Gus Miftah Ngaku Trauma Lihat Es Teh, Publik: Mulai Playing Victim

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 10 Januari 2025 | 10:45 WIB
Gus Miftah Ngaku Trauma Lihat Es Teh, Publik: Mulai Playing Victim
Gus Miftah (Instagram)

Suara.com - Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah sebelumnya menjadi sorotan publik lantaran video ketika dirinya mengolok-olok seorang penjual es teh viral di media sosial. Sikap Gus Miftah dikecam banyak pihak karena dinilai tidak pantas sebagai tokoh ulama.

Usai kasus tersebut, kini Gus Miftah mengaku bahwa dirinya trauma ketika melihat es teh. Hal ini disampaikannya ketika hadir di sebuah acara pengajian dalam video yang dibagikan ulang melalui akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.

Dalam rekaman tersebut, terlihat Gus Miftah mengenakan pakaian khasnya tengah duduk di atas panggung dan memakai kacamata. Kepada rekan yang duduk di sebelahnya, Gus Miftah mengaku bahwa dirinya masih enggan untuk kembali mengisi pengajian.

"Saya masih berat untuk kembali naik panggung," ucap Gus Miftah.

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman itu kemudian menoleh untuk melihat aneka minuman yang disediakan. Gus Miftah kemudian mengatakan bahwa ia memutuskan untuk berangkat karena disuguhi kopi, bukan es teh. Lebih lanjut, Gus Miftah mengaku trauma jika melihat es teh.

"Tapi berhubung disuguhin kopi, ya saya berangkat. Insya Allah misalnya kopi saya minum, misalnya es teh saya trauma," tambahnya.

Ucapannya menyinggung kembali kasus yang sempat menyeret dirinya dengan seorang penjual es teh bernama Sunhaji. Namun, pernyataan Gus Miftah dinilai playing victim oleh publik.

Beberapa di antaranya pun masih mempertanyakan kelayakan Miftah sebagai seorang tokoh agama.

"Yang lebih heran kenapa masih aja ada orang yang manggil dia buat ceramah. Harusnya dicancel dan diboikot orang kayak gitu," komentar @ry_*****

baca juga

"Playing victim, padahal dia yang nyakitin orang," tambah @azz*****

"Dih mulai playing victim. Nyakitin orang malah dibikin trauma sendiri," timpal @els*_*****

"Tukang eh teh juga trauma dagang di pengajian anda," sahut @rad*****

"Elu yang bertingkah, elu yang merasa tersakiti," tulis @agung*****

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihujat Buntut Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Nangis-Nangis: Ampuni Mereka yang Membully Saya

Dihujat Buntut Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Nangis-Nangis: Ampuni Mereka yang Membully Saya

Lifestyle | Kamis, 09 Januari 2025 | 20:26 WIB

Muncul Usai Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Gercep Borong Bakso di Pengajian: Nanti Aku Dijebak Lagi

Muncul Usai Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Gercep Borong Bakso di Pengajian: Nanti Aku Dijebak Lagi

Lifestyle | Kamis, 09 Januari 2025 | 17:52 WIB

Muncul Lagi Isi Kajian, Gus Miftah Nangis Sesenggukan Doakan Orang yang Olok-Olok

Muncul Lagi Isi Kajian, Gus Miftah Nangis Sesenggukan Doakan Orang yang Olok-Olok

Entertainment | Kamis, 09 Januari 2025 | 17:02 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×