Hati-hati! Serangan Phising Mulai Incar Data Universitas, Ini Cara Mencegahnya

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 11 September 2022 | 19:08 WIB
Hati-hati! Serangan Phising Mulai Incar Data Universitas, Ini Cara Mencegahnya
Ilustrasi phising. [Shutterstock]

Suara.com - Serangan phising kini mulai mengincar universitas untuk mencuri data riset hingga informasi pribadi mahasiswa. Serangan itu ditemukan pakar dari perusahaan cybersecurity Kaspersky.

Pakar keamanan Kaspersky, Olga Svistunova menyatakan bahwa pelaku kejahatan siber ini dapat dengan mudah memikat mahasiswa untuk memberikan data pribadi mereka sehingga berpotensi membahayakan.

"Pendidikan menjadi lebih digital adalah perubahan yang menguntungkan. Namun ini juga memperluas spektrum ancaman yang dihadapi siswa. Pelaku kejahatan siber dapat memikat siswa agar memberikan kredensial pribadi mereka untuk mengakses data yang tidak hanya berisi keahlian unik tapi juga informasi pribadi dan berpotensi membahayakan," katanya pada Minggu (11/9/2022).

Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa pelaku kejahatan siber kerap menggunakan institusi pendidikan terkenal sebagai daya tarik untuk mendistribusikan halaman phising.

Tak hanya itu, pemerintah dan perusahaan besar kerap membeli studi penelitian dari universitas-universitas itu sehingga data sensitif yang dimiliki universitas menjadi sangat berharga bagi para pelaku kejahatan siber.

Ciri-cirinya, pelaku kejahatan siber melancarkan aksinya dengan menerbitkan halaman phising khusus universitas yang dibuat dengan meniru halaman web resmi atau sistem manajemen pembelajaran online di universitas.

Setelah pengguna berhasil mengunjungi halaman palsu itu, pengguna diminta membagikan informasi pribadi, seperti data lokasi, alamat IP, dan kredensial akun.

Penyerang juga bisa mengakses rencana pendidikan, informasi pembayaran, dan jadwal kelas, tidak hanya mengakses akun mahasiswa dan karyawan. Hal ini akan berisiko untuk beralih ke penguntitan dan pelanggaran di kehidupan nyata.

Cara Mencegah Serangan Phising

baca juga

Kaspersky kemudian merekomendasikan beberapa langkah untuk mencegah sekaligus melindungi sistem dari penipuan berkedok pendidikan, salah satunya dengan selalu memeriksa tautan dengan teliti sebelum diklik. Cari kesalahan ejaan atau ketidakteraturan lainnya.

Kemudian, terapkan otentikasi dua faktor untuk sistem informasi, terutama yang berbasis web, dan khususnya untuk akses ke catatan siswa, nilai dan penilaian. Tetapkan kontrol akses yang kuat dan sesuai, sehingga tidak mudah bagi peretas untuk bergerak secara lateral melalui sistem.

Untuk kampus, miliki dua jaringan nirkabel terpisah dan aman, satu untuk staf dan satu untuk mahasiswa, dan satu lagi untuk pengunjung jika Anda membutuhkannya.

Memperkenalkan dan menegakkan kebijakan kata sandi staf yang kuat dan mendorong semua orang untuk menjaga kerahasiaan akses mereka setiap saat. Jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa situs web atau layanan, karena jika terjadi peretasan, semua akun Anda berisiko.

Untuk membuat kata sandi anti retas yang kuat tanpa harus kesulitan mengingatnya, gunakan pengelola kata sandi, seperti Kaspersky Password Manager. Gunakan juga solusi keamanan yang andal untuk perlindungan menyeluruh dari berbagai ancaman, seperti Kaspersky Endpoint Security for Business. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswi Berpostur Mini Curi Perhatian Joget Sound Tiba-Tiba Saat Ospek, Inilah Sosoknya

Mahasiswi Berpostur Mini Curi Perhatian Joget Sound Tiba-Tiba Saat Ospek, Inilah Sosoknya

Your Say | Minggu, 11 September 2022 | 12:22 WIB

Rieke Diah Pitaloka Selesaikan Pendidikan S3 di UI, Raih Gelar Cumlaude

Rieke Diah Pitaloka Selesaikan Pendidikan S3 di UI, Raih Gelar Cumlaude

Sukabumi | Minggu, 11 September 2022 | 11:41 WIB

Polisi Selidiki Kematian Mahasiswi Unhas, Pengelola Asrama dan Rumah Sakit Diduga Lalai

Polisi Selidiki Kematian Mahasiswi Unhas, Pengelola Asrama dan Rumah Sakit Diduga Lalai

Sulsel | Minggu, 11 September 2022 | 05:53 WIB

Banjir Simpati, Mahasiswa Pilih Bagi-Bagi Pertalite Gratis Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Banjir Simpati, Mahasiswa Pilih Bagi-Bagi Pertalite Gratis Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

News | Sabtu, 10 September 2022 | 19:37 WIB

Kasus Suap Rektor Unila, KPK Dalami Peran Kemendikbud dan Rektor Soal Penerimaan Mahasiswa Baru

Kasus Suap Rektor Unila, KPK Dalami Peran Kemendikbud dan Rektor Soal Penerimaan Mahasiswa Baru

News | Sabtu, 10 September 2022 | 18:43 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×