Kaspersky Serukan Bangun Ketahanan Siber Rantai Pasokan TIK di Indonesia

Dythia Novianty

Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:55 WIB
Kaspersky Serukan Bangun Ketahanan Siber Rantai Pasokan TIK di Indonesia
Ilustrasi serangan siber (Shutterstock).

Suara.com - Tingginya serangan yang terjadi akhir-akhir ini, Kaspersky menilai Indonesia perlu mengambil sikap lebih proaktif dalam memprioritaskan keamanan siber.

Serangan siber pada rantai pasokan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sedang berada di momentumnya.

Pasalnya, kerentanan dapat muncul pada fase apa pun, mulai dari desain hingga pengembangan, produksi, distribusi, akuisisi, dan penerapan hingga pemeliharaan.

Hal ini dapat mempengaruhi mulai dari sektor pemerintahan, perusahaan, dan masyarakat.

Ketika pelaku kejahatan siber mendapatkan akses pintu belakang ke sistem klien mereka, para peretas ini nantinya mampu menginfeksi ribuan sistem sekaligus.

"Semakin besarnya serangan yang masuk, semakin besar dampak yang muncul. Maka serangan siber pada rantai pasokan TIK bagaikan efek domino," kata Head of public Affair and Government Relations Kaspersky Asia Pasifik dan Timur Tengah, Genie Gan.

Genie Gan, Head of Public Affairs and Government Relations untuk Asia Pasifik & Timur Tengah, Turki, dan Afrika di Kaspersky, menjelaskan bahwa target sebenarnya dari pelaku ancaman tersebut adalah entitas pemerintah.

Head of public Affair and Government Relations Kaspersky Asia Pasifik dan Timur Tengah, Genie Gan saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/10/2022). [Suara.com/Dythia Novianty]
Head of public Affair and Government Relations Kaspersky Asia Pasifik dan Timur Tengah, Genie Gan saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/10/2022). [Suara.com/Dythia Novianty]

Namun, karena Otoritas Sertifikasi merupakan mata rantai yang lebih lemah dalam rantai pasokan ini, para pelaku memutuskan memanfaatkan kepercayaan antara pemerintah dan Otoritas Sertifikasi.

"Untuk mencegah hal ini, para pemain pertahanan harus beroperasi atas dasar bahwa sistem mereka telah disusupi dan mencari tanda-tanda serangan daripada berasumsi bahwa mereka dapat dicegah melalui penggunaan produk-produk tradisional," terangnya saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/10/2022).

baca juga

Dalam skala lebih luas, Kaspersky telah mendeteksi sebanyak 22,886,032 ancaman siber yang berbeda di Internet pada komputer peserta Kaspersky Security Network (KSN) di Indonesia hanya di enam bulan
pertama tahun 2022.

Selain itu, sebanyak 1,548,716 upaya phishing diblokir oleh sistem Kaspersky Anti-Phishing di Indonesia selama paruh pertama tahun ini.

Gan menambahkan bahwa meskipun lanskap keamanan siber di Indonesia berbeda dari negara-negara Asia Tenggara lainnya, namun masih terdapat beberapa keterkaitan dengan tetangga regionalnya dalam banyak hal.

“Melihat lanskap keamanan siber Indonesia yang unik dan cara menangani serangan siber, tampaknya negara ini sekarang berada pada tahap menengah kesiapan keamanan siber.

Menurut dia, negara-negara tingkat menengah adalah negara-negara yang telah mengidentifikasi serangan siber sebagai area yang perlu diperhatikan dan mengerahkan upaya untuk menanganinya dengan beberapa terobosan.

Berdasarkan pengalaman Kaspersky, formula efektif adalah mencakup peningkatan kesadaran keamanan secara konstan.

Ilustrasi keamanan siber. [Envato]
Ilustrasi keamanan siber. [Envato]

“Organisasi, industri, dan pemerintah akan selalu menjadi target yang menguntungkan bagi para pelaku kejahatan siber," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSSN Perkirakan Lebih dari 700 Juta Serangan Siber Terjadi di Indonesia Sepanjang 2022

BSSN Perkirakan Lebih dari 700 Juta Serangan Siber Terjadi di Indonesia Sepanjang 2022

Tekno | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:34 WIB

Seorang Pengguna YouTube Kena Retas Versi Spyware, Waspada!

Seorang Pengguna YouTube Kena Retas Versi Spyware, Waspada!

Tekno | Rabu, 05 Oktober 2022 | 07:35 WIB

Kaspersky Blokir Lebih dari 260 Ribu Serangan RDP per Hari di Asia Pasific, Semester I 2022

Kaspersky Blokir Lebih dari 260 Ribu Serangan RDP per Hari di Asia Pasific, Semester I 2022

Tekno | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×