Ngeri... Deretan Gunung Berapi Ini Bisa Ditemukan di Tata Surya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 02 Mei 2021 | 12:20 WIB
Ngeri... Deretan Gunung Berapi Ini Bisa Ditemukan di Tata Surya
Gunung berapi di tata surya, Loki. [NASA]

Suara.com - Gunung berapi tidak hanya ditemukan di Bumi, tetapi juga di planet lain dan bahkan di bulannya.

Dilansir dari Live Science, Minggu (2/5/2021), berikut ini lima gunung berapi luar biasa yang ditemukan para ahli di tata surya:

1. Doom Mons, Titan

Doom Mons merupakan titik tertinggi dari pegunungan di belahan selatan di bulan terbesar Saturnus, Titan.

Gunung berapi ini diperkirakan tumbuh melalui kriovolkanisme, lelehan air dan es metana yang erus mengalir dari retakan di kerak bulan.

Mohini Fluctus, aliran berbentuk lobus setidaknya sepanjang 200 km, muncul dari gunung dan meluas ke timur laut.

Gunung berapi di tata surya, Doom Mons. [NASA]
Gunung berapi di tata surya, Doom Mons. [NASA]

Sama seperti semua area di seluruh permukaan Titan, Doom Mons terus-menerus dihujani oleh berbagai elemen atmosfer bulan yang berwarna oranye, termasuk partikel angin, hujan, dan salju yang terdiri dari metana dan etana cair, serta kabut hidrokarbon.

Akibat paparan tersebut, struktur gunung berapi terus berubah dan erosi angin yang terjadi juga berperan dalam membatasi ketinggian puncaknya.

Saat Titan mengorbit di dekat Saturnus, gaya pasang surut yang ditimbulkannya kemungkinan besar bertanggung jawab atas panas internal yang menggerakkan Foom Mons.

baca juga

2. Loki, Io

Io merupakan bulan terbesar keempat di tata surya yang memiliki kepadatan tertinggi dan jumlah air terendah dari semua objek astronomi yang diketahui di tata surya.

Bulan ketiga terbesar dari empat bulan Galilea di Jupiter itu memiliki lebih dari 400 gunung berapi aktif, menjadikannya dunia geologis paling kejam di tata surya.

Permukaannya yang dinamis didorong oleh tarikan dan tekanan gravitasi yang menciptakan tonjolan pasang surut batu setinggi lebih dari 10 meter.

Loki adalah gunung berapi dengan semburan asap terbesar di Io. Itu memiliki danau vulkanik selebar 200 km yang meletus secara berkala, kira-kira setiap 540 hari Bumi.

Letusan tersebut melepaskan semburan setinggi 400 km yang mendistribusikan belerang dan belerang dioksida secara luas ke seluruh area permukaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Was-was, Ini Arti Mimpi Gunung Meletus

Bikin Was-was, Ini Arti Mimpi Gunung Meletus

Lifestyle | Kamis, 04 Maret 2021 | 10:36 WIB

Fakta Seputar Cincin Api Pasifik, Daerah Rawan Gempa dan Letusan Gunung Api

Fakta Seputar Cincin Api Pasifik, Daerah Rawan Gempa dan Letusan Gunung Api

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 23:14 WIB

Anak Kecil Asyik Pantau Merapi, Warganet Sindir Penampakan Gunung Pangrango

Anak Kecil Asyik Pantau Merapi, Warganet Sindir Penampakan Gunung Pangrango

Jogja | Kamis, 18 Februari 2021 | 13:08 WIB

Gunung Berapi Es Setinggi 13,7 Meter Muncul di Kazakhstan

Gunung Berapi Es Setinggi 13,7 Meter Muncul di Kazakhstan

Tekno | Kamis, 18 Februari 2021 | 09:30 WIB

Sst... Ada 300 Spesies Bakteri Baru Hidup pada Suhu Tak Biasa

Sst... Ada 300 Spesies Bakteri Baru Hidup pada Suhu Tak Biasa

Tekno | Senin, 25 Januari 2021 | 10:30 WIB

Letusan Gunung Api dan Pemanasan Global Ada Kaitannya Kata Vulkanolog ITB

Letusan Gunung Api dan Pemanasan Global Ada Kaitannya Kata Vulkanolog ITB

Bogor | Jum'at, 22 Januari 2021 | 00:06 WIB

Terkini

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 13:29 WIB

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:27 WIB

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

News | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 13:23 WIB

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

News | Senin, 14 September 2026 | 13:22 WIB

×