Google Pecat Karyawan karena Blak-blakan Anti Israel

Dicky Prastya

Kamis, 18 April 2024 | 14:59 WIB
Google Pecat Karyawan karena Blak-blakan Anti Israel
Ilustrasi kantor Google. [Unsplash/Greg Bulla]

Suara.com - Google memutuskan untuk pecat 28 karyawan yang memprotes hubungan perusahaan dengan Israel. Para pegawai ini keberatan karena Google memiliki kontrak dengan negara yang tengah berseteru dengan Palestina tersebut.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) Google ini terjadi usai mereka menangguhkan dan menangkap sembilan karyawan yang berkantor di Amerika Serikat beberapa hari lalu, dikutip dari ABP, Kamis (18/4/2024).

Diketahui 28 karyawan ini memprotes kontrak Google Cloud dengan Pemerintah Israel senilai 1,2 miliar Dolar AS atau sekitar Rp 19,4 triliun. Perusahaan menyebut kalau tindakan itu tidak bisa ditoleransi.

"Sebagian besar karyawan kami melakukan hal yang benar. Jika Anda salah satu dari sedikit orang yang tergoda untuk berpikir kami akan mengabaikan tindakan yang melanggar kebijakan kami, pikirkan lagi," kata Google kepada karyawannya.

"Perusahaan menangani hal ini dengan sangat serius, dan kami akan terus menerapkan kebijakan lama kami untuk mengambil tindakan perilaku yang mengganggu, dan termasuk pemutusan hubungan kerja," ancam Google lagi.

Raksasa teknologi AS itu mengklaim kalau PHK ini dilakukan setelah mereka melakukan penyelidikan internal. Hasilnya, 28 karyawan tersebut memang terlibat dalam protes kerja sama Israel itu.

"Kami akan terus menyelidiki dan mengambil tindakan jika diperlukan," tegasnya.

Di sisi lain, juru bicara Google membenarkan adanya pemberhentian karyawan. Namun dia berdalih kalau keputusan PHK itu dilakukan demi efisiensi, bukan anti Israel.

"Untuk memposisikan kami dalam menghadapi peluang ini, sepanjang semester kedua tahun 2023 dan memasuki tahun 2024, sejumlah tim kami melakukan perubahan agar menjadi lebih efisien dan bekerja lebih baik, menghilangkan lapisan dan menyelaraskan sumber daya mereka dengan prioritas produk terbesar mereka," pungkasnya.

baca juga

Kelompok yang dikenal sebagai 'No Tech for Apartheid' mengatakan kalau keputusan Google pecat karyawan ini dianggap sebagai balasan yang terlewat frontal. Sebab, karyawan Google memiliki hak untuk melakukan protes secara damai berdasarkan syarat dan ketentuan kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU Soal Perang Israel Vs Iran: Kalau Tidak Dihentikan, yang Lain Pasti Ikut-ikutan

PBNU Soal Perang Israel Vs Iran: Kalau Tidak Dihentikan, yang Lain Pasti Ikut-ikutan

News | Kamis, 18 April 2024 | 14:20 WIB

Google Manjakan Pengguna Mobil Listrik, Siap Hadirkan Fitur Canggih Ini dengan Bantuan Kecerdasan Buatan

Google Manjakan Pengguna Mobil Listrik, Siap Hadirkan Fitur Canggih Ini dengan Bantuan Kecerdasan Buatan

Otomotif | Kamis, 18 April 2024 | 13:36 WIB

Link Ujian FF Google Form 2024 Viral di TikTok, Buktikan Dirimu Si Paling Tahu Free Fire Raih Level Pro

Link Ujian FF Google Form 2024 Viral di TikTok, Buktikan Dirimu Si Paling Tahu Free Fire Raih Level Pro

Tekno | Kamis, 18 April 2024 | 13:34 WIB

Geopolitik Dunia Ancam Stabilitas Ekonomi, BRI Siapkan Strategi Ekspansi Kredit

Geopolitik Dunia Ancam Stabilitas Ekonomi, BRI Siapkan Strategi Ekspansi Kredit

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 10:51 WIB

Hadirkan 4 Varian Warna, Render Anyar Google Pixel 8a Ungkap Tampilan Elegan

Hadirkan 4 Varian Warna, Render Anyar Google Pixel 8a Ungkap Tampilan Elegan

Tekno | Kamis, 18 April 2024 | 10:37 WIB

Imbas Ketegangan Iran-Israel, Bisnis BUMN Ini Bakal Goyah

Imbas Ketegangan Iran-Israel, Bisnis BUMN Ini Bakal Goyah

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 08:24 WIB

Terkini

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsiung

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsiung

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:22 WIB

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

×