Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan: Pengertian, Proses, Alat hingga Manfaatnya

Rifan Aditya

Kamis, 28 Juli 2022 | 11:16 WIB
Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan: Pengertian, Proses, Alat hingga Manfaatnya
Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan: Pengertian, Proses, Alat hingga Manfaatnya - Ilustrasi Bunga Matahari (pixabay.com/Gaimard)

Suara.com - Perkembangbiakan generatif adalah cara tumbuhan dalam berkembangbiak dengan cara perkawinan. Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif ini pada umumnya terjadi pada tumbuhan berbiji.

Bagaimana proses perkembangbiakan generatif pada tumbuhan? Apa saja alat atau bagian tanaman yang berperan dalam perkembangbiakan generatif? Berikut ini jawabannya.   

Alat Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan

Alat perkembangbiakan tumbuhan berbiji adalah bunga, di mana bunga dapat dibedakan menjadi 2 yaitu, bunga lengkap dan bunga tidak lengkap.

Bunga lengkap atau bunga sempurna adalah bunga yang terdiri dari:

  • tangkai bunga
  • dasar bunga
  • kelopak bunga
  • mahkota bunga
  • benang sari
  • putik

Sedangkan bunga tidak lengkap atau bunga tidak sempurna hanya memiliki benang sari yang biasanya disebut bunga jantan. Atau bunga yang memiliki putik saja disebut bunga betina.

Benang sari disebut sebagai alat kelamin jantan dan putik disebut alat kelamin betina. Pada benang sari terdapat tangkai sari dan kepala sari, dan pada kepala sari terdapat butir-butir serbuk sari. Sedangkan pada putik terdapat bakal buah dan tangkai putik.

Peristiwa penyerbukan akan terjadi apabila serbuk sari menempel di kepala putik, dan proses menempelnya serbuk sari di kepala putik dapat terjadi dengan perantara angin, air, hewan, dan manusia.

Bunga lengkap di satu pohon yang sama disebut dengan monoesis. Sementara bunga jantan dan bunga betina berada di pohon yang berbeda, maka disebut sebagai diesis.

baca juga

Proses Perkembangbiakan Generatif Pada Tumbuhan

Cara perkembangbiakan generatif ini dimulai dengan penyerbukan (serbuk sari menempel di kepala putik). Dilanjutkan dengan proses pembuahan (bertemunya serbuk sari dengan sel telur).

Pada proses penyerbukan, polen yang berasal dari serbuk sari sampai menempel di kepala putik dapat disebabkan oleh beberapa hal di antaranya terbawa angin, air, hewan, dan bantuan manusia. Setelah itu proses pembuahan akan dimulai ketika polen yang membawa sel jantan (sperma) masuk melalui saluran polen dan bertemu dengan sel telur.

Hasil pembuahan yang berhasil, maka akan berkembang menjadi calon tumbuhan baru dalam biji. Sementara itu, daging buah yang matang akan jatuh atau dimakan hewan sehingga menyisakan biji.

Biji yang jatuh pada tempat yang sesuai dengan suhu dan kelembabannya, maka akan tumbuh menjadi kecambah. Ditandai dengan munculnya akar dan bakal daun, kemudian akar secara alamiah akan berkembang ke dalam tanah untuk mencari air dan sari-sari tanah, sedangkan daun akan tumbuh ke atas.

Setelah cadangan makanan dalam biji habis, daun dan akar telah tumbuh sempurna, maka tumbuhan muda siap melanjutkan menjadi tumbuhan dewasa yang menghasilkan bunga baru. Dengan dukungan kondisi alam yang sesuai, maka siklus perkembangbiakan ini akan terulang kembali.

Manfaat Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

  • Mempunyai sistem akar yang lebih kuat.
  • Menghasilkan variasi-variasi baru.
  • Menghasilkan buah tanpa biji.
  • Memiliki kemampuan adaptasi yang lebih tinggi.
  • Tanaman yang dihasilkan oleh perkembangbiakan generatif yang akan memiliki sistem akar yang lebih kuat dibandingkan tanaman hasil perkembangbiakan vegetatif .

Hasil perkembangbiakan tumbuhan secara generatif memiliki sifat kombinasi bahkan tidak sama persis dari kedua induknya, di mana hal ini dapat berdampak positif atau negatif. Berdampak positif jika hasil perkembangbiakannya memiliki sebagian atau seluruh hal-hal baik yang dimiliki induknya.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

Proses Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

Tekno | Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Mengenal 3 Organ Vegetatif Tumbuhan Beserta Fungsinya

Mengenal 3 Organ Vegetatif Tumbuhan Beserta Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:45 WIB

Pengertian Vegetatif Alami

Pengertian Vegetatif Alami

Tekno | Kamis, 07 Januari 2021 | 06:53 WIB

Cara Perkembangbiakan Hewan dari Ovipar, Ovovivipar, hingga Membelah Diri

Cara Perkembangbiakan Hewan dari Ovipar, Ovovivipar, hingga Membelah Diri

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:00 WIB

Pengertian Vegetatif Buatan dan Teknik-tekniknya

Pengertian Vegetatif Buatan dan Teknik-tekniknya

Tekno | Rabu, 02 Desember 2020 | 19:02 WIB

Terkini

Unreal Engine 6 Pamer Fitur, Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude

Unreal Engine 6 Pamer Fitur, Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:58 WIB

5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh

5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:56 WIB

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis

EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:40 WIB

HP Murah Vivo Y500 4G Siap ke Indonesia dan Nepal, Usung Baterai 8.100 mAh

HP Murah Vivo Y500 4G Siap ke Indonesia dan Nepal, Usung Baterai 8.100 mAh

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:31 WIB

5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan

5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:51 WIB

Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330

Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:51 WIB

Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact

Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:27 WIB

Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga

Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:58 WIB

LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor

LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:13 WIB