Mengapa Kebakaran di Jakarta Tidak Meluas Seperti di LA? Peneliti BRIN Beri Penjelasan

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 14 Januari 2025 | 20:49 WIB
Mengapa Kebakaran di Jakarta Tidak Meluas Seperti di LA? Peneliti BRIN Beri Penjelasan
Ilustrasi kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat (Freepik)

Suara.com - Kebakaran hebat di Los Angeles (LA), California, Amerika Serikat menuai perhatian banyak pihak. Peneliti BRIN baru-baru ini menjelaskan mengapa kebakaran di Jakarta cenderung tak meluas seperti kebakaran di LA.

Sebagai informasi, kebakaran Los Angeles sudah menghanguskan lebih dari 35 ribu hektar lahan. Tak hanya itu, lebih dari 10 ribu bangunan juga hancur oleh api. Berdasarkan data dari pemadam kebakaran lokal hingga Minggu (12/01/2025), jumlah korban tewas akibat peristiwa dahsyat di Los Angeles mencapai 24 orang.

Salah seorang netizen X dengan akun @axdwin penasaran mengapa kebakaran di LA bisa meluas sementara kebakaran di Jakarta dapat padam dengan cepat.

"Yang saya nggak habis pikir, kenapa kebakaran di LA di mana rumah-rumah besar terpisah jauh satu sama lain bisa merambat seluas itu. Sementara kebakaran di gang-gang sempit yang terpadat di Jakarta bisa dilokalisir? Serius bingung," tulis netizen.

Ahli Klimatologi dan Profesor Riset Klimatologi & Perubahan Iklim di Pusat Penelitian Iklim dan Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin mengungkap bahwa kebakaran di Jakarta tidak bisa meluas karena daerah tersebut tak mempunyai angin Santa Ana.

Prof. Dr. Erma Yulihastin menjelaskan, angin super panas dan kering menjadi penyebab kebakaran besar di LA. "Karena di Indonesia tak ada angin Santa Ana yang super panas dan kering dengan kecepatan lebih dari 50 km/jam dibangkitkan oleh tekanan tinggi dari dataran tinggi gurun Great Basin. Itulah perlunya punya wawasan tentang ilmu meteorologi," tulis Erma Yulihastin melalui akun X miliknya (@EYulihastin).

Perlu diketahui, angin Santa Ana terkadang mendapat julukan sebagai 'angin setan' karena membawa suhu super panas dan kering. Itu adalah angin Katabatik kuat dan sangat kering yang berasal dari pedalaman serta mempengaruhi pesisir California Selatan. Angin ini berasal dari massa udara dingin, kering, dan bertekanan tinggi di Great Basin.

Mengutip Science News Explores, kebakaran di LA disebabkan oleh kondisi kering yang tidak biasa dan angin musiman yang berkekuatan badai. Hembusan angin bahkan mencapai 145 kilometer per jam.

Angin yang mampu membawa bara api serta banyak rumah dari kayu membuat kebakaran semakin membesar. Musim kebakaran di California Selatan umumnya diperkirakan berlangsung dari Mei hingga Oktober. Namun, penelitian terkini menunjukkan bahwa meningkatnya suhu dan menurunnya curah hujan memperpanjang durasi musim kebakaran.

baca juga
Kebakaran Los Angeles (X)
Kebakaran Los Angeles (X)

Keberadaan angin Santa Ana membuat kebakaran semakin tak terkendali meski pemerintah setempat sudah melibatkan banyak truk pemadam serta pesawat.

Terlebih lagi, angin Santa Ana dapat mencapai kecepatan hingga 160 kilometer per jam. Itu membuat angin tersebut sangat hebat dalam memperbesar serta menyebarkan bara api.

"Ini sudah menjadi salah satu kebakaran hutan terburuk dalam sejarah California. Jika sejumlah besar bangunan tambahan terbakar dalam beberapa hari mendatang, ini mungkin menjadi kebakaran hutan terburuk dalam sejarah California modern berdasarkan jumlah bangunan yang terbakar dan kerugian ekonomi," kata Kepala Meteorologi AccuWeather Jonathan Porter dikutip dari IFLScience.

Ilmuwan setempat menjelaskan bahwa angin kencang, kondisi kering, serta perubahan iklim membuat kebakaran di Los Angeles dapat menyebar dengan cepat pada area luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Agnez Mo yang Punya Rumah di Los Angeles, Tak Bisa Hadiri Pemakaman Kakak Ipar Gegera Terjebak Kebakaran!

Kekayaan Agnez Mo yang Punya Rumah di Los Angeles, Tak Bisa Hadiri Pemakaman Kakak Ipar Gegera Terjebak Kebakaran!

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2025 | 18:16 WIB

Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles Gara-gara Santa Ana, Apa Itu?

Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles Gara-gara Santa Ana, Apa Itu?

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 17:48 WIB

"Kongres Harus Bertindak!" Biden Desak Tambahan Dana untuk Pemulihan Kebakaran LA

"Kongres Harus Bertindak!" Biden Desak Tambahan Dana untuk Pemulihan Kebakaran LA

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 16:23 WIB

Amerika Bakal Dapat Kiriman Tunawisma Efek Kebakaran di Los Angeles

Amerika Bakal Dapat Kiriman Tunawisma Efek Kebakaran di Los Angeles

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 08:20 WIB

Terkini

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:55 WIB

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

×