Debu Berusia Lebih Tua dari Tata Surya, Ditemukan di Asteroid Ryugu

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:30 WIB
Debu Berusia Lebih Tua dari Tata Surya, Ditemukan di Asteroid Ryugu
Asteroid Ryugu, yang berjarak 280 juta kilometer dari Bumi, seperti difoto oleh robot-robot Jepang pada pekan ini. [AFP/Jaxa]

Suara.com - Butiran debu purba yang berusia lebih tua dari tata surya, ditemukan dalam sampel dari asteroid Ryugu.

Sampel itu dibawa ke Bumi oleh pesawat ruang angkasa Hayabusa2 Jepang hampir dua tahun lalu.

Penemuan debu ini di Ryugu bukanlah sesuatu yang baru.

Butiran purba serupa sebelumnya, ditemukan di beberapa meteorit kondrit berkarbon, yang merupakan kepingan batuan luar angkasa kaya karbon yang berhasil masuk melalui atmosfer Bumi.

Partikel purba dalam sampel dari Ryugu terbuat dari silikon karbida, yaitu senyawa kimia yang tidak terjadi secara alami di Bumi.

Menurut para peneliti dalam studi terbaru, ada berbagai jenis butiran silikon karbida.

Bagian dari Asteroid Ryugu. [JAXA]
Bagian dari Asteroid Ryugu. [JAXA]

Dalam sampel Ryugu, para ahli mendeteksi jenis silikon karbida yang diketahui sebelumnya.

Tapi, itu juga memiliki bentuk silikat yang sangat langka dan mudah dihancurkan oleh proses kimia yang terjadi di asteroid.

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Astrophysical Journal Letters, Senin (15/8/2022), misi Hayabusa2 Jepang sebelumnya diketahui mendarat di Ryugu, asteroid dekat Bumi yang menyelesaikan satu orbit mengelilingi Matahari setiap 16 bulan, pada Juli 2019.

baca juga

Pesawat misi membawa sekitar 5 gram debu dari Ryugu ke Bumi.

Sampel tersebut telah dianalisis sejak pengirimannya ke Bumi pada Desember 2020.

Selain studi terbaru, penelitian terpisah yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy, juga mendeteksi materi tersebut dari Ryugu.

Dilansir dari Space.com, Rabu (17/8/2022), para ilmuwan di balik penelitian itu menggunakan jenis analisis isotop yang berbeda dan teknik yang disebut, pemindaian mikroskop sinar-X transmisi.

Tim ahli menemukan senyawa yang tidak dapat menahan suhu di atas 30 derajat Celcius.

Dikombinasikan dengan temuan lain, itu menunjukkan bahwa Ryugu terbentuk di tata surya luar dan bermigrasi.

Gabungan foto yang menampilkan asteroid purba Ryugu ini disediakan oleh Pusat Antariksa Jerman (DLR) pada 12 Oktober 2018 dan dijepret oleh satelit Hayabusa2 milik Jepang pada 3 Oktober 2018. [JAXA/DLR/AFP]
Gabungan foto yang menampilkan asteroid purba Ryugu ini disediakan oleh Pusat Antariksa Jerman (DLR) pada 12 Oktober 2018 dan dijepret oleh satelit Hayabusa2 milik Jepang pada 3 Oktober 2018. [JAXA/DLR/AFP]

Menurut para ahli dalam studi baru di Arizona State University, kesempatan untuk mengidentifikasi dan mempelajari debu purba ini di laboratorium, dapat membantu manusia memahami fenomena astrofisika yang membentuk tata surya, serta benda-benda kosmik lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hubble Deteksi Uap Air di Bulan Terbesar Keenam di Tata Surya, Tanda Kehidupan Alien?

Hubble Deteksi Uap Air di Bulan Terbesar Keenam di Tata Surya, Tanda Kehidupan Alien?

Tekno | Senin, 18 Oktober 2021 | 08:22 WIB

Komet Terbesar Sedang Dekati Bumi Setelah 3,5 juta tahun Berkelana

Komet Terbesar Sedang Dekati Bumi Setelah 3,5 juta tahun Berkelana

Tekno | Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:58 WIB

5 Struktur Geologi Paling Menakjubkan di Tata Surya

5 Struktur Geologi Paling Menakjubkan di Tata Surya

Tekno | Selasa, 07 September 2021 | 14:35 WIB

Ngeri... Deretan Gunung Berapi Ini Bisa Ditemukan di Tata Surya

Ngeri... Deretan Gunung Berapi Ini Bisa Ditemukan di Tata Surya

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 12:20 WIB

Misi Mars UEA Bagikan Penampakan Gunung Berapi Tertinggi di Tata Surya

Misi Mars UEA Bagikan Penampakan Gunung Berapi Tertinggi di Tata Surya

Tekno | Jum'at, 19 Maret 2021 | 08:40 WIB

Usai Pulangkan Sampel, Hayabusa 2 Mulai Penyelidikan Asteroid Baru

Usai Pulangkan Sampel, Hayabusa 2 Mulai Penyelidikan Asteroid Baru

Tekno | Rabu, 13 Januari 2021 | 07:48 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×