Usai Politisi, Media Asing Pertanyakan Layanan 'Lapor Mas Wapres' Gibran: Bermanfaat atau Aneh?

Agung Pratnyawan, Lintang Siltya Utami

Kamis, 14 November 2024 | 09:10 WIB
Usai Politisi, Media Asing Pertanyakan Layanan 'Lapor Mas Wapres' Gibran: Bermanfaat atau Aneh?
Poster layanan Lapor Mas Wapres. [Instagram/@gibran_rakabuming]

Suara.com - Layanan pengaduan Lapor Mas Wapres yang diperkenalkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming hingga kini masih menjadi sorotan warganet di media sosial, termasuk platform X.

Sebelumnya, layanan Lapor Mas Wapres tersebut mendapat kritik dari seorang politikus, Akbar Faizal, yang menyebut bahwa pos pengaduan itu merupakan bentuk pemimpin yang tak percaya pada kinerja anak buahnya.

Pada hari yang sama, rupanya layanan Lapor Mas Wapres juga mendapat sorotan dari media asing. Terpantau Channel News Asia (CNA) mempertanyakan layanan pengaduan tersebut dengan membuat artikel yang terbit pada 12 November 2024.

CNA sendiri merupakan situs berita yang berbasis di Singapura. Dalam artikel tersebut, CNA menulis judul "'Bermanfaat' atau 'Aneh'? Meja Pengaduan Baru Wapres Gibran Mendapat Dukungan dari Masyarakat Indonesia, Namun Ada Pula yang Skeptis".

Pemberitaan dari media asing tersebut juga dibagikan oleh akun X @NenkMonica pada 13 November 2024.

Media asing menyoroti Lapor Mas Wapres. [tangkapan layar]
Media asing menyoroti Lapor Mas Wapres. [tangkapan layar]

"Nah loh... salah satu media terkemuka di Asia yang berbasis di Singapura, Channel News Asia, menyoroti layanan 'Lapor Mas Wapres' yang dianggap kontroversi sekaligus dinilai sebagai sesuatu yang tak lazim dan aneh yang dilakukan oleh seorang wakil presiden," cuit pemilik akun.

Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 13.000 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar. Rupanya tak sedikit warganet yang menilai jika layanan Lapor Mas Wapres tersebut aneh dan tidak efektif.

"Udah jelas aneh. Tupoksi wapres itu kan fokus pada hal-hal strategis dan skala nasional, yang lebih mendasar. Urusan mikro gini sudah ada mekanismenya di tiap daerah. Kalau tiap daerah nggak beres? Ya tugas wapres benerin pemda > pemda terjun ke masyarakat. Bukan wapres langsung nampung semua keluhan masyarakat. But yeah, apalagi tujuannya kalau bukan pencitraan, ingin terlihat kerja padahal nggak efektif dan efisien sama sekali," tulis akun @bla*******

"Emang ada yang merasa nggak aneh?" komentar @atu******

baca juga

"Dih media asing aja ngekritik, gimana rakyatnya coba? Tambah kritik juga dong," tambah @say******

"Media asing mana bisa mempan dengan anak ini, bapaknya aja cuma nyengir diberitakan sisi negatifnya oleh media asing. Muka badak!" sahut @jak************

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FSGI Beri Paham Wapres Gibran, Aturan untuk Melindungi Guru Sudah Ada di UU Nomor 14 Tahun 2005

FSGI Beri Paham Wapres Gibran, Aturan untuk Melindungi Guru Sudah Ada di UU Nomor 14 Tahun 2005

News | Rabu, 13 November 2024 | 21:23 WIB

Komitmen Berkelanjutan, Pemkot Surabaya Wujudkan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan

Komitmen Berkelanjutan, Pemkot Surabaya Wujudkan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan

News | Rabu, 13 November 2024 | 21:04 WIB

Gibran Pilih Innova Zenix Rp430 Juta Ketimbang Mobil Dinas Selama di Sulsel

Gibran Pilih Innova Zenix Rp430 Juta Ketimbang Mobil Dinas Selama di Sulsel

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 17:46 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×