Telegram Luncurkan Pasar Online di Blockchain TON, untuk Lelang Telegram Handles yang Langka

Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 16:01 WIB
Telegram Luncurkan Pasar Online di Blockchain TON, untuk Lelang Telegram Handles yang Langka
Ilustrasi telegram (pixabay)

Suara.com - Aplikasi perpesanan populer Telegram mengumumkan peluncuran resmi pasar barunya yang dibangun di atas blockchain Telegram Open Network (TON) pada 26 Oktober 2022 lalu. Seperti dilansir dari Coin Telegraph, Jumat (28/10/2022), pasar online ini akan berfungsi sebagai platform lelang di mana pegangan (Handle) Telegram yang langka akan diperebutkan.

Ide ini pertama kali disebutkan pada bulan Agustus di saluran Telegram pendiri aplikasi Pavel Durov setelah TON Foundation berhasil melelang domain TON DNS.

Nantinya Telegram akan memulai dengan lelang pegangan empat dan lima huruf, dengan ini menjadi pertama kalinya pegangan yang lebih pendek akan tersedia untuk semua pengguna. Lelang akan berlangsung seminggu, dengan harga minimum untuk pegangan empat karakter kemungkinan akan ditetapkan pada 10.000 Toncoin, token asli dari blockchain TON.

Pengguna Telegram individu juga akan memiliki kemampuan untuk melelang nama pengguna mereka sendiri. Menurut pengumuman itu, pemilik pegangan tertentu akan memiliki opsi untuk memindahkan dan menjual kembali pembelian mereka di beberapa pasar sesuai keinginan.

Ilustrasi Aplikasi Telegram (Unsplash/Christian Wiediger)
Ilustrasi Aplikasi Telegram (Unsplash/Christian Wiediger)

Andrew Rogozov, anggota pendiri Yayasan TON meyakini perkembangan ini akan membantu mempercepat adopsi blockchain. Telegram memiliki basis pengguna yang besar dalam gabungan Web3 dan komunitas kripto dan telah secara aktif melakukan upaya untuk memasukkan fitur Web3 ke dalam operasinya.

Perusahaan pertama kali mengumumkan pengembangan blockchain TON pada tahun 2018. Namun, ia harus memutuskan hubungan dengan proyek tersebut karena pertempuran pengadilan yang sulit pada tahun 2020 dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat mengenai penawaran koin awal senilai $1,7 miliar.

Itu kemudian muncul kembali sebagai Yayasan TON dan mengambil momentum di ruang angkasa sekali lagi. Pada April 2022, Telegram Wallet Bot memungkinkan penggunanya untuk mengirim crypto dalam aplikasi melalui blockchain TON.

"Untuk pertama kalinya, pengguna media sosial akan dapat secara transparan membuktikan bahwa mereka memiliki pegangan mereka sendiri," ujar Andrew Rogozov seperti dilansir dari Coin Telegraph.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Aplikasi Chat Alternatif saat WhatsApp Down, Kirim Pesan dan Vidcall Tak Terganggu

11 Aplikasi Chat Alternatif saat WhatsApp Down, Kirim Pesan dan Vidcall Tak Terganggu

Tekno | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:26 WIB

Mudah Kali, Begini Cara Downoald Video Telegram di Ponsel

Mudah Kali, Begini Cara Downoald Video Telegram di Ponsel

Sumut | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:07 WIB

Cara Download Video Telegram di Android

Cara Download Video Telegram di Android

Deli | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

×