Apa Itu Hujan Meteor? Berikut 10 Penyebab, Proses, dan Fakta Uniknya, Lengkap!

Dythia Novianty

Senin, 24 Oktober 2022 | 05:00 WIB
Apa Itu Hujan Meteor? Berikut 10 Penyebab, Proses, dan Fakta Uniknya, Lengkap!
Ilustrasi hujan meteor. [Envato]

Suara.com - Hujan meteor sangat indah untuk dilihat di malam hari. Peristiwa langit ini tidak jarang terlihat karena banyak hujan meteor terjadi setiap tahun.

Beberapa hujan meteor terjadi setiap bulan, sementara yang lain bisa lebih dari satu tahun.

Hujan meteor adalah peristiwa di mana meteor jatuh di Bumi dari pancaran atau titik tertentu di langit.

Sebagian besar hujan meteor dinamai menurut rasi bintang tempat asalnya. Komet adalah alasan utama terjadinya hujan meteor.

Ketika Bumi bergerak melalui jejak puing-puing yang dibuat oleh komet, puing-puing itu menghantam atmosfer, menghasilkan hujan meteor yang kita amati.

Durasi hujan meteor tergantung pada jenis faktor seperti usia aliran, komposisi, dan kepadatan.

Hujan Meteor Perseid. [888LC/Pixabay]
Hujan Meteor Perseid. [888LC/Pixabay]

Misalnya, Taurids dan April Lyrids menghasilkan 10-15 meteor per jam, dan Perseid atau Geminids menghasilkan hingga 50-100 meteor per jam.

Beberapa hujan meteor dapat berlangsung beberapa jam (Quadrantids), sementara yang lain (Taurids) dapat berlangsung beberapa malam.

Selain itu masih ada fakta unik tentang hujan meteor. Berikut fakta unik hujan meteor yang dirangkum untuk kamu.

baca juga
  1. Diyakini bahwa hampir semua meteoroid hujan "berbulu", kecuali Geminid, yang lebih tahan lama.
  2. Taurid juga dikenal sebagai "Bola api Halloween" karena kecerahannya.
  3. Meteor tiba di Bumi pada siang hari, tetapi kita tidak dapat melihatnya.
  4. Kecil kemungkinan meteorit mengenai seseorang.
  5. Puluhan tahun yang lalu, diyakini bahwa meteor adalah hadiah dari malaikat atau tanda bahwa para dewa sedang marah.
  6. Jika kamu menemukan meteor, kamu cukup beruntung. Bahkan lebih berharga daripada emas.
  7. Beberapa hujan meteor terjadi dari apa yang disebut "meteor sporadis." Ini adalah meteor yang berasal dari meteor acak yang terbang melintasi ruang angkasa sebagai hasil sisa dari penciptaan tata surya.
  8. Hujan meteor lebih aktif di belahan bumi utara. Orang yang tinggal di belahan bumi utara akan melihat lebih banyak hujan meteor daripada di belahan bumi selatan.
  9. Saat mengamati hujan meteor dari belahan bumi selatan (di bawah khatulistiwa), meteor terlihat seperti sedang bergerak ke atas.
  10. Ada beberapa hujan meteor yang terlihat lebih baik dari belahan bumi selatan dan biasanya terjadi pada bulan Juli hingga September. Mereka termasuk: Alpha Centaurids, Gamma Normids, Pi Puppid, Piscis Austrinids, Delta Aquarids, Alpha Capricornids, Dec Phoenicids, dan Puppid/Velids. [Pasha Aiga Wilkins] 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 2 Kali Hujan Meteor, 5 Fenomena Langit Desember 2021 yang Bisa Diamati di Indonesia

Ada 2 Kali Hujan Meteor, 5 Fenomena Langit Desember 2021 yang Bisa Diamati di Indonesia

Tekno | Kamis, 02 Desember 2021 | 13:08 WIB

5 Fenomena Astronomis selama 23-29 November 2021, Ada Nadir Ka'bah

5 Fenomena Astronomis selama 23-29 November 2021, Ada Nadir Ka'bah

Tekno | Minggu, 21 November 2021 | 12:53 WIB

Fenomena Astronomis selama 18-22 November 2021, Ada Gerhana Bulan Sebagian

Fenomena Astronomis selama 18-22 November 2021, Ada Gerhana Bulan Sebagian

Tekno | Minggu, 14 November 2021 | 12:22 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:40 WIB

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:26 WIB

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:25 WIB

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:15 WIB

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

×