Elon Musk Beri Ultimatum Karyawan Twitter, Bekerja Lembur atau Keluar

Dythia Novianty

Kamis, 17 November 2022 | 07:41 WIB
Elon Musk Beri Ultimatum Karyawan Twitter, Bekerja Lembur atau Keluar
Pemilik Twitter baru, Elon Musk. [ANGELA WEISS / AFP]

Suara.com - Elon Musk telah memberi tahu para karyawan Twitter bahwa mereka harus berkomitmen untuk bekerja lembur dengan intensitas tinggi atau meninggalkan perusahaan.

Pemilik baru Twitter itu menyampaikan melalui email kepada para karyawan bahwa mereka harus menyetujui janji tersebut jika memang masih ingin tetap bekerja, dikutip BBC dari Washington Post, Kamis (17/11/2022).

"Buat mereka yang tidak menyetujuinya pada hari Kamis (waktu setempat) perusahaan akan diberikan uang pesangon tiga bulan," kata Elon Musk.

BBC telah menghubungi Twitter untuk memberikan komentar.

Dalam emailnya kepada staf, juga dilihat oleh The Guardian, Musk mengatakan bahwa Twitter "akan harus sangat keras" untuk berhasil.

"Ini berarti bekerja berjam-jam dengan intensitas tinggi. Hanya kinerja luar biasa yang akan menjadi nilai kelulusan," katanya.

Kantor Twitter. [Amy Osborne/AFP]
Kantor Twitter. [Amy Osborne/AFP]

Para karyawan diberi tahu bahwa mereka harus mengklik tautan pada pukul 17:00 EST pada Kamis, jika mereka ingin menjadi "bagian dari Twitter baru".

"Apa pun keputusan yang Anda buat, terima kasih atas upaya Anda untuk membuat Twitter sukses," tambah Musk.

Orang terkaya di dunia itu telah mengumumkan setengah dari staf Twitter diberhentikan belum lama ini, setelah dia membeli perusahaan tersebut dalam kesepakatan 44 miliar Dolar AS.

baca juga

Elon Musk mengatakan, dia "tidak punya pilihan" atas pemotongan tersebut karena perusahaan merugi 4 juta Dolar AS sehari.

Dia menyalahkan "kelompok aktivis menekan pengiklan" menyebabkan "penurunan pendapatan besar-besaran".

Pekan lalu, pengusaha mengatakan kepada staf Twitter bahwa kerja jarak jauh akan berakhir dan "masa-masa sulit" ada di depan, menurut laporan.

Dalam email ke staf, pemilik perusahaan media sosial itu mengatakan, para pekerja diharapkan berada di kantor setidaknya selama 40 jam seminggu, Bloomberg melaporkan.

Musk menambahkan bahwa ekonomi global yang melambat akan memukul pendapatan iklan Twitter.

Tetapi investor teknologi Sarah Kunst mengatakan, alasan sebenarnya Twitter menghadapi kesulitan adalah karena pengambilalihan Musk telah membebani perusahaan dengan utang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Ingin Twitter Jadi Platform Video ala YouTube

Elon Musk Ingin Twitter Jadi Platform Video ala YouTube

Tekno | Senin, 14 November 2022 | 15:14 WIB

Elon Musk Buka-bukaan soal Twitter di Forum G20

Elon Musk Buka-bukaan soal Twitter di Forum G20

Tekno | Senin, 14 November 2022 | 13:28 WIB

Twitter Kembali PHK Ribuan Karyawan

Twitter Kembali PHK Ribuan Karyawan

Tekno | Senin, 14 November 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

×