Wamenkominfo: Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital di Tahun 2030

Dicky Prastya Suara.Com
Jum'at, 12 Januari 2024 | 06:30 WIB
Wamenkominfo: Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital di Tahun 2030
Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (13/12/2023). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nezar Patria menyatakan kalau Indonesia memerlukan banyak talenta digital. Sebab, Indonesia memiliki potensi ekonomi dari sektor ekonomi digital yang dapat mencapai 303,4 miliar Dolar AS (Rp 4.726 triliun) pada tahun 2030.

Maka dari itu Wamenkominfo mengajak para akademisi, pelaku industri, hingga pemangku kepentingan untuk terlibat dalam kegiatan literasi digital. Ia menilai kalau Indonesia memerlukan 9 juta talenta digital untuk mengisi kebutuhan lapangan kerja di tahun 2030.

"Kebutuhan keahlian digital tersebut, berbanding lurus dengan potensi ekonomi digital suatu negara. Kami tentu terbuka untuk beragam inisiatif untuk memperkuat ekosistem digital kita," kata Nezar Patria, dikutip dari siaran pers Kominfo, Kamis (11/1/2024).

Nezar menyebut kalau Kementerian Kominfo sudah memiliki Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) sebagai upaya untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat Indonesia.

"Melalui kegiatan literasi digital, anak-anak dapat memahami bagaimana agar tetap aman ketika menggunakan teknologi digital. Selain itu, dalam digital parenting, kami menyampaikan materi bagaimana orang tua dapat mendampingi anak-anak menggunakan internet," paparnya.

Ada pula Program Digital Talent Scholarship (DTS) yang diinisiasi Kementerian Kominfo. Program ini memberikan kesempatan mengembangkan kompetensi teknologi digital yang dibutuhkan industri seperti cyber security, artificial intelligence (AI), cloud computing, dan digital marketing.

Nezar menyatakan, pelatihan tersebut merupakan bekal penting bagi yang memiliki ketertarikan berkarir di bidang industri teknologi atau menjadi inventor digital muda.

"Jika ingin mendapat Informasi lebih lanjut pada program tersebut dapat mengakses laman literasidigital.id dan digitalent.id serta kanal media sosial program terkait," imbuh dia.

Lebih lanjut, Kemenkominfo juga memfasilitasi pelatihan kepemimpinan digital bagi para C-level, pimpinan, dan pengambil kebijakan dari sektor privat maupun publik melalui Program Digital Leadership Academy (DLA).

Baca Juga: Jokowi Desak Ribuan Aplikasi Pemerintah Segera Dilebur, Deadline 9 Bulan

Program itu bekerja sama dengan delapan kampus ternama dunia, antara lain National University of Singapore, Oxford Internet Institute, University of Cambridge, dan lainnya.

"Saya mendorong agar dapat memanfaatkan program ini, sebagai wujud pengembangan diri dalam merespon dinamika disrupsi digital yang terjadi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI