ITB Gelar Seminar Pertimbangan Etika AI dalam Kota Cerdas & Inovasi, Kerja Sama dengan Yandex

Rifan Aditya

Minggu, 03 Maret 2024 | 14:48 WIB
ITB Gelar Seminar Pertimbangan Etika AI dalam Kota Cerdas & Inovasi, Kerja Sama dengan Yandex
Seminar Pertimbangan Etika AI dalam Kota Cerdas & Inovasi digelar ITB dan Yandex (27/02/2024)

Suara.com - Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan seminar bertajuk “Milestones shaping AI: ethical considerations, AI in smart cities, and innovation”  (27/02/2024). 

Acara ini diprakarsai oleh perusahaan teknologi internasional Yandex dan didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo), membahas lanskap AI di Indonesia, mengeksplorasi praktik terbaik, dan mendiskusikan bagaimana AI dapat membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.

Seminar ini dihadiri jajaran pakar, peneliti, dan profesional industri seperti Direktur Pengendalian Teknologi Informasi dan Komunikasi Kominfo, Teguh Arifiyandi. Dekan Fakultas Teknik Elektro dan Informatika, Tutun Juhana.

Selain itu turut hadir juga Kepala Pusat Inovasi Kota Cerdas dan Masyarakat, Prof Suhono Harso Supangkat. Peneliti di Smart City dan Community Innovation Center, Fadhil Hidayat. Serta VP Strategy Yandex, Alexander Popovskiy, dan Direktur Pengembangan AI Yandex Alexander Krainov.

Seminar diawali dengan sambutan pembukaan dari Dr. Tutun Juhana dan Prof. Suhono Harso Supangkat, membeberkan betapa tidak terpisahkannya realitas modern dengan teknologi—dan bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup di Indonesia.

Sehingga, Alexander Popovskiy melihat ini sebagai upaya kolaboratif Yandex, Kominfo, dan universitas terkemuka di Indonesia.

Menurutnya VP Startegy Yandex, peran AI dalam membawa perubahan positif ke dunia disertai dengan disrupsi tentang keamanan dan etika digital. Dia menyatakan bahwa Yandex—sebagai perusahaan yang mengembangkan solusi AI dan pembelajaran mesin—memahami pentingnya etika kecerdasan buatan dan melakukan yang terbaik untuk mengembangkan model ML yang tidak hanya bermanfaat bagi umat manusia tetapi juga mematuhi standar keselamatan dan etika.

Seminar Pertimbangan Etika AI dalam Kota Cerdas & Inovasi digelar ITB dan Yandex (27/02/2024)
Seminar Pertimbangan Etika AI dalam Kota Cerdas & Inovasi digelar ITB dan Yandex (27/02/2024)

Alexander Popovskiy menambahkan bahwa Yandex baru-baru ini mengambil bagian dalam pengembangan kode etik AI Rusia bersama dengan beberapa perusahaan teknologi besar, lembaga publik, dan komunitas ilmiah. Didukung oleh negara, upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terpercaya bagi pengembangan AI di negara tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kominfo dan seluruh perguruan tinggi yang mendukung dan memberi wadah pada diskusi krusial ini. Tujuan dari seminar ini adalah untuk memfasilitasi berbagi pengetahuan dan meningkatkan pemahaman tentang peran AI dalam mendorong lanskap teknologi yang aman," ujar Alexander Popovskiy.

baca juga

"Kami yakin upaya ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap komunitas digital dan kemajuan teknologi Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Alexander Krainov memberikan gambaran mendalam tentang sejarah modern AI, menyelidiki asal usul jaringan saraf dan AI generatif serta menelusuri evolusinya dari AlexNet dan Word2vec hingga DALL-E dan ChatGPT.

“Perkembangan teknologi AI tidak terjadi secara kebetulan. Ini adalah proses sistematis yang terdiri dari penemuan-penemuan ilmiah yang masing-masing didasarkan pada penemuan sebelumnya—dan beberapa kemajuan paling menarik dalam sejarah AI masih akan datang,” kata Alexander Krainov.

Seminar Pertimbangan Etika AI dalam Kota Cerdas & Inovasi digelar ITB dan Yandex (27/02/2024)
Seminar Pertimbangan Etika AI dalam Kota Cerdas & Inovasi digelar ITB dan Yandex (27/02/2024)

Masih di kesempatan yang sama, Teguh Arifiyandi mengatakan saat ini belum ada undang-undang khusus AI di Indonesia, Kominfo tidak menutup kemungkinan untuk mengadopsi peraturan internasional yang sudah ada. Ia menekankan pentingnya memahami kebutuhan lokal akan teknologi AI sebelum menyusun undang-undang baru.

