Duh! Karyawan Toko Ponsel Menggunakan Data Pelanggan untuk Pra-registrasi 135 Kartu SIM Ilegal

Dythia Novianty

Jum'at, 30 Desember 2022 | 06:08 WIB
Duh! Karyawan Toko Ponsel Menggunakan Data Pelanggan untuk Pra-registrasi 135 Kartu SIM Ilegal
Ilustrasi Kartu SIM. [Tomek/Pixabay]

Suara.com - Seorang karyawan toko ponsel secara ilegal menggunakan data pelanggan untuk melakukan pra-registrasi kartu SIM, mentransfer uang atas instruksi rentenir dan mengemudi tanpa lisensi.

Lee Zu Sheng (28) dijatuhi hukuman atas berbagai kejahatannya pada Kamis (29/12/2022), hingga empat bulan empat minggu penjara dan denda sebesar 30.600 Dolar Singapura (Rp 365,12 juta). Dia juga dilarang mengemudi selama setahun.

Dia mengaku bersalah atas empat dakwaan termasuk modifikasi sistem komputer Singtel yang tidak sah, membantu rentenir dan mengemudi tanpa izin. Dua dakwaan lainnya dipertimbangkan.

Pengadilan mendengar bahwa Lee bekerja untuk terdakwa bersama Glenn Ng Rong Zhen di toko ponsel 21 Century Enterprise.

Sebelum menerbitkan kartu SIM prabayar dari penyedia layanan seluler kepada pelanggan, dia harus memverifikasi identitas pelanggan dengan dokumen identitas asli yang valid untuk pendaftaran.

Setelah verifikasi ini, Lee harus mendaftarkan kartu SIM prabayar ke pelanggan menggunakan mesin perangkat terminal yang disediakan oleh masing-masing penyedia layanan seluler.

Calon pembeli memilih nomor selular prabayar baru di salah satu gerai  di Jakarta, Sabtu (4/11).
Ilustrasi nomor selular prabayar baru di salah satu gerai di Jakarta. [Suara.com]

Proses pendaftaran melibatkan pemindaian dokumen identifikasi, memeriksa keakuratan informasi yang diambil dan memindai kode batang pada kartu SIM prabayar untuk menautkannya ke detail pelanggan.

Setiap mesin dihubungkan ke sistem komputer penyedia layanan seluler masing-masing dan data registrasi akan dikirimkan ke server penyedia.

Beberapa saat sebelum Desember 2018, Ng menemukan cara mengeksploitasi proses pendaftaran untuk mendaftarkan kartu SIM prabayar tambahan menggunakan informasi pribadi pelanggan tanpa persetujuan mereka.

baca juga

Ini termasuk mematikan mesin sehingga dia dapat melakukan pra-registrasi dua kartu SIM prabayar tambahan, dengan informasi pribadi pelanggan di atas kartu SIM yang mereka beli.

Setelah Ng mengetahui hal ini, dia menginstruksikan karyawannya termasuk Lee, untuk secara diam-diam melakukan pra-registrasi kartu SIM tambahan untuk pelanggan di toko tersebut.

Mereka melakukan ini karena dua alasan, yakni untuk menjual kartu SIM prabayar yang telah didaftarkan sebelumnya dengan harga yang dinaikkan dan untuk mendapatkan bonus dan komisi tambahan dari penyedia layanan seluler, yang memiliki skema insentif untuk pendaftaran lebih banyak kartu SIM.

Lee mendaftarkan 11 kartu SIM Singtel prabayar dengan informasi pribadi enam orang tanpa persetujuan mereka dengan cara ini.

Secara terpisah, Lee juga membantu rentenir untuk melakukan transfer perbankan untuk menghapus utangnya sendiri.

Dia mentransfer setidaknya 91.000 Dolar Singapura untuk rentenir, yang hanya dikenal sebagai James, menggunakan dua rekening bank.

Ilustrasi Hacker. (Unsplash/Hacker)
Ilustrasi Hacker. (Unsplash/Hacker)

Lee ditangkap ketika salah satu debitur James memberi polisi nomor rekening bank Lee, yang menyatakan bahwa dia telah melunasi James melalui transfer bank ke rekening ini.

Lee juga mengemudikan mobil temannya di sepanjang Crawford Street pada Desember 2019 ketika dia tidak memiliki surat izin mengemudi yang sah, dan dihentikan untuk pemeriksaan oleh petugas polisi lalu lintas.

Mereka mengatakan penjahat mengeksploitasi anonimitas kartu SIM prabayar untuk menghindari deteksi, sebagaimana melansir laman Channel News Asia, Jumat (30/12/2022).

Kartu prabayar yang didaftarkan secara curang telah digunakan untuk melanggengkan aktivitas kriminal seperti peminjaman uang tanpa izin, penipuan curang, dan aktivitas yang berkaitan dengan perjudian dan kejahatan lainnya.

Ng sebelumnya dijatuhi hukuman penjara enam bulan karena perannya, dan dakwaannya meliputi 75 korban dan 135 kartu SIM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Dugaan 1,3 Miliar Data Kartu SIM Bocor, Begini Respons Kominfo

Fakta-fakta Dugaan 1,3 Miliar Data Kartu SIM Bocor, Begini Respons Kominfo

Tekno | Jum'at, 02 September 2022 | 14:23 WIB

Data 1,3 Miliar Kartu SIM Bocor, Begini Cara Cek Keamanan Ponsel Kamu

Data 1,3 Miliar Kartu SIM Bocor, Begini Cara Cek Keamanan Ponsel Kamu

Tekno | Kamis, 01 September 2022 | 21:48 WIB

Soal Kebocoran Data Kartu SIM, Indosat: Tidak Sesuai dengan Data Kami

Soal Kebocoran Data Kartu SIM, Indosat: Tidak Sesuai dengan Data Kami

Tekno | Kamis, 01 September 2022 | 21:37 WIB

Tanggapi Kebocoran Data Kartu SIM, XL Axiata: Kami Terapkan Standar Internasional

Tanggapi Kebocoran Data Kartu SIM, XL Axiata: Kami Terapkan Standar Internasional

Tekno | Kamis, 01 September 2022 | 21:23 WIB

Telkomsel Pastikan Sistemnya Aman, Tak Terlibat Kebocoran Data Miliaran Kartu SIM

Telkomsel Pastikan Sistemnya Aman, Tak Terlibat Kebocoran Data Miliaran Kartu SIM

Tekno | Kamis, 01 September 2022 | 20:37 WIB

Kebocoran Data Kartu SIM, Pakar: Seharusnya Cuma Kominfo yang Punya Data Ini

Kebocoran Data Kartu SIM, Pakar: Seharusnya Cuma Kominfo yang Punya Data Ini

Tekno | Kamis, 01 September 2022 | 19:48 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×