Ilmuwan Temukan Cerobong Asap Misterius di Dasar Laut Mati, Tanda Apa?

Agung Pratnyawan, Amelia Prisilia

Sabtu, 07 Desember 2024 | 18:05 WIB
Ilmuwan Temukan Cerobong Asap Misterius di Dasar Laut Mati, Tanda Apa?
Laut Mati. [svetlanabar/Pixabay]

Suara.com - Para ilmuwan baru-baru ini menemukan cerobong asap misterius yang muncul di dasar Laut Mati. Cerobong asap ini memuntahkan awanberwarna putih yang berkilauan.

Kemunculan asap misterius ini dipercaya menjadi tanda kehancuran yang membahayakan. Asap tersebut memiliki tinggi mencapai 23 kaki atau 7 meter dan berfungsi sebagai peringatan dini akan potensi lubang runtuhan yang mematikan.

Dilansir dari Live Science, lubang runtuhan tersebut rupanya sudah cukup sering terjadi di lokasi tersebut. Sayangnya, para ilmuwan tidak dapat memprediksi mengenai lokasi lubang cerobong asap misterius lainnya akan muncul.

Ahli hidroekologi di Pusat Penelitian Lingkungan Helmholtz di Jerman yang memimpin penelitian ini menyebut bahwa cerobong asap misterius tersebut menjadi tanda sesuatu yang berbahaya yang akan muncul di lokasi ini.

Kondisi Laut Mati yang kian memburuk

Cerobong asap misterius di dasar Laut Mati. (UFZ)
Cerobong asap misterius di dasar Laut Mati. (UFZ)

Laut Mati dikenal sebagai danau air garam yang berada di kawasan Yordania, Israel. Laut Mati dikenal memiliki tingkat keasinan mencapai 10 kali lebih banyak daripada air laut.

Selama 50 tahun terakhir, Laut Mati menyusut dengan cepat karena kekeringan penguapan lokal. Hal tersebut menyebabkan permukaan air menurun hingga makin sulit untuk negara-negara tetangga mengakses sumber daya air tanah.

Ketika menyelidiki mengenai hal ini, para ilmuwan menemukan pilar putih cekung sedang memuntahkan cairan berkilauan yang ternyata adalah asap. Tingginya mencapai 3 dan 7 kaki atau 1 hingga 2 meter di dasar Laut Mati.

Beberapa asap nampak memiliki tinggi mencapai 23 kaki atau 7 meter dengan diameter 10 kaki atau 3 meter. Ilmuwan menyebut jika fenomena ini belum pernah terjadi di seluruh dunia sebelumnya.

baca juga

Usai penelitian, ciaran yang berkilauan tersebut merupakan air tanah dari akuifer sekitar yang menembus lapisan tebal batuan yang memiliki kandungan garam tinggi di Laut Mati. Air ini mengalir melalui bebatuan yang bercampur dengan garam.

Garam yang larut dalam air ini meningkatkan kepadatannya hingga air di Laut Mati menjadi lebih padat daripada air garam yang berkilauan ini. Komposisi yang berbeda ini mengkristal keluar dari cerobong tersebut dan terus bertumbuh beberapa incinya setiap hari.

Kemunculan cerobong asap mirip sinkholes yang bercampur dengan air garam ini menyebabkan timbulnya lubang besar di bawah bebatuan. Salah satu ancaman yang berbahaya terkait hal ini dapat menciptakan lubang pembuangan menganga di dasar Laut Mati.

Ilmuwan mengaku mencoba memprediksi kapan munculnya cerobong asap tersebut. Perlu pemetaan secara lengkap untuk mengetahui bahaya apa saja yang mengancam nantinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Pertama Kali di 2023, Ilmuwan Ungkap Makna Sinyal Misterius dari Mars

Muncul Pertama Kali di 2023, Ilmuwan Ungkap Makna Sinyal Misterius dari Mars

Tekno | Minggu, 24 November 2024 | 15:23 WIB

10 Manuskrip Misterius Tak Bisa Diterjemahkan Hingga Kini, Simpan Rahasia Tentang Peradaban?

10 Manuskrip Misterius Tak Bisa Diterjemahkan Hingga Kini, Simpan Rahasia Tentang Peradaban?

Tekno | Kamis, 21 November 2024 | 18:12 WIB

Rahasia Foto Cantik Terungkap: Inovasi Sinyal Profesor Unhas Guncang Dunia

Rahasia Foto Cantik Terungkap: Inovasi Sinyal Profesor Unhas Guncang Dunia

Tekno | Selasa, 15 Oktober 2024 | 14:58 WIB

Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Kian Menipis, Efeknya Bikin Penuaan Dini Hingga Kanker

Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Kian Menipis, Efeknya Bikin Penuaan Dini Hingga Kanker

News | Kamis, 19 September 2024 | 02:10 WIB

Radar Canggih Tiongkok Deteksi Gelembung Plasma di Atas Piramida Mesir, Antisipasi Gangguan GPS?

Radar Canggih Tiongkok Deteksi Gelembung Plasma di Atas Piramida Mesir, Antisipasi Gangguan GPS?

News | Selasa, 10 September 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Di Balik Narasi 'Kecerdasan Bukan dari Sekolah': Mengingatkan Kembali Tanggung Jawab Negara

Di Balik Narasi 'Kecerdasan Bukan dari Sekolah': Mengingatkan Kembali Tanggung Jawab Negara

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas

Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran

Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall

Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

×