Suara.com - Setelah sempat mengalami gangguan global, layanan kecerdasan artifisial OpenAI, termasuk ChatGPT dan Sora, kini mulai kembali normal di banyak wilayah, termasuk Asia Tenggara.
OpenAI menyampaikan bahwa sebagian besar trafik API dan platform lainnya telah pulih, meskipun proses pemulihan penuh masih terus dipantau.
“Pemulihan sebagian besar layanan, termasuk API, ChatGPT, dan Sora, telah berhasil. Kami terus memantau situasi,” demikian pernyataan resmi OpenAI yang dirilis pada Kamis (12/12) pukul 10.53 WIB.
Gangguan tersebut sebelumnya terjadi pada Rabu (11/12) pukul 15.17 PST atau Kamis (12/12) pukul 06.17 WIB di Indonesia, dengan durasi gangguan sekitar 4 jam 10 menit. Pengguna di berbagai belahan dunia melaporkan kesulitan akses, termasuk aplikasi hanya memberikan respon tunggal terhadap semua pertanyaan.
Perusahaan teknologi OpenAI yang menjadi penyedia layanan kecerdasan artifisial generatif seperti ChatGPT hingga Sora memastikan layanannya mulai berangsur pulih di banyak lokasi.
Sebelumnya ChatGPT hanya memberi satu respon yang sama akibat masalah akses saat dicoba sekitar pukul 09.00 WIB,
Namun pada pengujian terbaru sekitar pukul 12.43 WIB, aplikasi ChatGPT kini sudah bisa memberikan respon yang berbeda untuk setiap prompt atau pertanyaan yang diajukan oleh pengguna.
Itu artinya pemulihan layanan sudah dilakukan OpenAI termasuk untuk wilayah Asia Tenggara.
Adapun Masalah gangguan akses pada beragam layanan OpenAI sepertinya dialami oleh banyak pengguna secara global. Berdasarkan situs website resmi OpenAI, semua layanannya terpantau mengalami kendala akses pada Rabu (11/12) 15.17 PST atau jika di Indonesia artinya gangguan mulai terasa pada Kamis (12/12) 06.17 WIB.
Dalam pembaruan OpenAI, kendala penurunan performa layanan-layanannya tersebut telah berlangsung selama 4 jam lebih 10 menit.