bahwa rekening mereka akan didebet ribuan dolar," kata Roman Dedenok, Pakar Keamanan Kaspersky.

Korban percaya dan menjadi panik karenanya. Ketika melihat video seperti ini, Anda mungkin berpikir “siapa yang akan berhasil tertipu oleh skema sperti ini?”

Nyatanya, dia menambahkan, ketika orang dihadapkan dengan penipuan telepon, mereka rata-rata dipengaruhi oleh banyak kondisi dalam satu waktu.

"Sebuah panggilan telepon seperti itu akan membuat kaget, sementara kepala mereka penuh dengan hal-hal lain dan mereka tidak dapat menilai dengan jelas siapa yang ada di ujung panggilan, apakah itu seorang penipu, penjahat, atau pekerja asli di bank,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukalapak Ajak Konsumen Tingkatkan Security Awareness

Bukalapak Ajak Konsumen Tingkatkan Security Awareness

Tekno | Jum'at, 22 April 2022 | 19:22 WIB

Akun Anonim di Media Sosial Harus Ditindak Tegas untuk Atasi Kejahatan Siber

Akun Anonim di Media Sosial Harus Ditindak Tegas untuk Atasi Kejahatan Siber

Tekno | Jum'at, 08 April 2022 | 20:23 WIB

Gunakan Identitas Palsu Menipu, Ini Tips Hindari Catfishing

Gunakan Identitas Palsu Menipu, Ini Tips Hindari Catfishing

Tekno | Jum'at, 08 April 2022 | 17:08 WIB

Kenali Ancaman SIM Swap, Modus Penipuan Bisa Bikin Uang Lenyap

Kenali Ancaman SIM Swap, Modus Penipuan Bisa Bikin Uang Lenyap

Tekno | Rabu, 30 Maret 2022 | 10:52 WIB

Tetap Aman dari Phishing selama Ramadhan, Ini Cara Menghindari Jebakan Promo Online

Tetap Aman dari Phishing selama Ramadhan, Ini Cara Menghindari Jebakan Promo Online

Tekno | Rabu, 30 Maret 2022 | 07:35 WIB

Lebih dari 3000 Phising Terjadi di Triwulan Pertama 2022, Mayoritas Sasar Sektor Keuangan

Lebih dari 3000 Phising Terjadi di Triwulan Pertama 2022, Mayoritas Sasar Sektor Keuangan

Tekno | Senin, 28 Maret 2022 | 14:05 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×