Indonesia Masuk Negara dengan Kekerasan Digital Tertinggi

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 17 Maret 2024 | 09:05 WIB
Indonesia Masuk Negara dengan Kekerasan Digital Tertinggi
Ilustrasi stalker. [Freepik/Dragana_Gordic]

Suara.com - Laporan terbaru Kaspersky State of Stalkerware 2023 mengungkapkan hampir 31.000 pengguna ponsel di seluruh dunia menjadi sasaran Stalkerware, perangkat lunak pengawasan rahasia yang digunakan oleh pelaku kekerasan dalam rumah tangga untuk memantau korbannya.

Namun bukan hanya perangkat lunak penguntit saja yang menjadi sorotan, 40 persen orang yang disurvei di seluruh dunia menyatakan bahwa mereka pernah atau diduga mengalami penguntitan.

Stalkerware biasanya menyamar sebagai aplikasi anti-pencurian atau kontrol orang tua (parental
control) yang sah di ponsel cerdas, tablet, dan komputer.

Setelah dipasang tanpa persetujuan dan pemberitahuan korban – perangkat lunak tersebut akan memberikan pelaku sarana untuk mendapatkan kendali atas kehidupan korban.

Kemampuan Stalkerware bervariasi tergantung pada apilikasinya.

State of Stalkerware adalah laporan tahunan Kaspersky yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang jumlah orang yang terkena dampak penguntitan digital secara global.

Pada 2023, data Kaspersky mengungkapkan 31.031 individu unik di seluruh dunia terkena dampak
penguntitan.

Ilustrasi Kencan Online (Pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi Kencan Online (Pexels/Andrea Piacquadio)

Jumlah ini mengalami peningkatan hampir enam persen tahun-ke-tahun (5,8 persen) dari 29.312 pengguna yang terkena dampak pada 2022.

Angka-angka tersebut membalikkan tren penurunan pada 2021, sehingga menegaskan bahwa penguntitan digital masih menjadi isu global.

Baca Juga: Waspadai Phising Manfaatkan Momen Oscar

Menurut Kaspersky Security Network, pada 2023, pengguna di Rusia (9.890), Brasil (4.186), dan
India (2.492) adalah tiga negara yang paling banyak terkena dampak stalkerware.

Iran masuk lima besar pada tahun sebelumnya dan tetap bertahan.

Jika dibandingkan dengan 2021, 10 negara yang terkena dampak terbesar tidak banyak berubah.

Meskipun Jerman turun dari peringkat tujuh menjadi peringkat 10, Saudi Ariba (peringkat kedelapan pada tahun 2022) tidak terkena dampak paling parah tahun ini.

Negara Pengguna yang terdampak:

  1. Rusia 9,890
  2. Brazil 4,186
  3. India 2,492
  4. Iran 1,578
  5. Turki 1,063
  6. Indonesia 871
  7. Amerika Serikat 799
  8. Yemen 624
  9. Meksiko 592
  10. Jerman 577

Spektrum pelecehan beragam, dengan lebih dari sepertiga (39 persen) responden di seluruh dunia melaporkan pengalaman kekerasan atau pelecehan yang dilakukan oleh pasangannya saat ini atau sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI