Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles Gara-gara Santa Ana, Apa Itu?

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 14 Januari 2025 | 17:48 WIB
Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles Gara-gara Santa Ana, Apa Itu?
Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles (X/SaraReyi)

Suara.com - Kebakaran besar baru-baru ini melanda kawasan hutan Long Angeles, bahkan kebakaran tersebut melebar hingga ke pemukiman warga. Lantas apa sebenarnya penyebab kebakaran hutan Los Angeles? Berikut ini ulasannya.

Sebelumnya diberitakan bahwa kebakaran hutan Los Angeles terjadi sejak Selasa (7/1/2025). Sampai saat ini, kebakaran tersebut memakan sekitar puluhan korban jiwa, sekitar 180 ribu orang harus mengungsi dan 10 ribu bangunan hangus terbakar.

Besarnya api dan ditambah angin kencang membuat tim pemadam kebakaran kesulitan untuk memadamkan. Lantas, sebanarnya apa penyebab kebaran hutan Los Angeles? Berikut ini informasinya yang dilansir dari berbagai sumber.

Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles

Penyebab utama kebakaran Los Angeles dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem dan efek perubahan iklim. Kuatnya angin Santa Ana, ditambah kekeringan yang berkepanjangan ini semacam jadi bahan bakar api sehingga penyebaran api semakin cepat.

Lantas apa itu Santa Ana? Fenomena angin Santa Ana dianggap sebagai angin paling mematikan di Los Angeles. Bahkan sampai mendapat julukan angin setan.

Hal ini disebabkan karakteristik angin itu sendiri yang menambah parah jika terjadi kebakaran hutan. Angin Santa Ana berhembus sangat kuat dan kering.

Angin ini berasal dari pedalaman gurun dan berhembus hingga ke pesisir California. Mengutip dari mentalfloss.com, lonjakan panas menyebabkan udara kehilangan lebih banyak kelembapan dan bertambah cepat saat mengalir melalui celah dan ngarai.

Saat angin menerpa LA, udara menjadi panas, kering, dan berbahaya. Angin Santa Ana dapat memeras air dari tumbuhan dan menciptakan potensi untuk kebakaran hutan.

Ketika kobakaran api mulai menyebar, keberadaan angin yang kuat juga membuat laju api semakin cepat meluas ke area lebih luas. Hal inilah yang membuat upaya tim pemadaman kebarakan mengalami kesulitan memadamkannya.

Pola cuaca ekstrem, termasuk winter (musim dingin) yang lebih basah dan kemudian summer (musim panas) yang sangat terik, menciptakan suburnya pertumbuhan vegetasi, yang kemudian mengering sehingga jadi sangat mudah terbakar.

National Weather Service menyampaikan bahwa wilayah Los Angeles mengalami musim kemarau yang semakin panjang dan kering, serta curah hujan sangat rendah selama beberapa bulan. Hal ini semakin meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan.

Adapun kebakaran Los Angeles yang terparah yakni di kawasan Pacific Palisade yang mana kawasan tersebut banyak dihuni para selebrita. Kebaran tersebut merupakan yang  terparah dalam catatan sejarah Los Angeles.

Sampai saat ini, tim petugas pemadam kebakaran Los Angeles masih terus berusaha keras memadamkan api yang telah meluas ke pemukiman pendudukan dan telah menghanguskan puluhan ribu bangunan.

Meskipun upaya pemadaman api terus dilakukan, bencana kebakaran besar ini jadi pengingat tentang betapa pentingnya  dalam penanganan perubahan iklim serta mitigasi bencana alam guna meminimalisir dampaknya di masa mendatang.

Demikian ulasan mengenai penyebab kebakaran hutan Los Angeles yang saat ini telah meluas ke kawasan pemukian penduduk. Semoga tim pemadam kebaran bisa lekas memadamkan api tersebut.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Penyebab Kebakaran di Los Angeles Sejak Malam Tahun Baru?

Apa Penyebab Kebakaran di Los Angeles Sejak Malam Tahun Baru?

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2025 | 14:32 WIB

Jadi Mimpi Buruk dan Teror Mengerikan di Los Angeles, Apa Itu Tornado Api Firenado?

Jadi Mimpi Buruk dan Teror Mengerikan di Los Angeles, Apa Itu Tornado Api Firenado?

Tekno | Selasa, 14 Januari 2025 | 13:58 WIB

Beda Pandangan Buya Yahya dan Ustaz Felix Siauw soal Kebakaran di Los Angeles

Beda Pandangan Buya Yahya dan Ustaz Felix Siauw soal Kebakaran di Los Angeles

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2025 | 06:18 WIB

Apa Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles? Korban Jiwa Terus Bertambah!

Apa Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles? Korban Jiwa Terus Bertambah!

Lifestyle | Senin, 13 Januari 2025 | 16:19 WIB

Terkini

Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya

Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:26 WIB

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:09 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:44 WIB

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:14 WIB

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:07 WIB

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:01 WIB

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:38 WIB

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:18 WIB