Peretas Korea Utara Diduga Telah Mencuri Rp 18 Triliun dalam Kripto Sejak 2017

Dythia Novianty

Minggu, 25 Desember 2022 | 06:30 WIB
Peretas Korea Utara Diduga Telah Mencuri Rp 18 Triliun dalam Kripto Sejak 2017
Ilustrasi Bendera Negara Korea Utara (Unsplash/Micha Brändli)

Suara.com - Badan mata-mata Korea Selatan mengungkapkan pada bahwa peretas Korea Utara yang disponsori negara telah mencuri 1,2 miliar Dolar AS (Rp 18,7 triliun) dalam cryptocurrency dan aset digital lainnya dari target di seluruh dunia selama lima tahun terakhir.

Badan Intelijen Nasional menyatakan bahwa lebih dari separuh aset yang dicuri atau sekitar 626 juta Dolar AS (Rp 9,76 triliun), telah diambil pada 2022 saja, lapor Associated Press.

Dilansir laman Gizmodo, Minggu (25/12/2022), dari jumlah total yang diambil tahun ini, lebih dari 78 juta Dolar AS (Rp 1,22 triliun) berasal dari Korea Selatan.

Badan mata-mata mengharapkan Korea Utara untuk meningkatkan serangan dunia maya ke Korea Selatan pada 2023 dan fokus untuk mencuri teknologi canggih yang terkait dengan pembangkit nuklir, chip, dan industri pertahanan.

“Menandai tahun ketiga di bawah rencana pembangunan ekonomi lima tahun pada 2023, Korut diperkirakan akan bertekad untuk mencuri teknologi utama, dan mengumpulkan intelijen diplomatik dan keamanan dalam upaya untuk memenuhi tujuan kebijakannya,” kata Badan Intelijen Nasional, menurut Kantor Berita Yonhap.

Selain itu, Korea Utara kemungkinan akan terus terlibat dalam pencurian mata uang kripto.

Ilustrasi (Quantitatives via Unsplash)
Ilustrasi cryptocurrency. (Quantitatives via Unsplash)

Peretas Korea Utara dianggap sebagai yang terbaik di dunia dalam mencuri mata uang kripto dan aset digital, jelas Badan Intelijen Nasional.

Faktanya, FBI percaya bahwa Korea Utara bertanggung jawab atas pencurian sekitar 625 juta Dolar AS (Rp 9,75 tiliun) dari perusahaan game crypto Axie Infinity pada Maret lalu.

Pencurian Axie Infinity adalah pencurian kripto terbesar dalam sejarah sejauh ini.

baca juga

Sanksi PBB mendorong Korea Utara untuk fokus pada kejahatan dunia maya.

Menurut pakar AS dan internasional, negara itu menggunakan hingga sepertiga dari dana yang dicuri untuk membiayai program misilnya.

Korea Utara dianggap sebagai salah satu ancaman dunia maya berbasis negara terkemuka di dunia bersama dengan China, Rusia, dan Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Bahwa Kripto Bukan Sebagai Sumber Kerusakan Lingkungan

4 Fakta Bahwa Kripto Bukan Sebagai Sumber Kerusakan Lingkungan

Your Say | Jum'at, 02 Desember 2022 | 16:29 WIB

5 Kemajuan Teknologi Kripto yang Muncul pada Tahun 2023

5 Kemajuan Teknologi Kripto yang Muncul pada Tahun 2023

Your Say | Rabu, 30 November 2022 | 20:30 WIB

Kisah Pengusaha Muda Kripto Meninggal Saat Tidur, Sukses Raih Puluhan Triliun di Usia 30 Tahun!

Kisah Pengusaha Muda Kripto Meninggal Saat Tidur, Sukses Raih Puluhan Triliun di Usia 30 Tahun!

Bisnis | Senin, 28 November 2022 | 12:59 WIB

Dualisme Pengawasan Kripto Bappebti dan OJK Bikin Investasi Terhambat

Dualisme Pengawasan Kripto Bappebti dan OJK Bikin Investasi Terhambat

Bisnis | Selasa, 22 November 2022 | 21:00 WIB

Waspada Bitcoin Palsu, Pelaku Incar Investor dan Ekosistem Kripto

Waspada Bitcoin Palsu, Pelaku Incar Investor dan Ekosistem Kripto

Bisnis | Selasa, 22 November 2022 | 08:50 WIB

Makin Parah, Aset Ethereum FTX Senilai Rp4,2 Triliun Hilang

Makin Parah, Aset Ethereum FTX Senilai Rp4,2 Triliun Hilang

Bisnis | Senin, 21 November 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:18 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 07:15 WIB

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:12 WIB

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:09 WIB

Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di September

Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di September

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 07:05 WIB

Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi

Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:05 WIB

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 06:50 WIB

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

×