Ancaman Ransomware Makin Kreatif, Kelincahan Kaspersky Next Bisa Jadi Solusinya

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 21 Mei 2024 | 13:35 WIB
Ancaman Ransomware Makin Kreatif, Kelincahan Kaspersky Next Bisa Jadi Solusinya
Peluncuran Kaspersky Next di Jakarta, Selasa (21/5/2024). [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Di tengah lanskap ancaman siber yang terus berkembang, menurut laporan Modernisasi XDR dan SOC dari Enterprise Strategy Group, masih sulit menemukan alat keamanan informasi yang dapat mendeteksi dan menyelidiki ancaman tingkat lanjut secara tepat waktu.

Kaspersky merilis solusi XDR untuk memenuhu kebutuhan keamanan siber.

"Kami memperkenalkan Kaspersky Next, kami menyederhanakan kompleksitas EDR dan XDR untuk bisnis dan organisasi di Indonesia dari semua ukuran," ujar Yeo Siang Tiong, General Manager Asia Tenggara di Kaspersky, saat jumpa pers, Jakarta, Selasa (21/5/2024).

Baca Juga: Teknologi, Media dan Telekomunikasi Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber 2023

Dia menambahkan, tujuannya adalah memberdayakan perusahaan untuk membangun sistem keamanan informasi yang dapat diandalkan dan efisien serta memenuhi kebutuhan unik keamanan siber mereka,.

Statistik Kaspersky mencatat 97.465 phishing finansial, 16,4 juta insiden lokal, 11,7 juta serangan RDP, dan 97,226 deteksi ransomware di Indonesia pada periode Januari hingga Desember tahun lalu.

“Indonesia telah tumbuh menjadi salah satu negara yang mengalami transformasi pesat, seperti AI yang telah munc dan banyak bisnis di sini mulai menerapkannya," kata Dony Koesmandarin, Enterprise Group Manager untuk Indonesia di Kaspersky.

Dony Koesmandarin, Enterprise Group Manager untuk Indonesia di Kaspersky, saat jumpa pers, Jakarta, Selasa (21/5/2024). [Suara.com/Dythia Novianty]
Dony Koesmandarin, Enterprise Group Manager untuk Indonesia di Kaspersky, saat jumpa pers, Jakarta, Selasa (21/5/2024). [Suara.com/Dythia Novianty]

Dia menambahkan, hal membuka peluang baru bagi pelaku industri dan juga penjahat dunia maya. 

"Penting untuk memastikan bahwa perlindungan diterapkan secara efektif, sehingga perusahaan dapat tetap bersaing dengan pertahanan terbaik mereka di era super digital ini," dia menambahkan.

Kaspersky Next adalah lini produk keamanan siber baru yang mencakup perlindungan titik akhir yang kuat yang didukung oleh kemampuan AI.

Kemampuannya melampaui EPP (Endpoint Protection Platform) klasik, yang menyatukan EDR dan XDR untuk pelanggan korporat dari berbagai ukuran dan industri. 

Baca Juga: Survei: Sepertiga Insiden Serangan Siber Disebabkan Ransomware

Sebagai solusi keamanan siber yang paling canggih dan efektif, EDR dan XDR membantu perusahaan bertahan dari serangan yang lebih umum, lincah, dan canggih.

Solusi ini dapat sehingga memberikan visibilitas, kendali, respon cepat, dan perburuan ancaman yang proaktif kepada bisnis.

Kaspersky Next bersifat deployment-agnostic dan memungkinkan instalasi cloud dan on-premise. 

Perusahaan dapat mengelolanya melalui konsol yang disederhanakan untuk melakukan tugas-tugas inti keamanan siber dengan cepat, atau melalui konsol tingkat perusahaan dengan kontrol lebih terperinci dan pemantauan tingkat lanjut.

Lini produk baru ini membantu perusahaan membangun fungsi keamanan siber yang penting, untuk memberikan perlindungan yang kuat terhadap berbagai jenis ancaman yang paling banyak dihadapi bisnis.

Mulai dari ransomware, malware, dan pelanggaran data, serta menghindari penetrasi infrastruktur melalui Business Email Compromise, serangan rantai pasokan, eksploitasi, dan kerentanan lainnya.

Peluncuran Kaspersky Next di Jakarta, Selasa (21/5/2024). [Suara.com/Dythia Novianty]
Peluncuran Kaspersky Next di Jakarta, Selasa (21/5/2024). [Suara.com/Dythia Novianty]

Kaspersky Next mencakup beberapa fitur otomatisasi seperti pemantauan dan pemblokiran cloud, manajemen kerentanan dan patch. 

Selain itu, pemindaian IoC dan playbook yang dapat membantu bisnis tidak hanya mendukung deteksi efektif dan remediasi ancaman kompleks dan baru, namun juga secara signifikan mengurangi beban tim keamanan siber dengan meminimalkan jumlah tugas rutin keamanan.

Kaspersky Next saat ini terdiri dari tiga tingkatan produk:

Baca Juga: Survei: Lebih dari Dua Insiden Siber Kritis Terjadi per Hari di Tahun 2023

1. Kaspersky Next EDR Foundations

Memberikan perlindungan titik akhir yang kuat yang mengidentifikasi dan menetralisir ancaman, sebelum dapat membahayakan proses bisnis. 

Solusi ini direkomendasikan untuk perusahaan yang keamanan informasinya dilakukan oleh departemen TI.

