Manusia Singa: Jejak Kepercayaan Agama Tertua di Dunia

Muhammad Yunus

Jum'at, 20 Desember 2024 | 18:31 WIB
Manusia Singa: Jejak Kepercayaan Agama Tertua di Dunia
Patung menggambarkan manusia dan singa dan ditemukan di dalam sebuah gua di Jerman [Prisma by Dukas Presseagentur GmbH via Alamy]

Suara.com - Di kedalaman ruang gelap sebuah gua di Jerman, tahun 1939, para arkeolog menemukan patung kecil yang mengguncang pemahaman kita tentang kepercayaan purba.

Manusia Singa, sebuah ukiran dari gading mamut, menggambarkan sosok setengah manusia dan setengah singa.

Dibuat sekitar 40.000 tahun yang lalu, patung ini menjadi salah satu bukti tertua tentang kepercayaan dan imajinasi manusia purba.

Mahakarya Zaman Es

Patung setinggi 31 sentimeter ini bukanlah hasil kerja singkat. Peneliti yang mencoba mereplikasi pembuatan Manusia Singa dengan alat zaman es, seperti batu api, menemukan bahwa diperlukan 400 jam kerja keras untuk menyelesaikannya.

Mengingat kehidupan di zaman es penuh dengan tantangan, penciptaan patung ini pasti memiliki nilai lebih dari sekadar estetika.

Para ilmuwan percaya patung ini digunakan untuk ritual seremonial. Pola keausan pada tubuh patung menunjukkan bahwa benda ini sering berpindah tangan, mungkin dalam upacara tertentu. Hal ini mengukuhkan Manusia Singa sebagai bukti fisik dari kepercayaan agama tertua yang pernah ditemukan.

Therianthrope Pertama?

Manusia Singa dianggap sebagai representasi therianthrope tertua—makhluk campuran manusia dan hewan.

baca juga

"Therianthrope adalah bukti kemampuan manusia membayangkan makhluk gaib, sesuatu yang tidak ada dalam kehidupan nyata," kata Adam Brumm, arkeolog dari Griffith University, Australia.

Namun, penemuan seni cadas di Indonesia baru-baru ini menunjukkan therianthrope yang lebih tua, berusia sekitar 51.200 tahun. Meski begitu, Manusia Singa tetap menjadi simbol kuat dari kemampuan imajinasi manusia purba.

Gua Ritual dan Simbol Kepercayaan

Selain patung, gua tempat ditemukannya Manusia Singa juga menyimpan benda-benda lain seperti gigi rubah kutub berlubang dan tanduk rusa.

Temuan ini mengindikasikan bahwa gua tersebut adalah tempat ritual yang penting bagi manusia purba.

Manusia Singa tidak hanya sebuah karya seni kuno, tetapi juga jendela ke dalam pikiran nenek moyang kita—menunjukkan bagaimana mereka membayangkan dunia gaib dan menciptakan simbol kepercayaan yang bertahan hingga kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Tekno | Kamis, 19 Desember 2024 | 11:22 WIB

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Your Say | Rabu, 18 Desember 2024 | 18:45 WIB

Penemuan Patung Alien 7000 Tahun di Kuwait Gegerkan Arkeolog

Penemuan Patung Alien 7000 Tahun di Kuwait Gegerkan Arkeolog

Tekno | Rabu, 18 Desember 2024 | 10:45 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:57 WIB

×