5 Fenomena Langit Sepanjang Oktober 2022, Bisa Amati Planet

Lintang Siltya Utami

Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:34 WIB
5 Fenomena Langit Sepanjang Oktober 2022, Bisa Amati Planet
Ilustrasi fenomena langit. [Shutterstock]

Suara.com - Setiap bulan akan selalu ada fenomena langit yang pernah terjadi, entah dapat terlihat dengan jelas atau tidak. Pada September 2022 sebelumnya telah terjadi fenomena konjungsi Bulan dan Saturnus, hujan meteor Epsilon Perseid, Bulan purnama, konjungsi Bulan dan Jupiter, dan ekuinoks September.

Oktober 2022 pun tidak kalah dengan peristiwa menarik lainnya. Dilansir dari In The Sky pada Selasa (4/10/2022), berikut ini lima fenomena langit sepanjang Oktober 2022:

1. Konjungsi Bulan dan Saturnus

Konjungsi Bulan dan Saturnus 5 Oktober 2022. (In The Sky)
Konjungsi Bulan dan Saturnus 5 Oktober 2022. (In The Sky)

Bulan dan Saturnus akan melakukan konjungsi pada 5 Oktober mendatang. Keduanya akan tampak berdekatan dari Bumi dengan Saturnus berada pada jarak 4 derajat dari Bulan.

Pasangan ini akan mulai terlihat sekitar pukul 17:59 WIB di atas ufuk timur. Bulan dan Saturnus akan mencapai titik tertinggi di langit pada 20:21 WIB dengan ketinggian 79 derajat di atas cakrawala selatan.

Keduanya akan dapat terus diamati hingga pukul 01:55 WIB ketika tenggelam di bawah 7 derajat di atas ufuk barat.

Pengamat bisa menemukan keduanya di konstelasi Capricornus pada 5 Oktober 2022.

2. Konjungsi Bulan dan Jupiter

Konjungsi Bulan dan Jupiter 9 Oktober 2022. (In The Sky)
Konjungsi Bulan dan Jupiter 9 Oktober 2022. (In The Sky)

Setelah berkonjungsi dengan Saturnus, Bulan akan terlihat dekat dengan planet terbesar di tata surya pada 9 Oktober 2022.

baca juga

Jupiter akan berada pada jarak 2 derajat di sekitar Bulan. Keduanya dapat mulai terlihat sekitar pukul 17:58 WIB dengan ketinggian 17 derajat di atas ufuk timur.

Pasangan tersebut akan mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 22:48 dengan ketinggian 84 derajat di atas cakrawala utara. Keduanya akan terus dapat diamati hingga sekitar pukul 04:16 WIB ketika tenggelam di bawah 7 derajat di atas ufuk barat.

Pengamat bisa melihat Bulan dan Jupiter di konstelasi Pisces.

3. Bulan purnama

Bulan Purnama pada 10 Oktober 2022. (In The Sky)
Bulan Purnama pada 10 Oktober 2022. (In The Sky)

Bulan akan berada dalam fase penuh pada 10 Oktober 2022. Pengamat bisa melihat Bulan dalam keadaan terang dan berbentuk lingkaran.

Bulan purnama setiap bulannya umum memiliki julukan. Bulan purnama pada Oktober 2022 disebut juga sebagai Hunter's Moon. Penamaan ini merupakan tradisi yang dipopulerkan dalam Farmers' Almanac.

Nama-nama Bulan purnama yang digunakan oleh almanak tersebut diklaim berasal dari suku-suku asli Amerika.

Bulan purnama Oktober disebut sebagai Hunter's Moon karena awal musim berburu hewan telah dimulai.

Saat mencapai fase penuh, Bulan akan berada di deklinasi 4 derajat di konstelasi Pisces. Bulan akan terletak pada jarak 379.000 km dari Bumi.

4. Hujan meteor Taurid Selatan

Hujan meteor Taurid Selatan pada 10 Oktober 2022. (In The Sky)
Hujan meteor Taurid Selatan pada 10 Oktober 2022. (In The Sky)

Pada saat yang bersamaan dengan Bulan purnama, hujan meteor Taurid Selatan juga terjadi pada 10 Oktober 2022.

Hujan meteor ini aktif mulai 10 September hingga 20 November 2022. Namun, menghasilkan tingkat puncak meteor pada 10 Oktober.

Selama periode ini, pengamat bisa melihat hujan meteor dari konstelasi Cetus.

Hujan meteor tidak akan terlihat sebelum sekitar pukul 18:48 WIB setiap malam, ketika titik pancarannya naik di atas ufuk timur. Hujan meteor akan tetap aktif hingga fajar menyingsing sekitar pukul 05:10 WIB.

Pancuran hujan meteor tersebut kemungkinan akan menghasilkan tampilan terbaiknya sekitar pukul 01:00 WIB.

5. Konjungsi Bulan dan Mars

Konjungsi Bulan dan Mars pada 15 Oktober 2022. (In The Sky)
Konjungsi Bulan dan Mars pada 15 Oktober 2022. (In The Sky)

Bulan akan terlihat berdekatan dengan Mars pada 15 Oktober 2022. Dari pandangan langit, Mars akan berada pada jarak 3 derajat dari Bulan.

Pasangan ini akan terlihat mulai pukul 22:37 WIB ketika mencapai ketinggian 7 derajat di atas cakrawala timur laut. Keduanya akan mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 03:51 WIB dengan ketinggian 60 derajat di atas ufuk utara.

Bulan dan Mars akan hilang saat fajar datang, sekitar pukul 05:15 WIB dengan ketinggian 54 derajat di atas cakrawala barat laut.

Pengamat bisa melihat keduanya di konstelasi Taurus.

Lima fenomena langit sepanjang Oktober 2022 di atas dapat diamati oleh pengamat di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blue Moon Akan Muncul pada 31 Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Disebut Langka?

Blue Moon Akan Muncul pada 31 Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Disebut Langka?

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:01 WIB

Blue Moon Mei 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puncak dan Cara Melihatnya di Indonesia

Blue Moon Mei 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puncak dan Cara Melihatnya di Indonesia

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:01 WIB

Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya

Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:05 WIB

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:40 WIB

5 Fakta Pink Moon: Kenapa Bisa Terjadi dan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya di Indonesia?

5 Fakta Pink Moon: Kenapa Bisa Terjadi dan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya di Indonesia?

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 15:35 WIB

Fenomena Pink Moon Bukan Bulan Berwarna Merah Muda, Simak Faktanya!

Fenomena Pink Moon Bukan Bulan Berwarna Merah Muda, Simak Faktanya!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 12:33 WIB

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:10 WIB

10 Fenomena Langit Desember 2025, Ada Cold Moon dan Hujan Meteor Ursid

10 Fenomena Langit Desember 2025, Ada Cold Moon dan Hujan Meteor Ursid

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:18 WIB

Link Live Streaming Supermoon 5 November 2025: Amati 'Fenomena Bulan Besar' Lebih Dekat

Link Live Streaming Supermoon 5 November 2025: Amati 'Fenomena Bulan Besar' Lebih Dekat

Tekno | Rabu, 05 November 2025 | 15:04 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB