Pertama Kalinya, Ilmuwan Menamai Gelombang Panas

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 16 Agustus 2022 | 12:57 WIB
Pertama Kalinya, Ilmuwan Menamai Gelombang Panas
Ilustrasi gelombang panas (Pixabay)

Suara.com - Para ilmuwan untuk pertama kalinya telah menamai gelombang panas, yang resmi disebut Zoe.

Menurut USA Today, para ahli di Spanyol memberi nama gelombang panas yang membuat suhu melonjak hingga 44,4 derajat Celcius di Seville antara 24 Juli dan 27 Juli.

"Ini adalah upaya baru untuk memperingatkan masyarakat terhadap suhu ekstrem dan memperingatkan tentang bahayanya," kata Jose Maria Martin Olalla, profesor di departemen fisika Universitas Sevilla, dikutip dari Live Science, Selasa (16/8/2022).

Praktik pemberian nama terhadap fenomena alam seperti badai telah lama dilakukan. Namun, Zoe adalah gelombang panas pertama yang diberi nama.

Nama tersebut merupakan upaya dari proMETEO Sevilla Project, sebuah inisiatif dari Adrienne Arsht-Rockefeller Foundation Resilience Center.

Seville adalah lokasi percontohan untuk proyek tersebut, bertujuan meningkatkan kesadaran publik akan panas yang ekstrem dan mengadvokasi upaya untuk mengurangi bahaya gelombang panas.

Ilustrasi gelombang panas.[Gerhard G./Pixabay]
Ilustrasi gelombang panas.[Gerhard G./Pixabay]

Menurut Badan Meteorologi Negara Spanyol (AEMET), gelombang panas didefinisikan sebagai fenomena di mana setidaknya tiga hari berturut-turut 10 persen, dari stasiun cuaca mencatat suhu maksimum di atas persentil ke-95 untuk Juli hingga Agustus antara 1971 hingga 2000.

Tidak ada definisi tunggal untuk gelombang panas di Amerika Serikat, tetapi Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) menggunakan patokan setidaknya dua hari ketika suhu minimum harian.

Semua ini, disesuaikan dengan kelembaban, lebih besar dari persentil ke-85 untuk Juli dan Agustus antara 1981 dan 2010.

baca juga

Gelombang panas bisa berbahaya, terutama bagi populasi rentan seperti orang tua dan orang-orang yang melakukan pekerjaan manual di luar ruangan.

Organisasi Kesehatan Dunia menghitung pada 2018 bahwa antara 2000 dan 2016, jumlah orang yang terpapar panas ekstrem setiap tahun meningkat 125 juta.

Tercatat pada Juli, suhu di Inggris melebihi 40 derajat Celcius untuk pertama kalinya.

Tingkat panas tersebut bisa mematikan, terutama di daerah yang kekurangan AC.

Amerika Serikat juga mengalami periode panas yang ekstrem seiring dengan perubahan iklim.

Tercatat pada 15 Agustus 2022, First Street Foundation merilis laporan yang menyoroti di mana panas ekstrem kemungkinan akan menjadi fenomena yang lebih umum dalam beberapa dekade mendatang.

Ilustrasi gelombang panas. [Luddmyla/Unsplash]
Ilustrasi gelombang panas. [Luddmyla/Unsplash]

Pemodelan menunjukkan bahwa Deep South, Arizona selatan dan California selatan ke tengah akan mengalami beberapa pergeseran paling ekstrem.

Contohnya, Miami-Dade County di Florida kemungkinan akan mengalami peningkatan suhu di atas 39,4 derajat Celcius selama 34 hari pada 2053.

Di sisi lain, sebanyak delapan juta orang di Amerika Serikat akan mengalami indeks panas di atas 51,6 derajat Celcius pada tahun ini.

Para ilmuwan berencana untuk menamai gelombang panas lainnya.

WHO sendiri telah menyarankan untuk membuka jendela di malam hari untuk menjaga suhu tetap sejuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Panas Membakar Eropa, Kebakaran Hutan di Prancis-Spanyol Makin Meluas

Gelombang Panas Membakar Eropa, Kebakaran Hutan di Prancis-Spanyol Makin Meluas

Video | Rabu, 20 Juli 2022 | 13:00 WIB

Ilmuwan Diaspora dan Domestik Kolaborasi Dukung Peneliti Muda Indonesia

Ilmuwan Diaspora dan Domestik Kolaborasi Dukung Peneliti Muda Indonesia

Tekno | Selasa, 19 Juli 2022 | 22:23 WIB

Tulang Wajah Orang Eropa Pertama Berusia 1,4 Juta Tahun Ditemukan

Tulang Wajah Orang Eropa Pertama Berusia 1,4 Juta Tahun Ditemukan

Tekno | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:42 WIB

Ilmuwan Temukan Vertebrata Tertua Berasal dari 500 Juta Tahun Lalu

Ilmuwan Temukan Vertebrata Tertua Berasal dari 500 Juta Tahun Lalu

Tekno | Senin, 11 Juli 2022 | 08:27 WIB

Ilmuwan Temukan Bintang Tercepat di Lubang Hitam Bimasakti

Ilmuwan Temukan Bintang Tercepat di Lubang Hitam Bimasakti

Tekno | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:14 WIB

Ilmuwan Identifikasi Teratai Terbesar di Dunia, Berusia 177 Tahun

Ilmuwan Identifikasi Teratai Terbesar di Dunia, Berusia 177 Tahun

Tekno | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:07 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×