2. Kaspersky Next EDR Optimum

Memberikan perlindungan titik akhir yang kuat dengan fungsionalitas EDR yang penting, kontrol tingkat lanjut, manajemen patch, dan keamanan cloud.

Ilustrasi Malware (Pexel.com/solarseven)
Ilustrasi Malware (Pexel.com/solarseven)

Visibilitas, investigasi, dan respons ancaman dipandu untuk membantu bisnis menangkis serangan dengan cepat dan dengan sumber daya minimal. 

Solusi ini direkomendasikan untuk perusahaan dengan tim keamanan informasi skala kecil.

3. Kaspersky Next XDR Expert

Mengumpulkan, menganalisis, dan menghubungkan data dari berbagai sumber di seluruh infrastruktur TI organisasi, memberikan visibilitas real-time dan wawasan mendalam mengenai perkembangan risiko dunia maya untuk menghadirkan deteksi ancaman tingkat lanjut dan respons otomatis. 

Ini adalah solusi keamanan siber tangguh yang juga dapat berintegrasi dengan vendor pihak ketiga. 

Ilustrasi keamanan siber. [Unsplash/FlyD]
Ilustrasi keamanan siber. [Unsplash/FlyD]

Solusi ini direkomendasikan bagi perusahaan dengan tim keamanan siber atau Security Operations Center (SOC) yang berpengalaman.

Kaspersky Next adalah bagian dari ekosistem produk B2B perusahaan dan dirancang agar kompatibel langsung dengan solusi dan layanan Kaspersky lainnya. 

Dengan meningkatnya permintaan akan perlindungan keamanan siber yang lebih komprehensif, perusahaan juga dapat dengan mudah bermigrasi dari satu tingkat ke tingkat lainnya tergantung pada kebutuhan keamanan siber mereka saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Hacker Makin Canggih berkat ChatGPT, Bisakah Dilawan Balik lewat AI?

Serangan Hacker Makin Canggih berkat ChatGPT, Bisakah Dilawan Balik lewat AI?

Tekno | Selasa, 27 Februari 2024 | 14:25 WIB

Trojan Perbankan Ini Menargetkan Lebih dari 60 Perusahaan

Trojan Perbankan Ini Menargetkan Lebih dari 60 Perusahaan

Tekno | Selasa, 20 Februari 2024 | 08:39 WIB

Perkuat Keamanan Siber Melalui Pendekatan Zero Trust

Perkuat Keamanan Siber Melalui Pendekatan Zero Trust

Tekno | Senin, 05 Februari 2024 | 12:24 WIB

Riset: 30 Juta Masyarakat Indonesia Menghadapi Ancaman Online Tahun Lalu

Riset: 30 Juta Masyarakat Indonesia Menghadapi Ancaman Online Tahun Lalu

Tekno | Senin, 05 Februari 2024 | 10:33 WIB

Proyeksi Pasar Dark Web 2024: Hati-hati Iklan di Mesin Pencarian

Proyeksi Pasar Dark Web 2024: Hati-hati Iklan di Mesin Pencarian

Tekno | Senin, 22 Januari 2024 | 09:05 WIB

Kabar Kena Serangan Siber, PT KAI Gelar Investigasi

Kabar Kena Serangan Siber, PT KAI Gelar Investigasi

Tekno | Selasa, 16 Januari 2024 | 15:47 WIB

Terkini

Debut Pekan Depan, Huawei Nova 15 Max Bawa Baterai 8.500 mAh dan Chipset Kirin

Debut Pekan Depan, Huawei Nova 15 Max Bawa Baterai 8.500 mAh dan Chipset Kirin

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Vivo T5 Pro di Indonesia: Bawa Bodi Tipis, Chip Kencang, dan Baterai Jumbo

Spesifikasi Vivo T5 Pro di Indonesia: Bawa Bodi Tipis, Chip Kencang, dan Baterai Jumbo

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:40 WIB

5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang

5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:05 WIB

Xiaomi Siap Rilis Smart Band Anyar Bulan Ini: Layar Lebih Besar, Bodi Premium

Xiaomi Siap Rilis Smart Band Anyar Bulan Ini: Layar Lebih Besar, Bodi Premium

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:05 WIB

Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per September 2026, Cek Ponselmu Sekarang

Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per September 2026, Cek Ponselmu Sekarang

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:01 WIB

65 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Mei 2026: Klaim Motor Gintama dan Katana Gelombang Laut

65 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Mei 2026: Klaim Motor Gintama dan Katana Gelombang Laut

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:51 WIB

Fitur Baru Google Gemini Bisa Bikin File Otomatis, dari Word, PDF hingga Excel Tanpa Ribet

Fitur Baru Google Gemini Bisa Bikin File Otomatis, dari Word, PDF hingga Excel Tanpa Ribet

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:30 WIB

Moto G47 Debut dengan Kamera 108 MP, Apa Bedanya dengan HP Murah Moto G45?

Moto G47 Debut dengan Kamera 108 MP, Apa Bedanya dengan HP Murah Moto G45?

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:25 WIB

Pasar Smartphone Global Q1 2026 Tumbuh 1 Persen, Samsung Kembali Jadi Raja, iPhone 17 Ikut Melejit

Pasar Smartphone Global Q1 2026 Tumbuh 1 Persen, Samsung Kembali Jadi Raja, iPhone 17 Ikut Melejit

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:05 WIB

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera 3x Hilang, Diganti Sensor 200MP dan Teknologi AI?

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera 3x Hilang, Diganti Sensor 200MP dan Teknologi AI?

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:30 WIB