Prabowo Sebut Jangan Takut Deforestasi, Netizen Heran: Gimana Nasib Anak Cucu di Masa Depan?

Denada S Putri

Rabu, 01 Januari 2025 | 16:00 WIB
Prabowo Sebut Jangan Takut Deforestasi, Netizen Heran: Gimana Nasib Anak Cucu di Masa Depan?
Presiden Prabowo dalam pidatonya di hadapan mahasiswa asal Indonesia di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Rabu (18/12/2024). (bidik layar video)

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyatakan bahwa Indonesia seharusnya perlu untuk menambah penanaman kelapa sawit.

Bahkan, penanaman kelapa sawit tersebut bisa dilakukan tanpa perlu takut akan deforestasi atau kerusakan hutan.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut, tuduhan lahan sawit menyebabkan deforestasi adalah keliru, karena ia berpendapat pohon kelapa sawit juga menyerap karbondioksida.

Hal ini disampaikan Prabowo pada Senin (30/12/2024) kemarin dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Gedung Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat.

"Saya kira ke depan kita harus tambah tanam kelapa sawit. Enggak usah takut apa itu katanya membahayakan, deforestation, namanya kelapa sawit ya pohon, ya kan?" kata Prabowo.

"Benar enggak, kelapa sawit itu pohon, ada daunnya kan? Dia menyerap karbondioksida, dari mana kok kita dituduh yang mboten-mboten (tidak-tidak) saja itu orang-orang itu," jelas Prabowo.

Menurut Prabowo, saat melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, Indonesia menjadi harapan sumber daya termasuk soal sawit dari banyak negara lain.

"Banyak negara terlalu berharap ke Indonesia, saya sampai ngeri sendiri. Terutama mereka sangat membutuhkan kelapa sawit kita.

Ternyata kelapa sawit jadi bahan strategis, banyak negara itu takut tidak dapat kelapa sawit," tutur Prabowo.

baca juga

Meski bisa menjadi ladang ekspor, nyatanya pernyataan Prabowo itu menuai banyak kecaman dari publik, khususnya di media social Twitter atau X.

"Udah diwanti dari zaman pilpres, jangan pilih pejabat dari pengusaha. Pengusaha kaya itu kalau ga eksploitasi manusia, ya eksploitasi alam. Tapi orang pada mikir dia udah kaya ga mungkin korupsi, ya ini hasilnya," jelas netizen.

"Kenapa ya, cuma dengernya aja ko sedih banget. Kelapa sawit pohon dan ada daunnya, betul. Tetapi apakah fungsinya akan sama dengan hutan alami? Hutan berfungsi untuk menjaga keseimbangan alam, penting unt ekosistem dan manusia," tutur netizen.

"Fans kpop secara aktif donasi pohon demi penghijauan hutan kembali untuk kelangsungan hidup. sementara si pembohong gendut ini dgn gampangnya ngomong soal deforestasi bukan masalah besar. iya, lu mah 10 tahun lagi paling udh wafat. gimana sama anak cucu dimasa depan?" tulis netizen.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Bansos Beras Selama Enam Bulan 2025, Siapa Saja yang Dapat?

Pemerintah Siapkan Bansos Beras Selama Enam Bulan 2025, Siapa Saja yang Dapat?

Bisnis | Rabu, 01 Januari 2025 | 14:19 WIB

Prabowo Ingin Hapus Hukuman Koruptor, Pandji: Enak Bener

Prabowo Ingin Hapus Hukuman Koruptor, Pandji: Enak Bener

News | Rabu, 01 Januari 2025 | 12:24 WIB

Imbas PPN 12 Persen, Pemerintah Diskon Tarif Listrik 50 Persen hingga Insentif PPH

Imbas PPN 12 Persen, Pemerintah Diskon Tarif Listrik 50 Persen hingga Insentif PPH

News | Rabu, 01 Januari 2025 | 10:52 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×