Tren Keamanan Siber di 2023: Risiko Muncul dari Adopsi Cloud dan Metaverse

Liberty Jemadu

Jum'at, 13 Januari 2023 | 16:34 WIB
Tren Keamanan Siber di 2023: Risiko Muncul dari Adopsi Cloud dan Metaverse
Ilustrasi keamanan siber. [Gerd Altmann/Pixabay]

Suara.com - Palo Alto Networks pekan ini membagikan lima tren keamanan siber khususnya di Asia Pasifik sepanjang 2023. Perusahaan asal Amerika Serikat itu melihat ada potensi serangan siber terkait adopsi pemanfaatan cloud hingga potensi serangan siber pada metaverse.

"Ada banyak inovasi teknologi yang luar biasa saat ini berkembang. Namun selalu ada celah yang dicari peretas untuk mendapatkan keuntungannya. Maka dari itu prediksi yang didasarkan analisis kami penting untuk diketahui dan menjadi perhatian bagi banyak pihak," kata Field Chief Security Officer APAC Palo Alto Networks Ian Lim dalam diskusi daring bersama media, Kamis (12/1/2023).

Adapun tren pertama terkait dengan adopsi konektivitas 5G rupanya dapat menimbulkan kerentanan.

Konektivitas 5G di Asia Pasifik tergolong cepat adopsinya, dan di Singapura misalnya, sudah 95 persen wilayahnya telah terlayani 5G di 2023, lebih cepat dua tahun dari target regulasi yakni di 2025.

Meski dikenal membawa banyak manfaat khususnya dari segi kecepatan dan rendah latensi, rupanya jaringan 5G memiliki tingkat kerentanan karena dibangun dengan basis berupa cloud.

"Walaupun cloud memberikan kelincahan, skalabilitas, dan kinerja yang lebih besar, pemanfaatan teknologi cloud turut mengekspos core 5G ke kerentanan keamanan cloud. Serangan skala besar bisa datang dari mana saja, bahkan dari dalam jaringan operator," ujar Director Industry 4.0 Palo Alto Networks Jepang dan APAC Alex Nehmy menyampaikan kerentanan keamanan siber dalam jaringan 5G.

Tren keamanan siber kedua yang perlu diperhatikan ialah pentingnya para pemilik teknologi medis yang terintegrasi bisa mengamankan perangkatnya dengan lebih optimal.

Akibat pandemi COVID-19 tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi diadopsi lebih cepat dari seharusnya, termasuk di sektor kesehatan, sehingga akhirnya banyak perangkat medis yang terhubung dengan teknologi membuat ekosistem yang terintegrasi.

Jika perangkat medis yang seharusnya menyelamatkan nyawa manusia itu tidak memiliki penanganan keamanan siber untuk teknologinya, maka mungkin saja perangkat medis itu bisa menjadi celah yang dimanfaatkan peretas mengambil data-data penting khususnya data pasien.

baca juga

Selanjutnya tren keamanan siber yang perlu diwaspadai di 2023 masih seputar cloud, namun kali ini lebih terkait dengan bisnis.

Tidak dipungkiri cloud semakin aktif digunakan di banyak perusahaan dan bisnis agar pekerjaan lebih mudah di akses di mana saja dan kapan saja.

Namun karena cloud terdiri dari konstruksi kode open source maka apabila tidak jeli dalam masalah teknologi ini besar potensi peretasan terjadi.

Memasuki tren keempat yang membawa isu lebih umum karena bisa terjadi bahkan pada masyarakat biasa, Palo Alto mengungkapkan bahwa perdebatan masalah kepemilikan data semakin intens.

"Privasi dan perlindungan data menjadi topik utama perdebatan, khususnya dengan adanya anggapan bahwa informasi pribadi dan rahasia pengguna dapat diakses, siap untuk digunakan dan dibagikan untuk analisis perilaku pengguna, strategi iklan, pengawasan, dan tujuan rahasia lainnya," kata Ian.

Tren terakhir yang tak kalah menarik ialah terkait teknologi yang bisa disebut teranyar yakni metaverse.

Dengan berkembangnya metaverse dari sisi positif yang lebih bisa mendekatkan kehidupan nyata dan digital, tentu ada juga peluang bagi para peretas atau pelaku kejahatan siber menguak sisi negatif dari dunia tersebut.

Serangan di metaverse dari berbagai sisi mungkin saja terjadi, mulai dari pencurian kekayaan dengan metode social engineering, identitas digital yang mungkin lebih mudah dieksploitasi, hingga masalah teknis terkait aplikasi dengan kerentanan kebocoran data.

Menjawab tren dan tantangan tersebut, Palo Alto Network menyebutkan kolaborasi masih menjadi kunci untuk jadi solusi.

Regional Chief Security Officer Palo Alto Network Asia Pasifik dan Jepang Sean Duca pun menganjurkan kiat berikut untuk mengantisipasi tren keamanan siber di 2023.

"Mulai dari memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pencegahan serangan hingga mengaplikasikan strategi dan arsitektur Zero Trust. Namun, juga yang lebih penting adalah harus dibangunnya resiliensi untuk mampu menanggapi dan memulihkan diri dari ancaman yang tidak terhindarkan,” katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Siber Era Kuantum Mengintai, Indonesia Perlu Siapkan Perlindungan Data Sejak Sekarang

Ancaman Siber Era Kuantum Mengintai, Indonesia Perlu Siapkan Perlindungan Data Sejak Sekarang

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:14 WIB

AI Bikin Serangan Siber Makin Otomatis, Investasi Keamanan Siber di Indonesia Diprediksi Melonjak

AI Bikin Serangan Siber Makin Otomatis, Investasi Keamanan Siber di Indonesia Diprediksi Melonjak

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Adopsi AI Makin Cepat, Indonesia Mulai Bersiap Hadapi Ancaman Siber dan Komputasi Kuantum

Adopsi AI Makin Cepat, Indonesia Mulai Bersiap Hadapi Ancaman Siber dan Komputasi Kuantum

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:03 WIB

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:41 WIB

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

Bisnis Keamanan Siber Kian Menguat, Laba Usaha ITSEC Asia Melonjak 1.171 Persen

Bisnis Keamanan Siber Kian Menguat, Laba Usaha ITSEC Asia Melonjak 1.171 Persen

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 14:42 WIB

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×