Apa Itu OCCRP? Viral Usai Sebut Jokowi Jadi Tokoh Paling Korup di Dunia

Denada S Putri, Lintang Siltya Utami

Rabu, 01 Januari 2025 | 08:46 WIB
Apa Itu OCCRP? Viral Usai Sebut Jokowi Jadi Tokoh Paling Korup di Dunia
Presiden ke-7 Jokowi. [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Publik dibuat heboh dengan kabar Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi masuk ke dalam daftar tokoh paling korup di dunia versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP). Hal itu membuat mayoritas menyoroti OCCRP dan mencari tahu perihal organisasi tersebut.

Dilansir dari laman resminya, OCCRP merupakan salah satu organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia yang berkantor pusat di Amesterdam, Belanda. Namun, OCCRP memiliki staf yang tersebar di enam benua.

OCCRP didirikan oleh jurnalis investigasi veteran Drew Sullivan dan Paul Radu pada 2007. Organisasi ini mulanya dimulai di Eropa Timur dengan beberapa mitra dan kini telah berkembang menjadi kekuatan utama dalam jurnalisme investigasi kolaboratif.

Sebagai organisasi, OCCRP pun memiliki visi dan misi. Adapun misi yang dipegang oleh OCCRP adalah menyebarkan dan memperkuat jurnalisme investigasi di seluruh dunia dan mengungkap kejahatan dan korupsi sehingga masyarakat dapat meminta pertanggungjawaban dari pihak yang berkuasa.

Saat dicek dalam situs resminya, nama Jokowi berada dalam kotak berjudul "Finalis 2024 untuk Person of The Year dalam Kejahatan Terorganisir dan Korupsi".

Situs OCCRP. [OCCRP]
Situs OCCRP. [OCCRP]

Pada bagian bawahnya terdapat keterangan yang berbunyi, "Kami meminta nominasi dari para pembaca, jurnalis, juri Person of The Year, dan pihak lain dalam jaringan global OCCRP".

Selain Jokowi, nama-nama tokoh lainnya yang masuk dalam daftar tokoh paling korup di dunia mencakup Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.

Sementara itu, OCCRP menetapkan pemimpin Suriah yang digulingkan, Bashar al-Assad sebagai pemenang penghargaan “Person of the Year” tahun 2024.

Sejak 2012, penghargaan “Person of the Year” OCCRP memilih tokoh yang paling banyak menimbulkan kekacauan di seluruh dunia melalui kejahatan terorganisir dan korupsi. Pemenangnya dipilih oleh panel juri ahli dari berbagai lapisan masyarakat sipil, akademisi, dan jurnalisme.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Masuk Daftar Tokoh Dunia Terkorup, Denny Siregar: Pencapaian Yang Luar Biasa, Menutup Tahun 2024

Jokowi Masuk Daftar Tokoh Dunia Terkorup, Denny Siregar: Pencapaian Yang Luar Biasa, Menutup Tahun 2024

News | Rabu, 01 Januari 2025 | 08:00 WIB

Ayah Jessica Iskandar Sudah Tiga Hari Tak Sadarkan Diri Sebelum Meninggal

Ayah Jessica Iskandar Sudah Tiga Hari Tak Sadarkan Diri Sebelum Meninggal

Entertainment | Rabu, 01 Januari 2025 | 06:15 WIB

Jokowi Tetap di Politik! Rommy Ungkap Pernyataan Mengejutkan Eks Presiden

Jokowi Tetap di Politik! Rommy Ungkap Pernyataan Mengejutkan Eks Presiden

News | Rabu, 01 Januari 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×