Mengenali Penipuan Menyamar Sebagai Perintah Mendesak dari Atasan

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 07 April 2024 | 14:35 WIB
Mengenali Penipuan Menyamar Sebagai Perintah Mendesak dari Atasan
Ilustrasi atasan. (pexels/Pavel Danilyuk)

Suara.com - Mendapat pesan dari atasan atau rekan kerja yang meminta untuk “memperbaiki masalah” dengan cara yang tidak terduga?

Waspadalah terhadap penipu! Simak tips Kaspersky untuk melindungi diri dan perusahaan Anda dari potensi serangan.

Bayangkan menerima telepon atau pesan dari atasan langsung — atau bahkan mungkin dari
direktur perusahaan.

Baca Juga: Varian Backdoor DinodasRAT Baru Menincar Linux

Mereka memperingatkan tentang situasi buruk yang sedang terjadi.

Ada kemungkinan 99 persen bahwa seluruh “keadaan darurat” adalah skenario yang diciptakan oleh penipu.

Namun bagaimana mengenali serangan semacam itu dan cara melindunginya.

Ilustrasi Scam. [Pixabay/BearyBoo]
Ilustrasi Scam. [Pixabay/BearyBoo]

Kaspersky akan menjelaskan skema serangan dan tips keamanan bermanfaat.

Skema dapat muncul dalam berbagai bentuk.

Penipu mungkin menggambarkan berbagai masalah yang dihadapi oleh perusahaan tergantung pada situasi negara tertentu.

Menyebutkan keterlibatan regulator, polisi, atau mitra bisnis utama, dan kemudian menyarankan segala cara untuk “menyelesaikan masalah” dengan bantuan kamu.

Berikut Kaspersky mengungkap cara mengenali skema penipuan yang mungkin dapat digunakan sebagai serangan.

Baca Juga: Indonesia Masuk Negara dengan Kekerasan Digital Tertinggi

1. Otoritas atasan, atau kepercayaan pada seseorang yang dikenal.

Kebanyakan orang saat ini sudah mulai menolak permintaan aneh dari orang asing — baik itu petugas polisi yang memutuskan untuk menghubungi melalui pesan instan, atau pegawai bank yang secara pribadi mengkhawatirkan kesejahteraan.

Skema ini berbeda: orang yang mendekati korban tampaknya adalah kolega dekat– dan merupakan orang yang cukup penting.

Penipu sering kali memilih profil manajer C level sebagai umpan.

Ilustasi atasan. (Pexels)
Ilustasi atasan. (Pexels)

Pertama, mereka mempunyai otoritas; kedua, kemungkinan besar korban mengenal orang tersebut.

Namun, ada variasi dalam skema ini di mana penipu menyamar sebagai rekan kerja dari departemen utama (seperti akuntansi atau legal) yang mungkin tidak Anda kenal secara pribadi.

2. Pengalihan ke pihak eksternal

Skema ini bisa dimulai dengan atasan yang menyarankan untuk mendiskusikan detail masalah kantor melalui kontraktor eksternal yang akan menghubungi kamu.

Tergantung pada spesifikasi skema, “orang yang ditugaskan” ini dapat berupa petugas legal atau pajak, pegawai bank, auditor atau sejenisnya.

Baca Juga: Waspadai Phising Manfaatkan Momen Oscar

Kemudian atasan akan meminta Anda untuk mengerahkan semua bantuan yang mereka perlukan dan tanpa penundaan.

3. Permintaan harus mendesak agar korban tidak mempunyai waktu untuk berhenti dan menganalisa situasi

“Segera untuk audit”, “keperluan mendesak mitra”, “jumlahnya akan membutuhkan konfirmasi sore ini”… singkat cerita, kamu harus bertindak sekarang juga.

Penipu sering melakukan bagian percakapan ini melalui telepon, memberitahu korban untuk
tidak menutup telepon sampai uang ditransfer.

Ilustrasi scammers melalui telepon. [Shutterstock]
Ilustrasi scammers melalui telepon. [Shutterstock]

4. Kerahasiaan mutlak

Untuk mencegah siapa pun turut campur dalam penipuan tersebut, pelaku sejak awal memperingatkan korban bahwa membicarakan insiden tersebut dengan siapa pun dilarang keras karena pengungkapannya akan mengakibatkan konsekuensi yang berbahaya.

Penipu mungkin mengatakan bahwa mereka tidak punya orang lain yang bisa dipercaya, atau bahwa beberapa karyawan lainnya adalah penjahat atau tidak loyal kepada perusahaan.

Mereka umumnya akan berusaha menghalangi korban untuk berbicara dengan siapa pun sampai tuntutannya dipenuhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Masuk Negara dengan Kekerasan Digital Tertinggi

Indonesia Masuk Negara dengan Kekerasan Digital Tertinggi

Tekno | Minggu, 17 Maret 2024 | 09:05 WIB

Waspadai Phising Manfaatkan Momen Oscar

Waspadai Phising Manfaatkan Momen Oscar

Tekno | Senin, 11 Maret 2024 | 11:39 WIB

5 Jenis Penipuan yang Sering Ditemukan di WhatsApp, Waspada!

5 Jenis Penipuan yang Sering Ditemukan di WhatsApp, Waspada!

Tekno | Senin, 11 Maret 2024 | 07:25 WIB

5 Penipuan Instagram yang Paling Umum dan Cara Menghindarinya

5 Penipuan Instagram yang Paling Umum dan Cara Menghindarinya

Tekno | Sabtu, 09 Maret 2024 | 13:38 WIB

Apa Itu Love Scam? Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Love Scam? Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 05 Maret 2024 | 10:06 WIB

Serangan Adware Mendominasi Perangkat Seluler di Sepanjang 2023

Serangan Adware Mendominasi Perangkat Seluler di Sepanjang 2023

Tekno | Minggu, 03 Maret 2024 | 16:59 WIB

Terkini

Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya

Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:10 WIB

10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet

10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:07 WIB

Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan

Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026

5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:15 WIB

Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan

Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis

Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:34 WIB

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:20 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Maret 2026: Klaim Voucher, Legenda Timnas, dan Gems

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Maret 2026: Klaim Voucher, Legenda Timnas, dan Gems

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:00 WIB

7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026

7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:46 WIB

15 Ucapan Selamat Lebaran 2026 untuk Grup WhatsApp Tetangga Agar Makin Akrab

15 Ucapan Selamat Lebaran 2026 untuk Grup WhatsApp Tetangga Agar Makin Akrab

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:40 WIB