Arifiyandi juga menyinggung Surat Edaran Etika AI yang dikeluarkan Kominfo yang menyoroti pentingnya nilai-nilai etika seperti humanisme, inklusi, kredibilitas, dan akuntabilitas dalam pengembangan dan penggunaan teknologi AI.

“Kebijakan AI Kominfo sendiri menguraikan empat sasaran strategis, antara lain memastikan kualitas dan akurasi layanan AI, keamanan data, peningkatan sumber daya manusia terkait AI, dan pencegahan kejahatan siber menggunakan AI. Kami percaya bahwa pencapaian target ini akan membantu kami menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi pengembangan ekosistem AI di Indonesia,” jelas Arifiyandi.

Merespon pemanfaatan AI di Indonesia, peneliti di Smart City Community & Innovation Center (SCCIC) ITB menyoroti solusi sistematis terhadap tantangan perkotaan yang dapat diterapkan di daerah pedesaan dan bahkan meluas ke negara dan wilayah lain di dunia. dunia.

SCCIC mengusulkan solusi cerdas untuk kota, desa, provinsi, dan negara melalui model, arsitektur, metode, kerangka kerja, strategi, kebijakan, dan peraturan. Namun hal itu harus ditegaskan dengan pentingnya etika dalam penerapan AI.

“Platform dan layanan AI harus mengadopsi kebijakan yang memprioritaskan transparansi, keadilan, perlindungan privasi, akuntabilitas, dan keragaman untuk mengurangi bias yang tidak disengaja dalam pengembangan AI.” Kata Fadhil Hidayat

Puncak dari seminar ini adalah diskusi panel dinamis di mana para peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan. Nantinya, rangkaian acara seminar akan berlanjut di Universitas Indonesia pada akhir Februari 2024, dengan bahasan yang lebih menarik guna melanjutkan rangkaian kampanye untuk memenuhi diskusi soal AI dan perkembangannya di industri Indonesia.

Untuk informasi, Yandex adalah perusahaan teknologi internasional yang menciptakan produk dan layanan cerdas yang didukung oleh machine learning. Tujuan perusahaan adalah membantu konsumen dan bisnis menavigasi dunia online dan offline dengan lebih baik.

Sejak tahun 1997, Yandex telah menghadirkan layanan pencarian dan informasi kelas dunia yang relevan secara lokal. Selain itu, perusahaan ini telah mengembangkan layanan transportasi on-demand, produk navigasi, dan aplikasi seluler lainnya yang terdepan di pasar bagi jutaan konsumen di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paksa Google dkk Bayar Berita, Ini Beda Publisher Rights Indonesia dengan Australia-Kanada

Paksa Google dkk Bayar Berita, Ini Beda Publisher Rights Indonesia dengan Australia-Kanada

Tekno | Minggu, 03 Maret 2024 | 14:28 WIB

Pemanfaatan Model Jaringan Neural Yandex, Upaya Mitigasi Penyebaran Abu Vulkanik

Pemanfaatan Model Jaringan Neural Yandex, Upaya Mitigasi Penyebaran Abu Vulkanik

Tekno | Jum'at, 23 Februari 2024 | 09:00 WIB

Yandex Gelar Seminar AI di Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Padjajaran

Yandex Gelar Seminar AI di Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Padjajaran

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:50 WIB

UGM Gelar Seminar AI Pertama Kali, Gandeng Yandex dan Kominfo Bahas Etika Penggunaan

UGM Gelar Seminar AI Pertama Kali, Gandeng Yandex dan Kominfo Bahas Etika Penggunaan

News | Kamis, 28 Desember 2023 | 11:25 WIB

Terkini

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:19 WIB

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:18 WIB

Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa Dua Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG

Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa Dua Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:17 WIB

Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman

Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:17 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti

Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:12 WIB

PSI Timang-timang Usulan Golkar Mau Pisahkan Pileg dan Pilpres

PSI Timang-timang Usulan Golkar Mau Pisahkan Pileg dan Pilpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:11 WIB

Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban

Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 20:10 WIB

Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim

Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:08 WIB

Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia

Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:06 WIB

120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola

120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:06 WIB

×