KPU Bantah Databasenya Jadi Sumber Kebocoran Data 150 Juta Penduduk

Liberty Jemadu, Dicky Prastya

Kamis, 08 September 2022 | 01:05 WIB
KPU Bantah Databasenya Jadi Sumber Kebocoran Data 150 Juta Penduduk
Kadiv Data dan Informasi KPU, Betty Epsilon Idroos mengatakan data 150 juta penduduk bukan berasal dari data base KPU. (Antara/Devy Nindi)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) buka suara soal dugaan kebocoran data 150 juta penduduk RI yang dibocorkan di forum breached.io oleh hacker bernama Bjorka.

Kadiv Data dan Informasi KPU, Betty Epsilon Idroos menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan isi data di situs internet tersebut. Hasilnya, ia membantah kalau data itu bersumber dari database KPU.

"Sehubungan dengan beredarnya informasi tentang data yang kabarnya diperjualbelikan di publik. KPU sudah melakukan pengecekan terhadap setiap isi dari elemen data di forum underground tersebut, dan menyatakan bahwa data tersebut bukan bersumber dari KPU," kata Betty dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (7/9/2022).

Untuk menindaklanjuti itu, Betty menyebut KPU akan bekerja sama dengan Kepolisian RI, khususnya Siber Polri, demi mengusut pelaku.

"Pengusutan dan penelusuran dilakukan baik dari sisi penjual ataupun orang yang dengan sengaja membuat seolah-olah merupakan data pemilih Pemilu 2019," lantang dia.

Lebih lanjut Betty mengklaim kalau data yang dikelola KPU dijaga dari sisi otentisitas, keamanan, dan kerahasiaannya.

"Data yang dikelola KPU adalah data yang dijaga dari sisi otentisitas, keamanan, dan kerahasiaannya, termasuk dalam hal ini data pemilih," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 150 juta data orang Indonesia diduga bocor. Insiden ini diduga berasal dari database Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kebocoran data ini disebar oleh Bjorka, hacker yang juga membobol 1,3 miliar nomor HP beberapa hari lalu. Data ini disebar di situs breached.to pada 6 September 2022 kemarin.

baca juga

Deskripsi menuliskan kalau 105 juta data penduduk Indonesia itu memiliki ukuran hingga 20GB, yang diperkecil (compress) menjadi 4GB. Kebocoran data itu terjadi pada September 2022.

Adapun kategori datanya mencakup Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, usia, alamat, hingga status disabilitas.

Saat dicek, Bjorka memang memperlihatkan beberapa sampel data sesuai kategori tersebut. Tertulis kalau domisili penduduk ada di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Bahkan Bjorka juga memberikan sampel data sebanyak 2 juta yang bisa diunduh gratis dalam link yang ditautkan. 150 juta data penduduk Indonesia itu pun turut dijual seharga 5.000 Dolar AS atau Rp 74,6 juta.

Sementara itu Pratama Persadha selaku pakar keamanan siber sekaligus Chairman Lembaga Riset Siber Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) mengatakan kalau kebocoran data itu valid. Tapi ia masih meragukan apakah data itu memang berasal dari KPU.

"Datanya valid. Tapi sumbernya dari mana, masih belum terverifikasi mas," kata Pratama saat dikonfirmasi Suara.com via pesan singkat, Rabu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duga Ada 'Pasal Selundupan' Muluskan Gibran, Denny Indrayana Bakal Laporkan KPU ke DKPP

Duga Ada 'Pasal Selundupan' Muluskan Gibran, Denny Indrayana Bakal Laporkan KPU ke DKPP

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan

Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:34 WIB

KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah

KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Penjelasan KPU Soal Keabsahan Syarat Dokumen Gibran di Pemilu 2024

Penjelasan KPU Soal Keabsahan Syarat Dokumen Gibran di Pemilu 2024

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:38 WIB

DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran

DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Putusan MK soal Pendidikan Gibran Bakal Jadi Rujukan Revisi UU Pemilu dan PKPU

Putusan MK soal Pendidikan Gibran Bakal Jadi Rujukan Revisi UU Pemilu dan PKPU

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:44 WIB

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:04 WIB

MK Tak Temukan Bukti Pendidikan yang Memadai, Mengapa KPU Bisa Meloloskan Gibran?

MK Tak Temukan Bukti Pendidikan yang Memadai, Mengapa KPU Bisa Meloloskan Gibran?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Cushion untuk Menutupi Kulit Kusam dan Flek Hitam sesuai Review

5 Rekomendasi Cushion untuk Menutupi Kulit Kusam dan Flek Hitam sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Perempuan Suku Anak Dalam Rawat Pengetahuan Obat Leluhur Lewat Kebun di Pekarangan

Perempuan Suku Anak Dalam Rawat Pengetahuan Obat Leluhur Lewat Kebun di Pekarangan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Selamat Jalan Martha Tilaar: Perjalanan sang Maestro Kosmetik Indonesia yang Bermodal Niat di Garasi

Selamat Jalan Martha Tilaar: Perjalanan sang Maestro Kosmetik Indonesia yang Bermodal Niat di Garasi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Kulit Sawo Matang Bingung Pakai Baju Warna Apa? Ini 10 Pilihan Paling Sempurna untuk Segala Acara

Kulit Sawo Matang Bingung Pakai Baju Warna Apa? Ini 10 Pilihan Paling Sempurna untuk Segala Acara

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Punya Darah Indonesia, Wonderkid Arsenal Demiane Agustien Terkendala Aturan FIFA Dinaturalisasi?

Punya Darah Indonesia, Wonderkid Arsenal Demiane Agustien Terkendala Aturan FIFA Dinaturalisasi?

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:11 WIB

6 Sepatu Jalan Diadora di Bawah Rp500 Ribu, Empuk dan Nyaman di Kantong

6 Sepatu Jalan Diadora di Bawah Rp500 Ribu, Empuk dan Nyaman di Kantong

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:11 WIB

RUPSLB GOTO Setujui Pembatalan 32 Miliar Saham Tresuri

RUPSLB GOTO Setujui Pembatalan 32 Miliar Saham Tresuri

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Persija Bidik Kemenangan Kelima di Markas Persita

Belum Terkalahkan di Super League, Persija Bidik Kemenangan Kelima di Markas Persita

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Thom Haye Sindir soal Fasilitas Persib yang Tak Lebih Baik dari Rumah Marc Klok

Thom Haye Sindir soal Fasilitas Persib yang Tak Lebih Baik dari Rumah Marc Klok

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:03 WIB

ESDM Akui Distribusi BBM ke Bali Tersendat, Antrean SPBU Makin Panjang

ESDM Akui Distribusi BBM ke Bali Tersendat, Antrean SPBU Makin Panjang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:02 WIB

×