BSSN Susun 5 SOP Pengamanan Siber di KTT G20

Liberty Jemadu

Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:42 WIB
BSSN Susun 5 SOP Pengamanan Siber di KTT G20
BSSN telah menyiapakn SOP untuk mengantisipasi serangan siber di KTT G20. Foto: Ilustrasi serangan siber. [Gerd Altmann/Pixabay]

Suara.com - Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN telah menyiapkan lima standar operasional prosedur (SOP) pengamanan siber pada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Nusa Dua, Bali, tanggal 15 dan 16 November 2022.

"Jadi, ada 5 SOP yang telah kami susun dalam rangka pengamanan siber dalam gelaran KTT G20," ujar Juru Bicara BSSN Ariandi Putra dalam konferensi pers Pengamanan Siber KTT G20, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube FMB9ID_IKP di Jakarta, Selasa (25/10/2022).

Pertama, SOP mengenai penanganan terhadap insiden siber yang mungkin terjadi pada KTT G20. Kedua, BSSN juga telah menyusun SOP terkait dengan penanganan aduan siber.

"Ketiga, SOP akuisisi hardisk, flashdisk, dan memory card yang kami lakukan," ucap Rian, sapaan akrab Ariandi Putra.

Berikutnya, BSSN pun telah menyusun SOP mengenai pelaksanaan analisis malware, yakni perangkat lunak yang sengaja dirancang untuk merusak sistem komputer, jaringan, ataupun server dan ada pula SOP terkait dengan pelaksanaan analisis malware lanjutan.

Selama acara KTT G20 berlangsung, Rian mengatakan BSSN akan berfokus melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

Koordinasi tersebut berkenaan dengan jika ada insiden siber yang terjadi, antisipasi serangan siber, pemantauan terhadap situasi yang berkembang selama KTT G20 berlangsung, dan pemulihan terhadap insiden siber yang terjadi.

"Selanjutnya, pasca-event, jika ada beberapa kejadian insiden, kami akan fokus melakukan akuisisi dan digital forensic sehingga bisa dilihat apa saja data yang utuh dan kami bisa menyimpulkan beberapa kejadian yang menjadi insiden," lanjut Rian.

Saat ini, ia menyampaikan bahwa BSSN mulai bekerja selama 24 jam guna memantau anomali traffic yang terjadi dalam ruang siber di Indonesia.

baca juga

Dalam kesempatan yang sama, Rian memaparkan pula sektor-sektor strategis yang menjadi fokus pengamanan dari BSSN dalam gelaran KTT G20. Di antaranya, pengamanan siber di sektor lokasi penyelenggaraan KTT G20 yang berada di Nusa Dua, Bali.

Berikutnya, BSSN juga berfokus melakukan pengamanan di sektor energi, seperti listrik dan air melalui kerja sama dengan para pemangku kepentingan terkait.

Yang ketiga adalah sektor transportasi melalui kerja sama dengan AirNav dan Kementerian Perhubungan.

Keempat, pengamanan dalam sektor administrasi pemerintahan dan keuangan terkait dengan kelancaran operasi layanan perbankan di sekitar lokasi KTT G20, bahkan Bali secara umum.

Di samping itu, BSSN juga mengamankan sektor kesehatan dengan memastikan ketersediaan akses terhadap rumah sakit dan klinik bagi pihak-pihak yang menghadiri KTT G20 dan membutuhkan tindakan medis.

Terakhir, pengamanan sektor teknologi informasi dan komunikasi, seperti terkait dengan jaringan dan penyedia layanan internet. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

16 Serangan Siber per Detik Mengincar Indonesia, Naik 93 Persen dalam 6 Bulan

16 Serangan Siber per Detik Mengincar Indonesia, Naik 93 Persen dalam 6 Bulan

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:28 WIB

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:17 WIB

ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031

ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:30 WIB

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:38 WIB

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:47 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×