Hujan dan Cuaca Tak Mendukung, Begini Cara Lihat Gerhana Bulan Total Malam Ini

Liberty Jemadu

Selasa, 08 November 2022 | 18:04 WIB
Hujan dan Cuaca Tak Mendukung, Begini Cara Lihat Gerhana Bulan Total Malam Ini
Cara lihat gerhana bulan total malam ini di tengah cuaca hujan di Jabodetabek. Foto: Warga menyaksikan fase gerhana bulan sebagian dari kawasan Petamburan, Jakarta, Rabu (26/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Gerhana Bulan Total yang terjadi malam ini, Selasa (8/11/2022) terancam tak bisa dinikmati di area Jabodetabek akibat hujan. Meski demikian fenomena alam langka ini tetap bisa dinikmati lewat video streaming.

Seperti diwartakan sebelumnya Gerhana Bulan Total akan terjadi malam ini dan seharusnya sudah bisa diamati dari daerah Jabodetabek sekitar pukul 18.00 WIB.

Tetapi seperti dipantau Suara.com dari Jakarta, hujan yang turun sekitar pukul 17.30 WIB menyebabkan bulan tak kunjung terlihat akibat tertutup awan. Untungnya tersedia sejumlah cara lihat gerhana bulan total lewat video streaming.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) misalnya menyediakan tautan video yang bisa digunakan untuk melihat gerhana bulan total malam ini.

Dengan mengakses tautan https://gerhana.bmkg.go.id/ warganet bisa menikmati indahnya gerhana bulan total di Tanah Air. Di laman tersebut BMKG sudah menayangkan proses gerhana bulan total di Saumlaki, Maluku .

Selain itu ada pula tayangan live gerhana bulan total dari Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN. Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN menyediakan dua tautan untuk melihat gerhana bulan di Pasuruan, Jawa Timur dan Biak, Papua.

Untuk menyaksikan gerhana bulan di Indonesia Timur, yang memang bisa diamati lebih awal warganet bisa mengakses tautan ini: https://www.youtube.com/watch?v=2G-GVFrZqLk.

Sementara untuk melihat proses gerhana bulan total di Indonesia bagian barat, berikut video live pengamatan BRIN dari Pasuaruan: https://www.youtube.com/watch?v=t1ETVXHV_iw.

Waktu gerhana bulan total

baca juga

Proses gerhana bulan total di Indonesia akan dimulai pada pukul 15.02 WIB. Fase awal ini disebut Awal Penumbra (P1), lalu disusul oleh Awal Sebagian (U1) sekitar pukul 16.09 WIB.

Puncak gerhana bulan total akan terjadi pukul 18.00 WIB. Sementara fase Akhir Sebagian akan bermula sekitar pukul 19.49 WIB dan fase Akhir Penumbra akan terjadi pada pukul 20.56 WIB.

Dari proses di atas diketahui bahwa fase Awal Penumbra belum bisa diamati di Indonesia, karena hari masih terang di seluruh Nusantara.

Fase awal gerhana sebagian akan bisa dinikmati di hampir seluruh wilayah Timur Indonesia, yang sudah melewati pukul 18.00 WIT. Daerah-daerah ini adalah Papua, Papua Barat, Pulau Seram, Halmahera, Kepulauan Aru, Kepulauan Kai dan Tanimbar.

Fase Awal Total akan bisa dipantau dari Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi NTT, NTB, Bali, Kaltara, Kaltim, Kalsel, Kalteng dan Kapuas Hulu.

Puncak gerhana bulan total akan bisa diamati dari seluruh Indonesia, kecuali Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu. Akhir Total akan bisa diamati dari seluruh Indonesia. Fase pamungkas, Akhir Sebagian dan Akhir Penumbra akan bisa diamati dari seluruh Indonesia.

Demikianlah cara lihat gerhana bulan total malam ini, di tengah cuaca hujan dan berawan. Selamat menikmati!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tandan Kosong Sawit Bisa Jadi Sumber Energi, Bagaimana BRIN Mengolahnya?

Tandan Kosong Sawit Bisa Jadi Sumber Energi, Bagaimana BRIN Mengolahnya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 11:46 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:18 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:41 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Mundur, 61 Persen Wilayah Indonesia Terdampak

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Mundur, 61 Persen Wilayah Indonesia Terdampak

Video | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:02 WIB

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:36 WIB

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:30 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:29 WIB

×