12 Alasan Aneh Kenapa Manusia Belum Menemukan Alien

Muhammad Yunus

Selasa, 24 Desember 2024 | 15:10 WIB
12 Alasan Aneh Kenapa Manusia Belum Menemukan Alien
Ilustrasi dunia alien menggunakan ChatGPT [Suara.com/Muhammad Yunus]

Suara.com - Manusia sudah menghabiskan puluhan tahun mencari tanda-tanda kehidupan di luar Bumi. Namun, pertanyaannya tetap sama: Di mana semua alien?

Berikut ini 12 teori menarik dan sedikit aneh yang mungkin menjawab misteri ini.

1. Alam Semesta Terlalu Sunyi

Bayangkan, Bumi hanyalah anomali—titik biru kecil yang kebetulan memiliki kehidupan di tengah lautan gelap penuh dunia mati.

Studi terbaru bahkan menyebutkan alam semesta kita mungkin bukan yang paling mendukung kehidupan dibanding "alam semesta paralel" lainnya dalam teori multiverse.

Bisa jadi, kita cuma kurang beruntung berada di sini.

Saat ini, para ilmuwan mengetahui bahwa ada jutaan, mungkin milyaran planet di alam semesta yang dapat menopang kehidupan.

Jadi, dalam sejarah panjang segalanya, mengapa belum ada satu pun makhluk hidup yang berhasil mencapai ruang angkasa cukup jauh untuk berjabat tangan (atau cakar… atau tentakel) dengan manusia? Bisa jadi alam semesta terlalu besar untuk dilintasi.

Bisa jadi alien tersebut sengaja mengabaikan kita. Bahkan bisa jadi setiap peradaban yang sedang berkembang ditakdirkan untuk menghancurkan dirinya sendiri (sesuatu yang dinanti-nantikan, sesama penduduk bumi).

baca juga

Atau, bisa jadi sesuatu yang jauh lebih aneh. Seperti apa, Anda bertanya? Berikut 12 jawaban tidak biasa yang diajukan para ilmuwan untuk paradoks Fermi.

Mungkin kita belum menemukan alien karena alam semesta kita tidak mendukung kehidupan. Mungkin Bumi adalah sebuah anomali — titik biru keberuntungan yang terapung di lautan luas kegelapan dan dunia mati.

Mungkin kita akan lebih beruntung mencari kehidupan di alam semesta berikutnya.

Gagasan terakhir ini adalah premis studi pada tahun 2024 yang mengasumsikan bahwa kosmos kita hanyalah sebuah kemungkinan alam semesta dalam realitas “multiverse” yang tak ada habisnya, masing-masing sedikit berbeda dari yang lain.

Untuk menguji apakah alam semesta kita memiliki kondisi optimal bagi munculnya kehidupan, para peneliti membandingkan laju pembentukan bintang di sini dengan laju pembentukan bintang di sejumlah alam semesta paralel hipotetis dengan konsentrasi materi dan energi berbeda.

Faktor utama yang dipertimbangkan tim adalah kepadatan energi gelap di alam semesta – sebuah kekuatan misterius yang mendorong perluasan kosmos secara konstan dan mempercepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manusia Singa: Jejak Kepercayaan Agama Tertua di Dunia

Manusia Singa: Jejak Kepercayaan Agama Tertua di Dunia

Tekno | Jum'at, 20 Desember 2024 | 18:31 WIB

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Tekno | Kamis, 19 Desember 2024 | 11:22 WIB

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Your Say | Rabu, 18 Desember 2024 | 18:45 WIB

Terkini

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

×