CEO Google Sundar Pichai Beri Peringatan: Pengguna Android Tidak Melakukan Sideload Aplikasi

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 19 November 2023 | 09:00 WIB
CEO Google Sundar Pichai Beri Peringatan: Pengguna Android Tidak Melakukan Sideload Aplikasi
Logo Android. [Gabriel Bouys/AFP]

Suara.com - CEO Googlr, Sundat Pichai beri peringatan kepada pengguna Android tidak melakukan sideload aplikasi (mengisntal aplikasi dari sumber lain selain toko aplikasi resmi).

Sideloading aplikasi, yang memengaruhi Apple dan Google, telah menjadi cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. 

Meskipun Android telah lama menerima program dan toko aplikasi pihak ketiga, Apple terpaksa melakukan perubahan. 

Tentu saja, CEO Google, Sundar Pichai memberikan kesaksian mengenai dugaan praktik perusahaan dalam menekan persaingan dengan membebankan biaya premium kepada pengembang aplikasi dalam sengketa hukum dengan Epic Games.

Belakangan, Sundar Pichai mengklarifikasi bahwa untuk melindungi konsumen dari virus dan membahayakan keamanan mereka, Google melarang program sideloading di ponsel Android. 

Dia juga menyoroti, bagaimana prinsip-prinsip Google memungkinkan adanya pilihan dan kreativitas.

CEO Google Sundar Pichai . [Fabrice Coffrini/AFP]
CEO Google Sundar Pichai . [Fabrice Coffrini/AFP]

Pasalnya, Android selama ini dikenal sebagai platform sumber terbuka, sebagaimana melansir laman Gizmochina, Minggu (19/11/2023).

Terbukti dari fakta bahwa ia membahas virus saat menginstal program dari toko aplikasi lain, bahwa bisnis tersebut berupaya menimbulkan ketakutan di masyarakat. 

Pada kenyataannya, ia baru mulai menggunakan fungsi Play Protect untuk memeriksa aplikasi Android yang di-sideload. 

Baca Juga: 3 Cara Logout Akun WhatsApp di HP Android, Mudah dan Aman

Peringatan ini memicu banyak pihak telah mencatat bahwa Google akan memiliki kontrol lebih besar atas aplikasi yang dapat diunduh pengguna.

Meskipun bisnis tersebut menegaskan bahwa aplikasi Play Store memberikan tingkat perlindungan tertinggi bagi pelanggan, studi keamanan Kaspersky baru-baru ini menunjukkan bahwa 600 juta unduhan aplikasi berbahaya tercatat pada tahun 2023 saja dari toko aplikasi Google.

Apple telah lama menentang kemampuan untuk melakukan sideload program karena mereka tidak memiliki kendali atas bagaimana atau dari mana aplikasi ini dimuat di iPhone, selain permintaan keamanan Pichai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI