Penjelasan Proses Terjadinya Hujan Asam

Lintang Siltya Utami

Senin, 19 September 2022 | 08:05 WIB
Penjelasan Proses Terjadinya Hujan Asam
Ilustrasi hujan (Pixabay)

Suara.com - Hujan asam merupakan salah satu jenis hujan yang dikategorikan berdasarkan bentuknya. Proses terjadinya hujan asam disebabkan oleh beberapa faktor yang mengubah tingkat pH cairan hujan tersebut.

Penjelasan proses terjadinya hujan asam cukup mudah dipahami. Disebut sebagai hujan asam karena hujan ini memiliki tingkat keasaman atau pH di bawah normal, yaitu 5,6.

Secara normal, hujan di Indonesia memiliki pH sekitar 6. Penurunan pH cairan hujan ini disebabkan adanya kandungan karbon dioksida yang larut dengan air hujan dan memiliki bentuk asam lemah.

Selain karbon dioksida, berikut ini faktor lain yang menyebabkan terjadinya hujan asam:

Ilustrasi hujan - (SuaraJogja.id)
Ilustrasi hujan - (SuaraJogja.id)

1. Kombinasi karbon dioksida dan karbon monoksida
Karbon dioksida maupun karbon monoksida merupakan jenis gas yang dihasilkan dari proses pembakaran yang bertemu dengan uap air.

Salah satu contohnya adalah asap knalpot motor dan mobil. Kombinasi dari kedua gas ini menghasilkan asam karbonat yang merupakan asam dengan kategori asam lemah.

2. Hidrogen sulfida
Sulfur dioksida yang memiliki rumus H2S ini akan berubah menjadi asam sulfat jika bertemu dengan uap air. Asam sulfat atau H2SO4 digolongkan ke dalam jenis asam yang kuat, sehingga cukup berbahaya jika terkena kulit manusia.

Proses terjadinya hujan asam memiliki beberapa proses. Aktivitas manusia di Bumi juga dapat menjadi penyebab turunnya hujan asam karena menghasilkan karbon dioksida, karbon monoksida, hidrogen sulfur, dan sulfur dioksida dalam kegiatannya.

Setelah gas-gas tersebut dihasilkan, terjadi penguapan air di Bumi yang disebabkan oleh sinar Matahari. Itu menghasilkan uap air yang banyak di awan.

baca juga

Uap air yang menjadi awan ini kemudian bertemu dengan gas penyebab hujan asam. Awan tersebut lalu bercampur dan akan mengalami kejenuhan. Setelah sampai di titik jenuhnya, awan tersebut akan menurunkan rintik hujan asam.

Terjadinya pertamuan antara uap air dengan karbon dioksida ataupun karbon monoksida di awan akan menghasilkan hujan asam yang bersifat lemah.

Sedangkan pertemuan hidrogen oksida dan sulfur dioksida dengan uap air di awan akan menghasilkan hujan asam yang bersifat kuat dan cukup berbahaya.

Dengan penjelasan di atas, siapa pun diharapkan mengerti tentang proses terjadinya hujan asam dan menghindari penggunaan bahan-bahan berbahaya dalam kegiatan sehari-hari yang dapat menghasilkan gas penyebab hujan asam. (Jeffry Francisco)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil

Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:35 WIB

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:46 WIB

Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap

Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya

Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:12 WIB

Persib, Ekstase Kecil di Zaman yang Tak Mudah

Persib, Ekstase Kecil di Zaman yang Tak Mudah

Opini | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:25 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:18 WIB

Mencicipi Autentisitas Jambi, Sensasi Asam Pedas Tempoyak Ikan

Mencicipi Autentisitas Jambi, Sensasi Asam Pedas Tempoyak Ikan

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:55 WIB

Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit

Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 18:00 WIB

Juicy Luicy Kembali dengan Luka Baru Lewat Gurun Hujan, Apa Maknanya?

Juicy Luicy Kembali dengan Luka Baru Lewat Gurun Hujan, Apa Maknanya?

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:40 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis

4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:45 WIB

Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026

Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli

3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:15 WIB

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:06 WIB

5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang

5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:32 WIB

7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking

7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:19 WIB

Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh

Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:02 WIB

4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan

4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:17 WIB

Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI

Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud

Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB