Komitmen Berkelanjutan, Pemkot Surabaya Wujudkan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 13 November 2024 | 21:04 WIB
Komitmen Berkelanjutan, Pemkot Surabaya Wujudkan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan
Pemkot Surabaya bersama DPRD, memiliki visi yang sama untuk membangun layanan kesehatan yang merata di Surabaya dengan mendirikan RSUD Surabaya Timur (Dok. Pemkot Surabaya)

Suara.com - Ch (49), warga Margorukun, Kelurahan Gunding, Kecamatan Bubutan, Surabaya, mengaku lega setelah menjalani kontrol kesehatan bulanan di poli jantung RSUD Dr. M. Soewandhie. Sebab, Ch tak perlu menunggu terlalu lama dan langsung dipanggil untuk menjalani pemeriksaan dokter.

Menurut Ch, pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini sudah cukup baik dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Terlebih, adanya sistem pendaftaran online semakin memudahkan warga dalam mendapatkan kepastian waktu kedatangan ke rumah sakit.

"Kebetulan selama 1 tahun belakangan saya rutin kontrol di poli jantung. Antreannya tidak terlalu lama. Kalau daftar online, kita tahu estimasi waktu datangnya, jadi tidak perlu menunggu lama-lama,” ungkap Ch kepada wartawan, Kamis (7/11/2024).

Sebagai rumah sakit milik Pemkot yang berlokasi di Jalan Tambak Rejo, Surabaya, RSUD Dr. M. Soewandhie menjadi salah satu tujuan utama warga untuk berobat (Dok. Pemkot Surabaya)
Sebagai rumah sakit milik Pemkot yang berlokasi di Jalan Tambak Rejo, Surabaya, RSUD Dr. M. Soewandhie menjadi salah satu tujuan utama warga untuk berobat (Dok. Pemkot Surabaya)

Peningkatan pelayanan di RSUD Dr. M. Soewandhie terlihat dalam dua tahun terakhir. Terutama setelah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi pada November 2022.

Sebagai rumah sakit milik Pemkot yang berlokasi di Jalan Tambak Rejo, Surabaya, RSUD Dr. M. Soewandhie menjadi salah satu tujuan utama warga untuk berobat.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga mengelola RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) di Jalan Kendung, Kecamatan Benowo, yang memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Surabaya Barat sejak diresmikan pada 26 Agustus 2010.

“Sejak ada RSUD BDH yang dekat rumah, saya jadi lebih mudah mengakses layanan kesehatan. Jika darurat, bisa langsung datang,” kata Nur, warga Kendung, Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Sebelumnya, Nur sering ke RSUD Dr. Soetomo yang berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kini, Nur lebih memilih RSUD BDH yang lebih dekat dan memiliki pelayanan yang baik.

Sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan yang merata, Pemkot Surabaya kembali membangun rumah sakit baru bernama RSUD Eka Candrarini atau dikenal sebagai RSUD Surabaya Timur.

baca juga

Rumah sakit yang terletak di Jalan Medokan Asri Tengah ini melengkapi keberadaan RSUD Dr. M. Soewandhie dan RSUD BDH.

Selain mengurai antrean di rumah sakit milik pemkot yang sudah ada, RSUD Surabaya Timur juga akan menyediakan layanan khusus untuk ibu dan anak. Termasuk layanan spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) serta perlindungan bagi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Kami, bersama DPRD, memiliki visi yang sama untuk membangun layanan kesehatan yang merata di Surabaya dengan mendirikan RSUD Surabaya Timur. Diharapkan ada pemerataan dalam pelayanan kesehatan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi saat peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit.

Eri menuturkan, RSUD Surabaya Timur akan menyediakan layanan kesehatan lebih optimal bagi masyarakat Surabaya, dan diharapkan dapat beroperasi tahun depan. “Rumah sakit ini diprioritaskan untuk ibu dan anak, namun tetap melayani semua jenis penyakit,” jelasnya.

Upaya pembangunan RSUD Surabaya Timur ini disambut positif oleh Tasya, warga Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut. Ia berharap, akses layanan kesehatan semakin mudah dan terjangkau.

“Kalau ada rumah sakit pemkot yang dekat, tentu biaya lebih ringan dibandingkan rumah sakit swasta. Semoga fasilitas dan pelayanannya cepat dan optimal,” ujar Tasya.

RSUD Surabaya Timur dijadwalkan mulai beroperasi bertahap pada November 2024. Selain RSUD Surabaya Timur, pemkot juga merencanakan pembangunan dua rumah sakit baru pada 2025 untuk memperluas akses layanan kesehatan.
Kedua rumah sakit itu masing-masing berada di Surabaya Selatan dan Surabaya Utara.

“Tahun depan kami akan membangun dua rumah sakit lagi di wilayah selatan dan utara. Dengan demikian, pemerataan layanan kesehatan di Surabaya akan semakin optimal,” tutur Eri Cahyadi kepada wartawan pada Rabu (26/6/2024).

Eri menjelaskan, dua rumah sakit tambahan ini diharapkan dapat mengurangi beban layanan di RSUD Dr. M. Soewandhie dan RSUD BDH, yang kini melayani lebih dari 2000 pasien setiap hari.

Dengan adanya tambahan rumah sakit baru, Pemkot Surabaya berharap dapat mengurangi beban pelayanan kesehatan. Sehingga setiap rumah sakit dapat melayani sekitar 500 pasien per hari.

“Dengan hadirnya pemerintah, diharapkan pelayanan kesehatan dapat semakin maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat Surabaya,” imbuh Eri.

Upaya Pemkot Surabaya dalam menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau dan merata ini mendapat apresiasi dari anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan.

“Kami mendukung pembangunan RSUD Surabaya Timur serta rumah sakit di kawasan selatan dan utara. Penting agar layanan kesehatan mudah diakses warga dan meningkatkan usia harapan hidup,” kata dia.

Johari juga mengimbau Pemkot Surabaya agar proaktif dalam mengedukasi warga mengenai pola hidup sehat melalui petugas kesehatan di tingkat RT dan RW.

“Surabaya sudah memiliki UHC (Universal Health Coverage). Artinya setiap warga hanya perlu membawa KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik,” ujarnya.

Selain itu, Johari juga berharap, RSUD Surabaya Timur dapat segera beroperasi dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. “Harapan kita bisa segera dioperasionalkan Rumah sakit Surabaya Timur," pungkasnya. (ADV)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibadah Terganggu, Umat Buddha Cetya Mengadu ke DPRD DKI, Begini Jalan Tengahnya

Ibadah Terganggu, Umat Buddha Cetya Mengadu ke DPRD DKI, Begini Jalan Tengahnya

News | Selasa, 12 November 2024 | 18:41 WIB

Numpang Kantor Orang, KPK Periksa 7 Bekas Anggota DPRD Jatim Kasus Korupsi Dana Hibah

Numpang Kantor Orang, KPK Periksa 7 Bekas Anggota DPRD Jatim Kasus Korupsi Dana Hibah

News | Senin, 11 November 2024 | 15:05 WIB

Gelar Syukuran Jadi Legislator Papua Tengah, Hengki Kegou: Saya Tegas Menolak Transmigrasi!

Gelar Syukuran Jadi Legislator Papua Tengah, Hengki Kegou: Saya Tegas Menolak Transmigrasi!

News | Minggu, 10 November 2024 | 15:00 WIB

Ngadu soal Jalan Rusak hingga Minim Puskesmas, Legislator Minta Pemprov Satset Urus Keluhan Warga Jaktim

Ngadu soal Jalan Rusak hingga Minim Puskesmas, Legislator Minta Pemprov Satset Urus Keluhan Warga Jaktim

News | Jum'at, 08 November 2024 | 00:00 WIB

Manfaatkan Sistem Informasi Geospasial, Pemkot Surabaya Raih Predikat Emas dari BIG

Manfaatkan Sistem Informasi Geospasial, Pemkot Surabaya Raih Predikat Emas dari BIG

News | Rabu, 06 November 2024 | 17:19 WIB

Biografi Candra Kusuma, Anggota DPRD Bogor yang Viral Gara-gara Skandal Dibocorkan Anak

Biografi Candra Kusuma, Anggota DPRD Bogor yang Viral Gara-gara Skandal Dibocorkan Anak

News | Rabu, 06 November 2024 | 12:18 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×